JENTERANEWS.com – Hujan deras dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Sukabumi pada Sabtu sore (05/07/2025) menyebabkan bencana longsor yang menimpa dinding penahan tanah (TPT) sebuah rumah warga di Kecamatan Ciambar. Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam peristiwa ini, namun upaya penanganan dan pembersihan material longsoran masih terus dilakukan.
Menurut laporan yang disampaikan oleh Jaelani dari Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Cikembar pada Minggu pagi (06/07/2025), peristiwa longsor terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Lokasi kejadian berada di Kampung Awilega RT 02/08, Desa Ginanjar, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
“Pemicu utama longsor adalah cuaca ekstrem, yakni hujan deras yang berlangsung cukup lama, sehingga struktur TPT tidak mampu menahan beban tanah yang jenuh air,” ungkap Jaelani dalam laporannya.
Meskipun longsor terjadi di dekat permukiman, beruntungnya tidak ada dampak langsung terhadap warga. Laporan memastikan tidak ada korban meninggal dunia, luka-luka, maupun warga yang harus mengungsi. Kerusakan hanya terfokus pada TPT yang longsor.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, tim gabungan segera turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan koordinasi. Sejumlah pihak yang terlibat antara lain TAGANA Kabupaten Sukabumi, Pemerintah Desa Ginanjar, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Satpol PP, serta Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Ciambar.
“Kondisi terkini di lokasi, pembersihan material longsoran sedang dalam proses,” lanjut Jaelani.
Saat ini, kebutuhan yang paling mendesak adalah bantuan material bangunan untuk segera membangun kembali dinding penahan tanah yang rusak. Hal ini penting untuk mencegah potensi longsor susulan dan memberikan rasa aman bagi warga yang tinggal di sekitar lokasi.
Satu personel TAGANA Kabupaten Sukabumi disiagakan di lokasi untuk membantu proses penanganan dan memonitor perkembangan situasi lebih lanjut. Koordinasi lintas sektor terus dijalin untuk mempercepat proses pemulihan pasca-bencana.(*)
Kor: Fajar
Redaktur: Hamjah















