Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 15 Mar 2026 14:53 WIB

Ditinggal ke Sawah, Rumah Panggung Warga Sagaranten Sukabumi Ludes Dilalap Jago Merah


					PENAMPAKAN reruntuhan rumah panggung milik H. Cecep Sukiman di Kampung Godebag, RT 27/RW 08, Desa Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, usai dilalap jago merah, Minggu (15/3/2026). Kebakaran hebat ini menyisakan puing-puing seng, kayu hangus, dan sisa harta benda yang tidak sempat diselamatkan. Perbesar

PENAMPAKAN reruntuhan rumah panggung milik H. Cecep Sukiman di Kampung Godebag, RT 27/RW 08, Desa Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, usai dilalap jago merah, Minggu (15/3/2026). Kebakaran hebat ini menyisakan puing-puing seng, kayu hangus, dan sisa harta benda yang tidak sempat diselamatkan.

JENTERANEWS.com  – Sebuah insiden kebakaran hebat menghanguskan satu unit rumah panggung milik warga di Kampung Godebag, RT 27/RW 08, Desa Margaluyu, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Minggu (15/3/2026) siang, sekitar pukul 12.15 WIB. Diduga kuat, amukan si jago merah dipicu oleh korsleting atau arus pendek listrik.

Berdasarkan laporan hasil pemantauan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Deniar, rumah berukuran 7 x 11 meter tersebut diketahui milik H. Cecep Sukiman (57). Saat kejadian berlangsung, bangunan tersebut dalam kondisi kosong tak berpenghuni.

“Waktu kejadian, Bapak H. Cecep beserta istri sedang bekerja di sawah. Saat mereka pulang, kediamannya sudah dalam kondisi habis terbakar,” ungkap Deniar dalam laporannya, Minggu (15/3/2026).

Sudarjat, tetangga korban yang menjadi saksi mata menuturkan, kepanikan pecah saat warga menyadari adanya titik api. Mulanya, Sudarjat yang sedang berada di dalam kediamannya dikejutkan oleh teriakan histeris warga dari arah luar. Saat bergegas memeriksa, ia melihat api sudah menjalar liar membakar rumah tetangganya tersebut.

Meskipun Sudarjat bersama warga setempat telah berupaya keras memadamkan api dengan peralatan seadanya, kobaran yang terlampau besar membuat bangunan berbahan dasar kayu itu dengan cepat rata dengan tanah.

Akibat insiden ini, satu Kepala Keluarga (KK) yang terdiri dari empat jiwa terpaksa kehilangan tempat bernaung dan kini harus mengungsi sementara di kediaman kerabat.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian materiel yang dialami keluarga H. Cecep sangatlah besar. Selain bangunan fisik, seluruh harta benda di dalam rumah tak berhasil diselamatkan.

“Barang-barang yang ludes terbakar meliputi dokumen penting seperti Surat Keputusan (SK), Ijazah, Kartu Keluarga (KK), dan KTP. Selain itu, uang tunai senilai Rp6.300.000, enam karung pupuk, serta seluruh pakaian milik keluarga korban habis tak bersisa,” jelas Deniar. Hingga berita ini diturunkan, total estimasi kerugian secara finansial masih dalam tahap perhitungan pihak berwenang.

Merespons kejadian tersebut, tim P2BK Kecamatan Sagaranten langsung terjun ke lokasi guna melakukan proses asesmen. Langkah penanganan ini dikoordinasikan secara lintas sektoral, melibatkan perangkat desa, unsur kecamatan, jajaran Koramil, Polsek, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), hingga petugas Pemadam Kebakaran (Damkar).

Dalam kesempatan yang sama, aparat juga memberikan imbauan tegas kepada masyarakat setempat agar senantiasa waspada terhadap ancaman kebakaran, terutama terkait pengecekan instalasi listrik secara berkala di musim dengan cuaca cerah seperti saat ini.

Untuk meringankan beban korban, pihak P2BK mendata sejumlah kebutuhan mendesak yang saat ini sangat diperlukan oleh keluarga H. Cecep Sukiman. Bantuan yang paling diharapkan meliputi bahan material untuk membangun kembali tempat tinggal, sembilan bahan pokok (sembako), serta pakaian layak pakai.(*)

Laporan: Aris Jampang

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 51 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca