JENTERANEWS.com – Tingginya intensitas hujan yang disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana hidrometeorologi. Kali ini, banjir merendam kawasan pemukiman di Kampung Panagan, RT 03 RW 02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, pada Sabtu (7/2/2026).
Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak, Waldi, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Menurut laporan yang dihimpun, curah hujan yang ekstrem menyebabkan air meluap hingga masuk ke area perumahan penduduk.
“Akibat hujan deras, air meluap ke pemukiman warga. Satu wilayah RT terdampak dengan ketinggian air mencapai 20 sentimeter. Air tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga masuk ke dalam rumah warga dan fasilitas umum berupa mushola,” ujar Waldi dalam keterangan tertulisnya.
Pasca kejadian, Tim P2BK Cibadak segera bergerak ke lokasi untuk melakukan kaji cepat (assessment) dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pamuruyan serta pengurus RT/RW setempat.
Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Daming menuturkan bahwa kondisi saat ini membutuhkan penanganan segera. “Kebutuhan mendesak saat ini adalah mesin penyedot air (alkon) serta alat-alat kebersihan untuk membersihkan lumpur sisa banjir,” tambahnya.
Meski cuaca di lokasi kejadian dilaporkan sudah mulai cerah pada sore hari, warga setempat tetap waspada. Masyarakat bersama unsur kewilayahan melakukan gotong royong membersihkan material tanah dan air yang masuk ke dalam rumah.
“Warga melakukan upaya antisipasi menggunakan terpal seadanya dan bergotong royong membersihkan sisa material banjir secara swadaya,” jelas Waldi.
Hingga berita ini diturunkan, taksiran kerugian materiil masih dalam tahap kajian. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian ini.
Unsur-unsur yang terlibat dalam penanganan di lokasi antara lain Forkopincam Cibadak, Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, TKSK, LPMK, serta perangkat desa setempat.(*)
Laporan: Awang
Editor: Hamjah















