Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Jul 2025 12:45 WIB

Dinding Penahan Tanah Rumah Warga di Ciambar Sukabumi Longsor, Penanganan Darurat Dilakukan


					Petugas gabungan dari TAGANA, unsur TNI-Polri, dan aparat desa bekerja sama membersihkan sisa material longsor yang menimpa dinding penahan tanah (TPT) rumah warga di Kampung Awilega, Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Sukabumi, Minggu (06/07/2025). Penanganan difokuskan untuk mencegah potensi longsor susulan. Perbesar

Petugas gabungan dari TAGANA, unsur TNI-Polri, dan aparat desa bekerja sama membersihkan sisa material longsor yang menimpa dinding penahan tanah (TPT) rumah warga di Kampung Awilega, Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Sukabumi, Minggu (06/07/2025). Penanganan difokuskan untuk mencegah potensi longsor susulan.

JENTERANEWS.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sukabumi pada Sabtu sore (05/07/2025) menyebabkan bencana longsor yang menimpa dinding penahan tanah (TPT) sebuah rumah warga di Kecamatan Ciambar. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, namun upaya penanganan dan pembersihan material longsoran masih terus dilakukan.

Menurut laporan yang disampaikan oleh Jaelani dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Cikembar pada Minggu pagi (06/07/2025), peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Lokasi kejadian berada di Kampung Awilega RT 02/08, Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

“Pemicu utama longsor adalah cuaca ekstrem, yakni hujan deras yang berlangsung cukup lama, sehingga struktur TPT tidak mampu menahan beban tanah yang jenuh air,” ungkap Jaelani dalam laporannya.

Meskipun longsor terjadi di dekat permukiman, beruntungnya tidak ada dampak langsung terhadap warga. Laporan memastikan tidak ada korban meninggal dunia, luka-luka, maupun warga yang harus mengungsi. Kerusakan hanya terfokus pada TPT yang longsor.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim gabungan segera turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi. Sejumlah pihak yang terlibat antara lain TAGANA Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Desa Ginanjar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, serta Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar.

“Kondisi terkini di lokasi, pembersihan material longsoran sedang dalam proses,” lanjut Jaelani.

Saat ini, kebutuhan yang paling mendesak adalah bantuan material bangunan untuk segera membangun kembali dinding penahan tanah yang rusak. Hal ini penting untuk mencegah potensi longsor susulan dan memberikan rasa aman bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi.

Satu personel TAGANA Kabupaten Sukabumi disiagakan di lokasi untuk membantu proses penanganan dan memonitor perkembangan situasi lebih lanjut. Koordinasi lintas sektor terus dijalin untuk mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.(*)


Kor: Fajar

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 30 kali

Baca Lainnya

Gagal Menyalip di Tikungan Kiaradua, Seorang Mahasiswa Tewas Menabrak Pikap L300

11 Juli 2026 - 13:21 WIB

Suasana penanganan pascakecelakaan lalu lintas maut di Jalan Raya Pal 3 - Kiaradua, tepatnya di perkebunan PT. Surangga, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/7/2026).

Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

11 Juli 2026 - 11:02 WIB

Petugas polisi dibantu seorang warga melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Jumat (10/7/2026), di mana seorang pengendara motor tewas usai menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir di bahu jalan.

Persiapkan Jambore Nasional, Wakil Bupati Sukabumi Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Ketangkasan Pramuka

11 Juli 2026 - 10:39 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas memberikan arahan dan motivasi kepada puluhan anggota Pramuka Kwarcab Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan Training Center II persiapan Jambore Nasional di Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Jumat (10/7/2026).

Upayakan Pemulangan PMI Sakit di Arab Saudi, Disnaker Kota Sukabumi Telusuri Indikasi Keberangkatan Non-Prosedural

11 Juli 2026 - 09:42 WIB

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, saat memberikan keterangan usai menyambangi kediaman keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) Evi Mentari di Sukabumi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan data dan berkoordinasi terkait upaya pemulangan Evi yang kini tengah sakit dan menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Pilu Pekerja Migran Asal Sukabumi Koma di Arab Saudi, Suami Mohon Bantuan Pemerintah

11 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Sukabumi, Evi Mentari (37), saat terbaring koma di salah satu rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi. Evi didiagnosis mengidap tumor otak dan kini pihak keluarga tengah mengupayakan proses pemulangannya ke Tanah Air. (Foto: Istimewa)

Imbas Kasus Hukum, Ratusan Eks Karyawan Tambang di Sukabumi Tuntut Gaji yang Belum Dibayar

11 Juli 2026 - 08:38 WIB

Trending di Sukabumi