Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Okt 2025 18:57 WIB

Gadis Remaja Asal Palabuhanratu Dilaporkan Hilang, Polisi dan Keluarga Minta Bantuan Masyarakat


					Foto Neng Eva Faoziah (14) yang dirilis dalam selebaran informasi orang hilang. Ia terakhir kali terlihat meninggalkan rumahnya di Kp. Cikadu, Palabuhanratu, pada Sabtu malam. (Foto: Dok. Istimewa) Perbesar

Foto Neng Eva Faoziah (14) yang dirilis dalam selebaran informasi orang hilang. Ia terakhir kali terlihat meninggalkan rumahnya di Kp. Cikadu, Palabuhanratu, pada Sabtu malam. (Foto: Dok. Istimewa)

JENTERANEWS.com – Seorang gadis remaja berusia 14 tahun bernama Neng Eva Faoziah dilaporkan telah meninggalkan rumahnya di Kampung Cikadu, Desa Cikadu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, dan hingga kini belum kembali. Kabar hilangnya siswi tersebut telah dikonfirmasi melalui selebaran resmi yang dikeluarkan oleh Kepolisian Sektor (Polsek) Palabuhanratu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, Neng Eva Faoziah meninggalkan kediamannya pada hari Sabtu malam, 11 Oktober 2025, sekitar pukul 20.00 WIB. Kepergiannya yang mendadak tersebut tidak disertai pamit atau pemberitahuan kepada pihak keluarga, sehingga menimbulkan kekhawatiran yang mendalam.

Pihak kepolisian telah menyebarkan informasi mengenai ciri-ciri korban untuk memudahkan proses pencarian. Neng Eva Faoziah, lahir di Sukabumi pada 27 Maret 2011, memiliki perawakan dengan tinggi badan sekitar 145 cm dan berat badan kurang lebih 50 kg. Ia memiliki kulit berwarna kuning langsat, rambut panjang hitam, dan mata berwarna hitam.

Ciri khusus yang paling mudah dikenali adalah pakaian yang terakhir kali dikenakannya. Menurut keterangan pada selebaran, korban memakai baju kaus bermotif garis-garis dengan kombinasi warna putih, biru, dan hitam, persis seperti yang terlihat dalam foto yang disebarkan.

Pihak keluarga bersama dengan aparat kepolisian kini tengah berupaya keras untuk menemukan keberadaan Neng Eva. Mereka mengimbau kepada siapa pun yang melihat atau memiliki informasi terkait keberadaan Neng Eva Faoziah untuk tidak ragu melapor.

Masyarakat yang memiliki informasi dapat segera menghubungi kontak berikut:

  • Bhabinmas Ds. Citarik: 082295400449
  • Bhabinmas Ds. Cikadu: 085722540346
  • Ibu Euis (Ibu kandung): 085213614479
  • Bapak Asep (Ayah kandung): 085243442004

Setiap informasi, sekecil apa pun, akan sangat berarti bagi keluarga yang kini cemas menanti kabar dan bagi pihak berwenang dalam upaya menemukan Neng Eva Faoziah dalam keadaan selamat.(*)


Reporter: Puloh

Artikel ini telah dibaca 128 kali

Baca Lainnya

Bupati Sukabumi Buka Jambore Kader IMP: Sebut Kader Sebagai Garda Terdepan Kesuksesan Program Bangga Kencana

18 April 2026 - 21:14 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (paling kiri, berkacamata hitam), berdiri tegak bersama ratusan Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) se-Kabupaten Sukabumi di baris terdepan pada upacara pembukaan Jambore Kader IMP di Area Rekreasi Salabintana, Sabtu (18/4/2026).

Praktis dan Tahan Lama! Ini Resep Kering Kentang Tempe Pedas yang Bikin Nasi Cepat Habis

18 April 2026 - 07:22 WIB

Kawal Iklim Investasi dan Nasib Pekerja, DPRD Sukabumi Targetkan Perda Ketenagakerjaan yang Adaptif

17 April 2026 - 18:32 WIB

Suasana rapat kerja Komisi IV DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans), BNN, serta perwakilan berbagai organisasi pekerja dan pengusaha di Aula Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Rabu (15/4/2025). Rapat ini bertujuan untuk menyerap aspirasi lintas sektoral terkait rencana revisi Peraturan Daerah (Perda) Ketenagakerjaan Nomor 8 Tahun 2023.

Biadab! Lansia 72 Tahun di Sukabumi Cabuli Gadis 13 Tahun hingga Hamil 7 Bulan

17 April 2026 - 18:19 WIB

Ilustrasi

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).
Trending di Sukabumi