JENTERANEWS.com — Menyambut datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi tengah mematangkan persiapan agenda rutin tahunan, Muhibah Ramadhan. Pada pelaksanaan tahun 2026 ini, Pemkab mengusung pendekatan yang berbeda dengan lebih memfokuskan kegiatan pada interaksi langsung guna memonitor dan menyerap aspirasi riil masyarakat di lapangan.
Berdasarkan hasil musyawarah lintas sektor yang digelar di Aula Palabuhanratu, Kamis (19/2/2026), agenda Muhibah dijadwalkan akan menyambangi 12 lokasi strategis. Sepuluh di antaranya tersebar di berbagai kecamatan, yakni Kadudampit, Gunungguruh, Cisaat, Cibadak, Simpenan, Warungkiara, Surade, Sagaranten, Jampangtengah, dan Cidahu. Sementara itu, bentuk kepedulian ekstra ditunjukkan Pemkab dengan menambahkan dua titik lokasi khusus di wilayah yang terdampak bencana.
Asisten Daerah (Asda) I Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Boyke Martadinata, menegaskan bahwa esensi dari Muhibah Ramadhan kali ini adalah “menjemput bola” permasalahan warga.
“Melalui kegiatan Muhibah, banyak aspirasi masyarakat yang bisa diakomodir dan dijawab secara langsung oleh pemerintah daerah. Dengan pendekatan interaktif ini, kami berharap Muhibah betul-betul berjalan efektif dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat,” ungkap Boyke dalam arahannya.
Lebih lanjut, Boyke menginstruksikan jajaran di tingkat kecamatan dan desa untuk melakukan pendataan penerima manfaat secara akurat. Pasalnya, di setiap titik lokasi Muhibah, Pemkab akan menyalurkan sekitar 200 paket bantuan sembako yang diprioritaskan bagi kaum duafa dan anak yatim piatu.
Di tempat yang sama, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setda Kabupaten Sukabumi, H. Andi, memaparkan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian acara terlaksana dengan baik dan tepat sasaran.
“Secara keseluruhan ada 12 titik yang akan dikunjungi, termasuk dua titik khusus di lokasi bencana. Bahkan, kami mendapat informasi bahwa KDM direncanakan akan turut hadir langsung pada kegiatan Muhibah Ramadhan di lokasi bencana tersebut,” jelas H. Andi.
Agenda Muhibah Ramadhan 1447 H dipastikan akan berlangsung meriah dan sarat makna. Tidak sekadar membagikan sembako dan menyerap aspirasi, Pemkab Sukabumi juga akan merangkaikan acara ini dengan pengundian ibadah umrah gratis bagi 10 calon jemaah yang beruntung di 10 titik lokasi kecamatan.
Sebagai langkah nyata menjaga stabilitas ekonomi warga selama bulan puasa, di setiap lokasi Muhibah juga akan digelar Bazar Ramadhan. Bazar ini akan menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau guna membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan lebih mudah.(*)















