Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 2 Jun 2026 11:34 WIB

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Kalapanunggal Sukabumi, BPBD Lakukan Penanganan Cepat


					Petugas gabungan yang terdiri dari P2BK, aparat desa, dan warga setempat tengah melakukan asesmen dan meninjau langsung material tanah longsor serta pohon tumbang di Kampung Pasir Awi, RT 11/RW 03, Desa Palasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Longsor tebing setinggi 6 meter ini dipicu oleh hujan deras pada Senin (1/6/2026) malam. Perbesar

Petugas gabungan yang terdiri dari P2BK, aparat desa, dan warga setempat tengah melakukan asesmen dan meninjau langsung material tanah longsor serta pohon tumbang di Kampung Pasir Awi, RT 11/RW 03, Desa Palasari, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi. Longsor tebing setinggi 6 meter ini dipicu oleh hujan deras pada Senin (1/6/2026) malam.

JENTERANEWS.com— Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu terjadinya bencana alam. Sebuah tebing dilaporkan mengalami tanah longsor di Kampung Pasir Awi, RT 11/RW 03, Desa Palasari, Kecamatan Kalapanunggal, pada Senin (1/6/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.

Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, material longsoran tersebut tercatat memiliki panjang 7 meter dengan ketinggian mencapai 6 meter. Longsoran ini murni diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut.

Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa yang terancam maupun warga yang harus mengungsi akibat insiden tersebut. Pendataan terkait kerugian materiil juga masih dalam proses peninjauan lebih lanjut oleh pihak berwenang.

Menindaklanjuti kejadian ini, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kalapanunggal telah bergerak cepat mendatangi lokasi. Tim melakukan asesmen dan berkoordinasi secara intensif dengan perangkat desa setempat, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, unsur relawan gabungan, serta warga sekitar.

“Tim gabungan telah turun untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian. Kami juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tetap waspada dan berhati-hati saat menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi,” tulis laporan dari tim P2BK Kalapanunggal.

Guna melakukan penanganan darurat dan mencegah longsor susulan, pihak BPBD telah memetakan sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan di lokasi kejadian. Kebutuhan material logistik tersebut meliputi: Kawat bronjong, Batu, Karung, Pipa paralon.

Saat ini, kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan terpantau cerah hingga sebagian berawan. Warga diimbau untuk segera melapor kepada perangkat desa atau petugas setempat apabila melihat adanya potensi pergerakan tanah susulan.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 25 kali

Baca Lainnya

Jasad Perempuan Tanpa Identitas Ditemukan Membusuk di Perkebunan Jati Ciemas Sukabumi

13 Oktober 2026 - 14:03 WIB

Sesosok mayat dengan kondisi pembusukan lanjut yang diduga berjenis kelamin perempuan ditemukan tergeletak di sebuah perkebunan jati di Kampung Margaluyu Dua, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Selasa (13/10/2026) pagi.

Sukses Gelar Maulid Nabi SAW, Jamaah Musolla Al-Ikhlas Kebonkai Sukabumi Pererat Tali Silaturahmi

11 Oktober 2026 - 16:08 WIB

Ustadz Najmudin Jaelani (Ustadz Serepet) menyampaikan tausiyah dalam acara peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H di halaman samping Musolla Al-Ikhlas Kp. Kebonkai, Desa Girijaya, Nagrak, Sukabumi, Minggu (10/10/2026). Di depan, tampak ratusan jamaah, termasuk anak-anak dan wanita berhijab, menyimak ceramah dengan khidmat.

AKHIR TRAGIS DI PALANG PINTU DAPUR: Depresi Ekonomi Diduga Picu Kematian Ibu Muda di Tegalbuleud

11 Oktober 2026 - 15:27 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari anggota TNI (Babinsa), Polri (Bhabinkamtibmas), anggota Satpol PP, serta aparat Desa Nangela Kec. Tegalbuleud tengah melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di dalam rumah korban, Winda Nela Kuswiyanti (29), Sabtu (10/10/2026).

HUT ke-81 TNI: Posramil Purabaya Gelar Khitanan Massal

10 Oktober 2026 - 15:37 WIB

Suasana acara khitanan massal dalam rangka HUT ke-81 TNI di Posramil Purabaya, Sukabumi. Warga setempat antusias mengikuti kegiatan bakti sosial tersebut

Perselisihan Senjata Tajam di Cireunghas Sukabumi Mengakibatkan Tiga Orang Luka-Luka

10 Oktober 2026 - 15:22 WIB

Warga dan anggota kepolisian berkumpul di ruang tamu sebuah rumah milik H di Kampung Gandasoli, Cireunghas, pasca-perkelahian yang melibatkan senjata tajam pada Sabtu (10/10/2026). Seorang petugas polisi terlihat sedang menangani korban yang tergeletak, sementara noda darah tampak terlihat di lantai di dekat korban. Peristiwa ini menyebabkan tiga orang luka-luka, dua di antaranya berat.

Jembatan Garuda Cibodas Gunungbentang Resmi Beroperasi, Hubungkan Dua Kecamatan di Sukabumi

10 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Sagaranten berfoto bersama Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf. Agung Ariwibowo (tengah) di depan Jembatan Garuda Cibodas setelah acara peresmian di Desa Gunung Bentang, Sabtu (10/10/2026). Jembatan ini menjadi akses penghubung penting bagi warga setempat.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca