Menu

Mode Gelap
Download Aplikasi Pinjaman Online Langsung Cair, Cepat Terdaftar OJK Tujuh Game Penghasil Uang, Download Aplikasinya Disini Dapatkan Puluhan Juta Rupiah Cara Membuat NPWP Online, Sangat Mudah Tinggal Siapkan Syarat Wajib Pajak Diduga Depresi Berat Karena Menderita Sakit Yang Tak Kunjung Sembuh, Seorang Nenek di Cikole Gantung Diri Tumpukan Kayu di Pinggir Jalan Cibaregbeg Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Sukabumi · 4 Feb 2026 19:14 WIB

Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang, Satu Rumah Warga di Waluran Sukabumi Ambruk Total


					Kondisi rumah milik Ibu Esih di Kampung Citereup, Desa Caringin Nunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi yang rata dengan tanah usai diterjang hujan deras disertai angin kencang, Rabu (04/02/2026). Sebanyak 2 KK terpaksa mengungsi akibat kejadian ini. Perbesar

Kondisi rumah milik Ibu Esih di Kampung Citereup, Desa Caringin Nunggal, Kecamatan Waluran, Kabupaten Sukabumi yang rata dengan tanah usai diterjang hujan deras disertai angin kencang, Rabu (04/02/2026). Sebanyak 2 KK terpaksa mengungsi akibat kejadian ini.

JENTERANEWS.com – Cuaca ekstrem berupa hujan deras disertai angin kencang kembali memicu bencana hidrometeorologi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kali ini, sebuah insiden merusak terjadi di Kampung Citereup (RW 003 dan RW 004), Desa Caringin Nunggal, Kecamatan Waluran, pada Rabu sore (04/02/2026).

Peristiwa yang berlangsung sekitar pukul 15.15 WIB tersebut mengakibatkan satu unit rumah warga ambruk total hingga rata dengan tanah. Berdasarkan pantauan visual di lapangan, struktur bangunan yang didominasi material semi-permanen tersebut tidak mampu menahan hempasan angin kencang yang terjadi bersamaan dengan curah hujan tinggi.

Berdasarkan data asesmen cepat yang dihimpun dari Tim Bencana Kecamatan Waluran, rumah yang mengalami kerusakan paling parah diketahui milik Ibu Esih. Kondisi rumah dikategorikan rusak berat (ambruk total) sehingga tidak lagi layak maupun aman untuk dihuni.

Meskipun tidak ada korban jiwa atau korban luka dalam insiden ini, dampak sosial yang ditimbulkan cukup signifikan. Sebanyak 2 Kepala Keluarga (KK) dengan total 4 jiwa terpaksa harus mengungsi ke tempat kerabat atau lokasi yang lebih aman, mengingat tempat tinggal mereka telah hancur.

Sesaat setelah kejadian, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian. Tim gabungan yang terdiri dari petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK), Satpol PP, Tagana, Pemerintah Desa Caringin Nunggal, serta unsur TNI dan Polri (Babinsa dan Bhabinkamtibmas) segera melakukan penanganan darurat.

“Tim bencana kecamatan bersama Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan perangkat desa telah melaksanakan pembersihan puing-puing pasca kejadian dan menenangkan warga terdampak,” ujar perwakilan tim pelapor di lapangan.

Hingga berita ini diturunkan, para penyintas sangat membutuhkan uluran tangan dan bantuan logistik darurat. Berdasarkan pendataan di lapangan, kebutuhan paling mendesak saat ini meliputi:

Bahan baku bangunan untuk perbaikan kembali rumah yang rusak.

Terpal sebagai pelindung sementara.

Logistik sandang dan pangan untuk kebutuhan sehari-hari pengungsi.

Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi di wilayah Sukabumi dan sekitarnya. Pihak berwenang terus memantau situasi dan berkoordinasi untuk penyaluran bantuan lebih lanjut.(*)



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 24 kali

Baca Lainnya

Semarakkan HUT RI ke-81, Pemdes dan Karang Taruna Cidolog Gelar Turnamen Voli Antar-RW

14 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Kepala Desa Cidolog, Dasep (baju batik), bersama perangkat desa, unsur Babinsa, panitia Karang Taruna, serta perwakilan pemain membentangkan spanduk usai pembukaan Turnamen Bola Voli Putra-Putri Antar-RW se-Desa Cidolog dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-81 di lapangan voli Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi.

Perkuat Ekonomi Syariah Warga, KKN STIES Gasantara Sukses Jalankan Pengabdian di Jambenengang

13 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 2 STIES Gasantara Indonesia (kiri) menyerahkan plakat kenang-kenangan kepada Sekretaris Desa Jambenengang (kanan) di Aula Kantor Desa Jambenengang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, sebagai simbolis berakhirnya masa tugas dan jalinan kerja sama yang baik selama pelaksanaan KKN.

Wujud Apresiasi Kinerja, Pemdes Mekarjaya Cidolog Salurkan Insentif untuk LKD dan Tenaga Pendidik

13 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Sejumlah perwakilan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan tenaga pelayan masyarakat, termasuk dari Karang Taruna (tampak pada logo kaus peserta), duduk tertib mendengarkan paparan pada acara penyaluran insentif di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (13/8/2026). Banner di bagian depan mengonfirmasi detail acara dan tahun anggaran.

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41 Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Tersangka Diamankan

12 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Kasat Narkoba Polres Sukabumi AKP Iwan Hendi Sutisna (ketiga dari kanan) bersama Kasat Pol PP Deni Yudono (kiri) dan Kapolsek Cibadak AKP Joko Susanto Supono (kedua dari kanan) menunjukkan barang bukti 41.479 butir obat berbahaya tanpa izin edar dan 3.641 botol miras ilegal di markas Satres Narkoba Sukabumi, Jawa Barat. Tumpukan strip obat dan botol-botol miras tersebut disita dari operasi tiga bulan terakhir, yang berhasil mengamankan 19 tersangka dengan total taksiran nilai barang bukti mencapai ratusan juta rupiah.

Antisipasi Karhutla di Puncak Kemarau, Forkompimcam Cidolog Gencarkan Patroli Gabungan

12 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Tim gabungan dari Polsek Sagaranten, Koramil 2211 Sagaranten, dan unsur Forkompimcam Cidolog memantau kondisi lahan kering di wilayah Kecamatan Cidolog, Sukabumi, sebagai bagian dari upaya patroli antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau.

Diduga Depresi, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jembatan Cilubang Sukabumi

12 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Petugas gabungan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Sagaranten, Komando Rayon Militer (Koramil) Sagaranten, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cidolog, dibantu warga setempat, saat berada di lokasi penemuan jasad seorang pria berinisial R (59) yang ditemukan tewas tergantung kain sarung di Jembatan Cilubang, Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (12/8). Petugas tampak sedang melakukan pengecekan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi tersebut.
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca