Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Mar 2026 18:23 WIB

Gerak Cepat Tangani Pergerakan Tanah Bantargadung, Pemkab Sukabumi Siapkan Skema Bantuan Sewa Rumah hingga Relokasi


					Simbolis serah terima bantuan logistik berupa obat-obatan dan perlengkapan kebersihan diri (sanitasi) untuk warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung. Bantuan yang terdiri dari kebutuhan medis hingga perlengkapan mandi anak dan dewasa ini merupakan perwujudan langkah tanggap darurat (jangka pendek) yang digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para korban di lokasi pengungsian. Perbesar

Simbolis serah terima bantuan logistik berupa obat-obatan dan perlengkapan kebersihan diri (sanitasi) untuk warga terdampak bencana pergerakan tanah di Kecamatan Bantargadung. Bantuan yang terdiri dari kebutuhan medis hingga perlengkapan mandi anak dan dewasa ini merupakan perwujudan langkah tanggap darurat (jangka pendek) yang digerakkan oleh Pemerintah Kabupaten Sukabumi guna memastikan pemenuhan kebutuhan dasar para korban di lokasi pengungsian.

JENTERANEWS.com  — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi mengambil langkah taktis dan responsif dalam menangani bencana pergerakan tanah yang melanda wilayah Kecamatan Bantargadung. Sebagai bentuk keseriusan, pemerintah daerah telah menyusun skema penanganan darurat yang terbagi menjadi perencanaan jangka pendek, menengah, dan panjang guna memastikan keselamatan serta kesejahteraan warga terdampak.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, menegaskan bahwa pihaknya telah menginstruksikan seluruh Perangkat Daerah (PD) terkait untuk segera turun tangan menanggulangi dampak bencana alam tersebut. Fokus utama saat ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar para korban.

“Penanganan jangka pendek telah kita lakukan. Termasuk menggerakkan semua pihak untuk menyediakan dapur umum, obat-obatan, hingga keperluan sanitasi dasar seperti cuci dan mandi bagi warga di pengungsian,” ujar Sekda Ade Suryaman usai memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana di Sukabumi, Kamis (5/3/2026).

Untuk fase penanganan jangka menengah, Pemkab Sukabumi telah mengalokasikan anggaran khusus berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT) untuk biaya sewa rumah bagi para korban yang tempat tinggalnya rusak atau terancam ambruk. Bantuan sewa rumah ini diproyeksikan akan diberikan selama enam bulan ke depan.

“Kami siapkan bantuan uang sewa rumah untuk para korban bencana. Silakan camat untuk menyosialisasikan hal ini agar masyarakat yang terdampak bencana bisa segera mencari kontrakan atau tempat tinggal sementara yang lebih aman,” tegasnya.

Sementara itu, sebagai solusi jangka panjang, Pemkab Sukabumi tengah mematangkan rencana penyediaan lahan relokasi yang aman dari zona rawan pergerakan tanah. Namun, Sekda menekankan bahwa proses relokasi ini membutuhkan kajian geologis yang mendalam dan komprehensif.

“Kami akan berusaha menyediakan Hunian Tetap (Huntap) atau Hunian Sementara (Huntara) bagi masyarakat yang terdampak. Tentu penyiapan lahan tersebut memerlukan proses kajian kelayakan terlebih dahulu,” ungkap H. Ade Suryaman.

Menutup arahannya, Sekda menggarisbawahi pentingnya sinergitas dan gotong royong antarinstansi. Menurutnya, penanganan bencana berskala besar tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja.

“Mari kita bergerak semua. Tanpa kolaborasi yang kuat dari seluruh perangkat daerah, kita akan kerepotan. Dengan kerja sama yang apik, penanganan bencana ini bisa cepat tertangani dan masyarakat bisa kembali merasa tenang,” pungkasnya.


Artikel ini telah dibaca 14 kali

Baca Lainnya

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.

Pemdes Cidolog Cairkan Insentif untuk Aparatur Lingkungan dan Lembaga Kemasyarakatan

16 April 2026 - 19:59 WIB

Tampak suasana di dalam Aula Desa Cidolog saat pelaksanaan pembagian insentif untuk Ketua RT, RW, LPMD, Karang Taruna, MUI, dan pengurus DKM. Penyerahan insentif yang bersumber dari ADD/Dana Desa ini bertujuan untuk memacu semangat kerja para penggerak masyarakat.

Perkuat Konvergensi Stunting Tingkat Desa, Wabup Sukabumi Jadikan Data KPM Sebagai Rujukan Kebijakan

15 April 2026 - 19:26 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, tengah memberikan arahan saat menerima audiensi Forum Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Rabu (14/4/2026).

Soroti Dampak Proyek Tol Bocimi, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Kontraktor Tertib SOP Pengangkutan Tanah

13 April 2026 - 19:14 WIB

Aktivitas pengangkutan material tanah di area terbuka proyek Tol Bocimi di bawah jembatan overpass yang sedang dibangun. Lokasi seperti inilah yang menjadi fokus pengawasan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang mengingatkan pelaksana proyek untuk disiplin menerapkan SOP, terutama dalam mencegah ceceran tanah yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Trending di Sukabumi