Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Jul 2025 14:12 WIB

Gotong Royong di Tengah Keterisolasian: Warga Bangbayang Bersihkan Sisa Banjir dan Longsor


					Warga bersama aparat Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, bahu-membahu membersihkan material lumpur sisa banjir bandang di salah satu rumah warga, Rabu (30/7/2025). Semangat kebersamaan menjadi modal utama warga untuk bangkit pasca bencana. Perbesar

Warga bersama aparat Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, bahu-membahu membersihkan material lumpur sisa banjir bandang di salah satu rumah warga, Rabu (30/7/2025). Semangat kebersamaan menjadi modal utama warga untuk bangkit pasca bencana.

JENTERANEWS.com – Semangat gotong royong membara di Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, saat warga dan aparat pemerintah desa bahu-membahu membersihkan lumpur tebal yang menyelimuti rumah dan jalan pada Rabu (30/7/2025). Kegiatan bersama ini menjadi tumpuan harapan di tengah kepungan dampak bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah tersebut sejak Senin malam.

Bencana ganda yang dipicu oleh hujan berintensitas tinggi telah menyebabkan Sungai Dengang meluap dan tanah longsor di beberapa titik. Akibatnya, infrastruktur vital lumpuh. Jembatan Cicurug, yang menjadi urat nadi penghubung antara Kampung Cipicung dengan Kampung Ciburuy, hanyut tak bersisa diterjang derasnya air bah.

Kepala Desa Bangbayang, Dadang Mulyana, mengungkapkan bahwa upaya penanganan dan pendataan kerusakan masih menghadapi kendala serius. “Hingga saat ini, kami belum bisa melakukan asesmen menyeluruh di 17 kampung yang masuk dalam Kedusunan Bangbayang. Fokus kami masih di Kampung Cicapang,” ujarnya. Situasi diperparah dengan putusnya jaringan komunikasi, yang membuat koordinasi menjadi sangat sulit.

Suasana pembersihan pascabanjir dan longsor yang melanda Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, Rabu (30/7/2025). Selain merendam rumah warga, bencana ini juga menghanyutkan Jembatan Cicurug dan memutus total akses jalan kabupaten.

Suasana pembersihan pascabanjir dan longsor yang melanda Desa Bangbayang, Kecamatan Tegalbuleud, Rabu (30/7/2025). Selain merendam rumah warga, bencana ini juga menghanyutkan Jembatan Cicurug dan memutus total akses jalan kabupaten.

Sementara itu, penanganan untuk membuka kembali akses jalan kabupaten ruas Bangbayang – Surade yang tertimbun longsor sepanjang 50 meter masih terus diupayakan. “Alat berat dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) masih dalam perjalanan menuju lokasi,” tambah Dadang, mengisyaratkan bahwa warga masih harus bersabar sebelum isolasi terbuka.

Diberitakan sebelumnya, bencana ini berawal pada Senin malam (28/7/2025) ketika hujan lebat mengguyur tanpa henti. Berdasarkan Berita Acara Kejadian Nomor 147.1/218/VII/2005 yang dirilis Pemerintah Desa Bangbayang, banjir mulai menerjang permukiman di Jalan Buniwangi, RT 01/RW 01.

Setidaknya enam rumah warga, milik Nensih, Yusep, Hasanudin, Ruswati, Sumirah, dan H. Oneng, terendam genangan air dan lumpur, memaksa para penghuninya berjuang menyelamatkan diri dan harta benda. “Air datang cukup cepat seiring meluapnya Sungai Dengang. Warga di RT 01/01 yang paling merasakan dampaknya karena pemukiman mereka berada dekat dengan aliran sungai,” ungkap salah seorang perangkat desa pada Selasa (29/7/2025).

Di tengah upaya pemulihan yang masih panjang, semangat kebersamaan warga menjadi modal utama. Dengan peralatan seadanya, mereka tak kenal lelah membersihkan sisa-sisa bencana, berharap secercah cahaya normalitas dapat segera kembali menerangi desa mereka. Prioritas utama saat ini adalah keselamatan warga dan pemulihan akses jalan agar aktivitas masyarakat dapat berangsur pulih. Pihak desa terus berharap bantuan dan penanganan cepat dari instansi terkait, termasuk Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, dapat segera tiba.(*)


Kor : Aep Bonol

Redaktur: Hamjah


 

Artikel ini telah dibaca 105 kali

Baca Lainnya

Soroti Dampak Proyek Tol Bocimi, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Kontraktor Tertib SOP Pengangkutan Tanah

13 April 2026 - 19:14 WIB

Aktivitas pengangkutan material tanah di area terbuka proyek Tol Bocimi di bawah jembatan overpass yang sedang dibangun. Lokasi seperti inilah yang menjadi fokus pengawasan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang mengingatkan pelaksana proyek untuk disiplin menerapkan SOP, terutama dalam mencegah ceceran tanah yang dapat membahayakan pengguna jalan.

Karya Bakti TNI Sinarbentang: Pembangunan Jalan Sepanjang 750 Meter Resmi Berjalan Hari Ini

13 April 2026 - 17:38 WIB

Personil TNI dan tokoh masyarakat Desa Sinarbentang berpose bersama di depan gedung Posko Bakti TNI, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Spanduk bertuliskan "POSKO BAKTI TNI KODIM 0622/KAB. SUKABUMI" menegaskan kolaborasi ini. Di latar depan, jalan kerikil yang akan segera diaspal sepanjang 750 meter sudah dalam proses pengerjaan, dengan bercak aspal basah mulai terlihat, menandai dimulainya proyek.

Banjir Bandang Terjang Resort di Cisolok Sukabumi, Tiga Mobil Wisatawan Terseret Arus

12 April 2026 - 17:29 WIB

Rangkaian Dokumentasi Banjir Bandang di Cisolok, Sukabumi

Antusiasme Membeludak, Ratusan Bobotoh Padati Graha PERSIB Demi Jersey Kolaborasi Eksklusif Bersama Weekend Offender

9 April 2026 - 18:27 WIB

Suasana para Bobotoh saat memadati PERSIB Store di Graha PERSIB, Kota Bandung, Kamis (9/4/2026). Mereka rela mengantre sejak pagi demi mendapatkan koleksi jersey edisi terbatas hasil kolaborasi PERSIB dan jenama streetwear Weekend Offender.

Puncak HPN 2026: Wabup Sukabumi Ajak Pers Kawal Pembangunan dan Tak Segan Beri Kritik

9 April 2026 - 18:18 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas saat memberikan sambutan dan arahan kepada insan pers pada acara Puncak Peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi di Halaman Kantor PWI, Kompleks GOR Cisaat, Kamis (9/4/2026). Dalam sambutannya, ia mengajak pers untuk terus mengawal pembangunan daerah.

Mengenal Fenomena “Al-Iblas”: Bahaya Keputusasaan Psikologis dan Solusi Mengatasinya dalam Islam

9 April 2026 - 18:07 WIB

Trending di Sukabumi