Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 15 Nov 2025 20:14 WIB

DISEBABKAN TABUNG GAS BOCOR, RUMAH MAKAN PADANG DI SUKABUMI LUDES TERBAKAR; KERUGIAN DITAKSIR RP500 JUTA


					Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi berupaya keras memadamkan kobaran api yang melalap habis rumah makan Padang di Cibadak, Sabtu (15/11/2025). Sebanyak 15 personel diterjunkan untuk mengamankan lokasi dari potensi penyebaran api. Perbesar

Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi berupaya keras memadamkan kobaran api yang melalap habis rumah makan Padang di Cibadak, Sabtu (15/11/2025). Sebanyak 15 personel diterjunkan untuk mengamankan lokasi dari potensi penyebaran api.

JENTERANEWS.com – Musibah kebakaran hebat melanda sebuah rumah makan Padang di Kampung Karanghilir RT 1 RW 8, Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu (15/11/2025) sore. Diduga kuat, api berasal dari kebocoran tabung gas di area dapur yang dengan cepat menyambar dan menghanguskan hampir seluruh bangunan.

Peristiwa nahas tersebut terjadi sekitar pukul 17.20 WIB, saat rumah makan milik Wisril (48) itu sedang beroperasi dan melayani pembeli.

Wakil Komandan Posko V Damkar Cibadak, Heri Hermawan, dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sukabumi, menjelaskan kronologi respons timnya. “Kami menerima laporan awal pada pukul 17.27 WIB. Langsung bergerak dari posko Cibadak pukul 17.30 WIB dan tiba di lokasi sekitar lima menit kemudian,” ujar Heri saat dikonfirmasi.

Ketika petugas tiba, api sudah membesar dan sebagian atap bangunan tua tersebut sudah ambruk. Heri mengungkapkan, kondisi di lapangan sangat berisiko karena terdapat 11 tabung gas yang masih terisi di area dapur.

“Kebocoran tabung gas langsung menyambar. Karena tabungnya banyak, api cepat menjalar,” terangnya.

Total 15 personel pemadam kebakaran dari Posko Cibadak dan Posko Cisaat, termasuk tim rescue, diterjunkan untuk menjinakkan si jago merah. Fokus pemadaman diarahkan dari bagian etalase hingga ke belakang, terutama area dapur.

“Bangunannya memang sudah tua, jadi ketika terbakar cepat ambruk. Kondisi bangunan hampir seluruhnya habis terbakar, sekitar 100 persen,” imbuh Heri.

Proses pemadaman sempat dihadapkan pada kendala kemacetan akses jalan menuju lokasi. Namun, kesigapan warga yang segera memberi jalan bagi armada pemadam kebakaran mempermudah upaya petugas.

Meskipun api menjalar dengan cepat, petugas berhasil mencegah penyebaran ke empat rumah warga yang berdempetan. Pendinginan cepat pada bangunan di sisi kiri, kanan, dan belakang lokasi kebakaran menjadi kunci pengamanan lingkungan sekitar.

Proses pemadaman, termasuk pendinginan, berlangsung lebih dari satu jam. Heri menyebut, total waktu yang dibutuhkan hingga tim kembali ke posko adalah sekitar satu setengah jam.

Beruntung, dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Seluruh pembeli dan pemilik berhasil menyelamatkan diri.

Namun, kerugian material ditaksir mencapai angka fantastis, yakni Rp500 juta. Selain bangunan berukuran sekitar 10 x 20 meter yang ludes, Wisril juga kehilangan sejumlah barang berharga yang turut terbakar, termasuk surat-surat penting, surat kendaraan, laptop, dan telepon genggam.

Kasus kebakaran ini kini dalam penanganan pihak berwenang untuk penyelidikan lebih lanjut, meskipun dugaan awal tetap mengerucut pada insiden kebocoran gas di dapur.(*)


Pewarta: Joko

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Gagal Menyalip di Tikungan Kiaradua, Seorang Mahasiswa Tewas Menabrak Pikap L300

11 Juli 2026 - 13:21 WIB

Suasana penanganan pascakecelakaan lalu lintas maut di Jalan Raya Pal 3 - Kiaradua, tepatnya di perkebunan PT. Surangga, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Jumat (10/7/2026).

Kurang Konsentrasi, Pengendara Motor Tewas Usai Tabrak Truk di Jalur Lingkar Selatan Sukabumi

11 Juli 2026 - 11:02 WIB

Petugas polisi dibantu seorang warga melakukan olah TKP di lokasi kecelakaan maut di Jalan Raya Jalur Lingkar Selatan, Kota Sukabumi, Jumat (10/7/2026), di mana seorang pengendara motor tewas usai menabrak bagian belakang truk yang sedang parkir di bahu jalan.

Persiapkan Jambore Nasional, Wakil Bupati Sukabumi Tekankan Pentingnya Kedisiplinan dan Ketangkasan Pramuka

11 Juli 2026 - 10:39 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas memberikan arahan dan motivasi kepada puluhan anggota Pramuka Kwarcab Kabupaten Sukabumi dalam kegiatan Training Center II persiapan Jambore Nasional di Pondok Modern Assalam Putri, Warungkiara, Jumat (10/7/2026).

Upayakan Pemulangan PMI Sakit di Arab Saudi, Disnaker Kota Sukabumi Telusuri Indikasi Keberangkatan Non-Prosedural

11 Juli 2026 - 09:42 WIB

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Sukabumi, Punjul Saepul Hayat, saat memberikan keterangan usai menyambangi kediaman keluarga Pekerja Migran Indonesia (PMI) Evi Mentari di Sukabumi. Kunjungan tersebut dilakukan untuk mengumpulkan data dan berkoordinasi terkait upaya pemulangan Evi yang kini tengah sakit dan menjalani perawatan medis di Arab Saudi.

Pilu Pekerja Migran Asal Sukabumi Koma di Arab Saudi, Suami Mohon Bantuan Pemerintah

11 Juli 2026 - 09:07 WIB

Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kota Sukabumi, Evi Mentari (37), saat terbaring koma di salah satu rumah sakit di Jeddah, Arab Saudi. Evi didiagnosis mengidap tumor otak dan kini pihak keluarga tengah mengupayakan proses pemulangannya ke Tanah Air. (Foto: Istimewa)

Imbas Kasus Hukum, Ratusan Eks Karyawan Tambang di Sukabumi Tuntut Gaji yang Belum Dibayar

11 Juli 2026 - 08:38 WIB

Trending di Sukabumi