Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 19 Jun 2025 15:17 WIB

Fraksi-fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi Sampaikan Pandangan Umum Atas LPJ APBD 2024


					Suasana rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 di Gedung DPRD, Kamis (19/6/2025). Seluruh fraksi memberikan catatan dan evaluasi kepada pemerintah daerah. Perbesar

Suasana rapat paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi dengan agenda penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2024 di Gedung DPRD, Kamis (19/6/2025). Seluruh fraksi memberikan catatan dan evaluasi kepada pemerintah daerah.

JENTERANEWS.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi menggelar rapat paripurna pada Kamis (19/6/2025) dengan agenda utama mendengarkan pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (LPJ Pelaksanaan APBD) Tahun Anggaran 2024. Rapat yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD ini menjadi panggung bagi para wakil rakyat untuk menyampaikan evaluasi, masukan, dan saran kritis mereka atas kinerja pemerintah daerah sepanjang tahun 2024.

Rapat paripurna dipimpin oleh Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Sukabumi, Yudha Sukmagara, dan dihadiri oleh Wakil Bupati Sukabumi, H. Iyos Somantri, yang mewakili Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami. Kehadiran jajaran pimpinan perangkat daerah turut melengkapi forum tersebut.

Dalam kesempatan ini, tujuh fraksi di DPRD secara bergantian menyampaikan pandangan umumnya, baik secara lisan maupun tertulis. Diawali oleh Fraksi Partai Golkar, penyampaian dilanjutkan secara berurutan oleh Fraksi Partai Gerindra, Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Fraksi Partai Demokrat, dan diakhiri oleh Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Meskipun detail spesifik dari setiap pandangan fraksi belum dipublikasikan secara rinci, diketahui bahwa masukan, tanggapan, serta saran yang konstruktif menjadi inti dari penyampaian setiap fraksi. Fokus utama dari evaluasi ini adalah sejauh mana realisasi APBD 2024 telah sejalan dengan rencana yang ditetapkan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Sukabumi.

Penyampaian pandangan umum ini merupakan tahap krusial dalam siklus pengawasan anggaran. Melalui forum ini, DPRD menjalankan fungsi kontrolnya terhadap eksekutif, memastikan akuntabilitas dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah.

Menanggapi pandangan umum dari seluruh fraksi, Wakil Bupati H. Iyos Somantri yang hadir dalam rapat tersebut memberikan apresiasi atas masukan dan catatan yang telah disampaikan. Beliau menyatakan bahwa semua pandangan, saran, dan kritik dari setiap fraksi akan menjadi bahan evaluasi yang sangat berharga bagi Pemerintah Kabupaten Sukabumi untuk perbaikan di masa yang akan datang.

Selanjutnya, sesuai dengan mekanisme yang berlaku, seluruh pandangan umum dari ketujuh fraksi tersebut akan dijawab secara resmi dan komprehensif oleh Bupati Sukabumi, H. Marwan Hamami, dalam agenda rapat paripurna berikutnya. Jawaban dari Bupati ini akan menjadi momentum penting untuk melihat bagaimana pemerintah daerah merespon dan akan menindaklanjuti catatan-catatan strategis dari DPRD. Publik menantikan dialog konstruktif antara eksekutif dan legislatif ini demi terwujudnya tata kelola pemerintahan yang lebih baik di Kabupaten Sukabumi.(*)


Reporter: Ridwan
Redaktur: Hamjah



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 17 kali

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca