JENTERANEWS.com— Cuaca ekstrem berupa hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi kembali memicu terjadinya bencana alam. Sebuah tebing dilaporkan mengalami tanah longsor di Kampung Pasir Awi, RT 11/RW 03, Desa Palasari, Kecamatan Kalapanunggal, pada Senin (1/6/2026) malam, sekitar pukul 22.00 WIB.
Berdasarkan laporan resmi dari Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, material longsoran tersebut tercatat memiliki panjang 7 meter dengan ketinggian mencapai 6 meter. Longsoran ini murni diakibatkan oleh intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah tersebut.
Hingga berita ini diturunkan, tidak ada laporan mengenai korban jiwa yang terancam maupun warga yang harus mengungsi akibat insiden tersebut. Pendataan terkait kerugian materiil juga masih dalam proses peninjauan lebih lanjut oleh pihak berwenang.
Menindaklanjuti kejadian ini, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Kalapanunggal telah bergerak cepat mendatangi lokasi. Tim melakukan asesmen dan berkoordinasi secara intensif dengan perangkat desa setempat, Taruna Siaga Bencana (Tagana), Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, unsur relawan gabungan, serta warga sekitar.
“Tim gabungan telah turun untuk melakukan peninjauan langsung ke lokasi kejadian. Kami juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar tetap waspada dan berhati-hati saat menghadapi cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi,” tulis laporan dari tim P2BK Kalapanunggal.
Guna melakukan penanganan darurat dan mencegah longsor susulan, pihak BPBD telah memetakan sejumlah kebutuhan mendesak yang diperlukan di lokasi kejadian. Kebutuhan material logistik tersebut meliputi: Kawat bronjong, Batu, Karung, Pipa paralon.
Saat ini, kondisi cuaca di lokasi kejadian dilaporkan terpantau cerah hingga sebagian berawan. Warga diimbau untuk segera melapor kepada perangkat desa atau petugas setempat apabila melihat adanya potensi pergerakan tanah susulan.(*)















