Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 6 Mar 2026 20:07 WIB

Diterjang Hujan Deras, Tembok Penahan Tanah di Cikembar Ambruk Menimpa Rumah Warga


					Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi (berseragam oranye) dan personel Bhabinkamtibmas (anggota polisi) serta warga setempat bersinergi melakukan pembersihan dahan pohon dan puing-puing di lokasi bencana di Perumahan Rina Residence, Kampung Ciseupan, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar. Perbesar

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) BPBD Kabupaten Sukabumi (berseragam oranye) dan personel Bhabinkamtibmas (anggota polisi) serta warga setempat bersinergi melakukan pembersihan dahan pohon dan puing-puing di lokasi bencana di Perumahan Rina Residence, Kampung Ciseupan, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar.

JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu terjadinya bencana alam. Sebuah tembok penahan tanah (TPT) di kawasan Perumahan Rina Residence, Kecamatan Cikembar, dilaporkan ambruk pada Jumat (6/3/2026) dini hari.

Akibat insiden tersebut, material bangunan longsor dan menimpa permukiman warga yang berada tepat di bawahnya, menyebabkan satu unit rumah mengalami rusak berat.

Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) BPBD Kabupaten Sukabumi melalui Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikembar, Sudarmat, peristiwa nahas ini terjadi pada pukul 01.00 WIB. Lokasi persis kejadian berada di Kampung Ciseupan Blok M, RT 04/RW 04, Desa Bojongkembar, Kecamatan Cikembar.

“Penyebab utama kejadian ini adalah hujan deras yang terjadi sejak hari Kamis, sehingga mengakibatkan pondasi penahan tanah di Perum Rina Residence tidak kuat menahan beban dan akhirnya ambruk,” jelas Sudarmat dalam laporannya, Jumat (6/3).

Nahasnya, material tembok yang longsor tersebut langsung menghantam kediaman milik Abas (53). Akibat hantaman material, sebagian besar bangunan rumah milik Abas hancur. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun satu Kepala Keluarga (KK) harus menanggung kerugian material yang diestimasi mencapai Rp15.000.000 (lima belas juta rupiah).

Selain kerusakan rumah, ambruknya TPT ini juga menimbulkan ancaman bahaya lanjutan. Petugas di lapangan melaporkan bahwa beberapa rumah yang posisinya berada di atas tebing atau berdekatan dengan area pondasi yang ambruk kini berada dalam kondisi terancam, terutama jika terjadi hujan susulan.

Hingga Jumat pagi, kondisi di lokasi kejadian masih memprihatinkan dengan puing-puing material tembok yang berserakan.

Sebagai langkah penanganan cepat, tim P2BK Cikembar telah terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen kerusakan. Koordinasi lintas sektor juga telah dilakukan bersama Pemerintah Desa Bojongkembar, Satpol PP, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas guna memastikan keamanan area dan merencanakan langkah evakuasi jika diperlukan.

Saat ini, kebutuhan yang paling mendesak bagi korban dan untuk penanganan awal di lokasi bencana adalah ketersediaan bahan material bangunan untuk membersihkan puing serta membuat penahan sementara agar longsoran tidak meluas. Warga setempat diimbau untuk tetap waspada mengingat potensi cuaca ekstrem yang masih mengintai wilayah Sukabumi.(*)


Laporan: Awang

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 27 kali

Baca Lainnya

DPRD Kabupaten Sukabumi Kawal Pelepasan 20 Persen Lahan HGU PTPN Cikaso untuk Masyarakat

23 September 2026 - 10:49 WIB

Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi menjalankan fungsi pengawasan terkait pengelolaan HGU PTPN Cikaso seluas hampir 2.000 hektare yang masa berlakunya berakhir pada tahun 2024.

DPRD Kabupaten Sukabumi Evaluasi Perizinan Hotel untuk Dorong PAD dan Keselamatan Bangunan

23 September 2026 - 08:08 WIB

Rem Blong di Tanjakan, Mobil Pengangkut Makan Bergizi Gratis Tabrak Pohon di Sukabumi

23 September 2026 - 07:00 WIB

Pemandangan lokasi kecelakaan di mana sebuah kendaraan pengangkut layanan gizi (bertuliskan "LAYANAN GIZI" pada boks biru) menabrak pohon dengan keras di jalan yang tampaknya tidak beraspal. Tim penanganan di lokasi tampak sedang berupaya memperbaiki kerusakan pada roda depan kanan agar kendaraan dapat dipindahkan.

Polres Sukabumi Kota Tangkap Pengedar Sabu di Cisaat, Puluhan Paket dan Timbangan Digital Disita

23 September 2026 - 06:36 WIB

Komitmen Tekan Angka Stunting, Pemkab Sukabumi Perkuat Koordinasi hingga Tingkat Desa

22 September 2026 - 17:40 WIB

Penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas usai mengikuti Rakor Teknis Regional secara virtual di Command Center Setda Kabupaten Sukabumi.

Viral dan Diprotes Warga, Penyelenggara Pool Party di SantaSea Sukabumi Sampaikan Permohonan Maaf

22 September 2026 - 06:32 WIB

Tangkapan layar dari video viral memperlihatkan sejumlah peserta pool party Ngoetfest x SantaSea menari di kolam renang SantaSea Waterpark Sukabumi, Sabtu malam. Penggunaan suar (flare) dalam acara ini menjadi salah satu momen yang memicu polemik warga terkait kebisingan dan norma sosial.
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca