Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 30 Jun 2025 14:56 WIB

Gubernur Dedi Mulyadi Turun Tangan, Beri Ganti Rugi Rp 100 Juta untuk Rumah Singgah yang Dirusak di Sukabumi


					Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung kondisi rumah singgah yang rusak di Desa Tangkil, Sukabumi, Senin (30/6/2025). Dedi Mulyadi berjanji akan memberikan ganti rugi sebesar Rp 100 juta dari dana pribadi untuk perbaikan. Perbesar

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, meninjau langsung kondisi rumah singgah yang rusak di Desa Tangkil, Sukabumi, Senin (30/6/2025). Dedi Mulyadi berjanji akan memberikan ganti rugi sebesar Rp 100 juta dari dana pribadi untuk perbaikan.

JENTERANEWS.com – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, bergerak cepat meredakan ketegangan di Kampung Tangkil, Sukabumi, dengan mengunjungi langsung sebuah rumah singgah yang menjadi sasaran perusakan oleh sekelompok warga. Dalam kunjungannya pada Senin (30/6/2025) siang, Gubernur tidak hanya meninjau kerusakan, tetapi juga memberikan solusi konkret dengan menjanjikan ganti rugi sebesar Rp 100 juta dari kantong pribadinya.

“Kerugian warga tidak boleh membebani warga, maka kerusakan saya ganti, saya siapkan Rp 100 juta,” tegas Dedi Mulyadi di hadapan awak media di lokasi kejadian, RT 4 RW 1, Desa Tangkil, Kecamatan Cidahu. “Saya ganti pribadi,” tambahnya, menegaskan bahwa dana tersebut merupakan inisiatif personalnya untuk memulihkan kondisi dan meringankan beban korban.

Insiden perusakan ini terjadi pada Jumat (27/6/2025) siang, dipicu oleh kesalahpahaman sebagian warga yang mengira bangunan tersebut digunakan sebagai tempat peribadatan ilegal. Namun, tudingan tersebut dibantah keras oleh pihak kepolisian.

Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Cidahu, AKP Endang Slamet, meluruskan informasi yang beredar. “Rumah ini bukan gereja, namun rumah biasa, rumah singgah. Sesekali dipakai untuk pertemuan, seperti arisan atau komunitas pada hari-hari libur panjang,” jelasnya.

Menurut Kapolsek, kegiatan yang berlangsung sesaat sebelum insiden adalah sebuah acara reuni yang ditutup dengan doa. “Umat Kristen doanya dengan nyanyian, namun pemahaman ini harus diluruskan,” ujar Endang, menyoroti pentingnya pemahaman yang benar di tengah masyarakat untuk menghindari konflik serupa.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Dedi Mulyadi tidak hanya fokus pada aspek material. Ia juga menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya toleransi dan kerukunan di tengah keberagaman masyarakat Jawa Barat.

“Saling menghormati, saling menghargai,” pesan singkat namun penuh makna dari orang nomor satu di Jawa Barat itu. Kunjungan dan langkah cepat Dedi Mulyadi ini diharapkan tidak hanya memperbaiki kerusakan fisik bangunan, tetapi juga merajut kembali tenun kebersamaan yang sempat terkoyak, serta mendorong terciptanya suasana yang harmonis dan damai di antara warga.(*)


Reporter : Joko S

Redaktur: Hamjah


 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 149 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca