Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 7 Feb 2026 17:49 WIB

Hujan Deras Picu Luapan Air, Pemukiman dan Mushola di Pamuruyan Cibadak Terendam Banjir


					Petugas P2BK Kecamatan Cibadak saat melakukan asesmen di lokasi banjir yang merendam pemukiman warga di Kampung Panagan, Desa Pamuruyan, Sabtu (7/2/2026). Perbesar

Petugas P2BK Kecamatan Cibadak saat melakukan asesmen di lokasi banjir yang merendam pemukiman warga di Kampung Panagan, Desa Pamuruyan, Sabtu (7/2/2026).

JENTERANEWS.com – Tingginya intensitas hujan yang disertai angin kencang di wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu bencana hidrometeorologi. Kali ini, banjir merendam kawasan pemukiman di Kampung Panagan, RT 03 RW 02, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, pada Sabtu (7/2/2026).

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cibadak,  Waldi, mengonfirmasi bahwa peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 14.15 WIB. Menurut laporan yang dihimpun, curah hujan yang ekstrem menyebabkan air meluap hingga masuk ke area perumahan penduduk.

“Akibat hujan deras, air meluap ke pemukiman warga. Satu wilayah RT terdampak dengan ketinggian air mencapai 20 sentimeter. Air tidak hanya menggenangi jalan, tetapi juga masuk ke dalam rumah warga dan fasilitas umum berupa mushola,” ujar Waldi dalam keterangan tertulisnya.

Pasca kejadian, Tim P2BK Cibadak segera bergerak ke lokasi untuk melakukan kaji cepat (assessment) dan berkoordinasi dengan Pemerintah Desa Pamuruyan serta pengurus RT/RW setempat.

Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, Daming menuturkan bahwa kondisi saat ini membutuhkan penanganan segera. “Kebutuhan mendesak saat ini adalah mesin penyedot air (alkon) serta alat-alat kebersihan untuk membersihkan lumpur sisa banjir,” tambahnya.

Meski cuaca di lokasi kejadian dilaporkan sudah mulai cerah pada sore hari, warga setempat tetap waspada. Masyarakat bersama unsur kewilayahan melakukan gotong royong membersihkan material tanah dan air yang masuk ke dalam rumah.

“Warga melakukan upaya antisipasi menggunakan terpal seadanya dan bergotong royong membersihkan sisa material banjir secara swadaya,” jelas Waldi.

Hingga berita ini diturunkan, taksiran kerugian materiil masih dalam tahap kajian. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa, korban luka, maupun warga yang harus mengungsi akibat kejadian ini.

Unsur-unsur yang terlibat dalam penanganan di lokasi antara lain Forkopincam Cibadak, Satpol PP, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Tagana, TKSK, LPMK, serta perangkat desa setempat.(*)


Laporan: Awang

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 35 kali

Baca Lainnya

Bupati Sukabumi Tegaskan Pentingnya Bimbingan Ulama pada Pelantikan Pengurus MUI 2026–2031

1 September 2026 - 13:29 WIB

Suasana prosesi pelantikan pengurus di dalam sebuah Gedung Olahraga (GOR). Seorang pejabat dengan setelan jas krem dan peci hitam memimpin acara di tengah, berhadapan dengan barisan pria berkemeja putih dan sarung yang siap dilantik. Di latar belakang tampak papan ring basket dan tribun penonton.

Atasi Dampak Kekeringan, Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Palabuhanratu

1 September 2026 - 11:46 WIB

Warga Kampung Pasir Honje, Desa Jayanti, Palabuhanratu, Sukabumi, menampung pasokan air bersih yang disalurkan jajaran Polres Sukabumi menggunakan kendaraan Armoured Water Cannon (AWC), Senin (31/8/2026). Aksi sosial ini digelar guna meringankan beban masyarakat terdampak kekeringan

Diduga Curi Ponsel Pedagang Cuanki, Pria Bertato Diikat Warga di Tiang Lampu Jalan Ahmad Yani Sukabumi

1 September 2026 - 09:29 WIB

Kemenag Kota Sukabumi Tegaskan Ijazah Hak Akademik Siswa, Dilarang Ditahan Akibat Urusan Komite

1 September 2026 - 09:17 WIB

Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kemenag Kota Sukabumi, Rustandi, saat memberikan penegasan terkait larangan penahanan ijazah siswa di kantornya, Senin (31/8/2026).

Ngamuk hingga Rampas Ponsel Guru, Oknum Wartawan Pemeras Sekolah di Sukabumi Ternyata Pemakai Sabu

1 September 2026 - 08:59 WIB

Tangkapan layar dari video yang viral memperlihatkan oknum wartawan berinisial AS (46) saat sedang mengamuk dan mengacungkan jari telunjuknya ke arah kepala sekolah SDN Sukaraja 2, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dalam sebuah rekaman video yang mendadak viral di media sosial.

Wabup Sukabumi Resmikan Sirkuit Cibayawak Lewat Kejuaraan Grasstrack Jabar-Banten

30 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas (tengah) memotong pita menandai peresmian Sirkuit Cibayawak di Desa Bojongsari, Kecamatan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Minggu (30/8/2026). Pembukaan sirkuit tersebut dimeriahkan dengan gelaran event grasstrack regional dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca