Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Mar 2026 17:57 WIB

Dihantam Gelombang Ganas, Nelayan Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia Usai Terseret Arus 17 Kilometer di Perairan Cianjur


					Petugas dari Kepolisian Resor (Polres) Cianjur bersama tim pencari gabungan mengevakuasi jasad Ujang Agus (42), seorang nelayan asal Sukabumi, Jawa Barat, yang ditemukan terdampar di Pantai Cidamar, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (4/3). Perbesar

Petugas dari Kepolisian Resor (Polres) Cianjur bersama tim pencari gabungan mengevakuasi jasad Ujang Agus (42), seorang nelayan asal Sukabumi, Jawa Barat, yang ditemukan terdampar di Pantai Cidamar, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (4/3).

JENTERANEWS.com — Nasib nahas menimpa Ujang Agus (42), seorang nelayan asal Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Setelah sempat dilaporkan hilang usai perahunya terbalik akibat hantaman ombak, jasad Ujang akhirnya ditemukan terdampar di Pantai Cidamar, Desa Kertajadi, Kecamatan Cidaun, Kabupaten Cianjur, pada Rabu (4/3).

Penemuan jasad korban merupakan hasil penyisiran intensif yang dilakukan oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Kepolisian Resor (Polres) Cianjur, Basarnas, serta Babin Potmar TNI AL.

Kapolres Cianjur, AKBP Alexander Yurikho Hadi, mengungkapkan bahwa jasad korban ditemukan dalam jarak yang cukup jauh dari lokasi perahunya karam. Perahu milik korban yang bernama “Doa Ibu 82” lebih dulu ditemukan terdampar di Muara Ciujung, Desa Sukapura, pada Selasa (3/3).

“Satu hari sebelumnya, petugas gabungan mendapat laporan temuan perahu tanpa pemilik di pinggir Pantai Ciujung. Dari laporan tersebut, kami langsung melakukan pencarian intensif, yang mana pemilik perahu akhirnya berhasil ditemukan keesokan harinya, namun sudah dalam kondisi tidak bernyawa terpisah sejauh 17 kilometer dari perahunya,” jelas AKBP Alexander di Cianjur.

Insiden bermula ketika sejumlah warga pesisir pantai selatan menemukan sebuah perahu nelayan yang terdampar tanpa awak di sekitar Muara Ciujung (Pantai Suliwa). Berdasarkan keterangan saksi mata di sekitar lokasi, perahu nahas tersebut terbalik usai digulung ombak laut yang tinggi saat korban tengah mencari ikan.

Lantaran warga tidak melihat tanda-tanda keberadaan korban maupun rekannya di sekitar perahu, temuan tersebut langsung dilaporkan ke Kepolisian Sektor (Polsek) Cidaun.

Menindaklanjuti laporan warga, Kasat Polairud Polres Cianjur, AKP Asep Macmud, menyatakan bahwa tim gabungan segera diterjunkan ke lokasi kejadian.

“Petugas langsung meminta keterangan para saksi dan mengevakuasi perahu ‘Doa Ibu 82’. Berdasarkan pendataan, perahu tersebut diketahui ditumpangi oleh Ujang Agus, warga Kampung Pelita Pesawahan, Desa Pelabuhan Ratu, Kecamatan Pelabuhan Ratu, Sukabumi,” ujar AKP Asep.

Pencarian pun difokuskan dengan menyisir area bibir pantai dan kawasan tengah laut di sekitar lokasi kejadian. Memasuki hari kedua pencarian, petugas akhirnya menemukan jasad Ujang Agus. Jasad korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat untuk menjalani proses visum, sebelum akhirnya diserahkan secara resmi kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

Menyusul kecelakaan laut yang merenggut korban jiwa ini, pihak kepolisian kembali mengeluarkan peringatan keras bagi warga pesisir.

Kapolres Cianjur mengimbau seluruh masyarakat di wilayah selatan Cianjur, khususnya para nelayan, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di pesisir maupun saat melaut. Cuaca ekstrem yang ditandai dengan gelombang laut tinggi masih berpotensi melanda kawasan tersebut dan dapat sewaktu-waktu mengancam keselamatan.(*)


Laporan: Rudi

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di Sukabumi