Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 5 Mar 2026 18:08 WIB

Hujan Terus-Menerus, Longsor Terjang Jalur Nasional Simpenan Sukabumi, Lalin Diberlakukan Sistem Buka Tutup


					Material tanah dan pohon tumbang menutupi sebagian badan Ruas Jalan Nasional Bagbagan-Kiara Dua di Kp. Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Sejumlah warga, termasuk dua pengendara motor berjas hujan hijau cerah, tampak berhenti dan mengamati situasi tak lama setelah kejadian pada Kamis (5/3/2026). Perbesar

Material tanah dan pohon tumbang menutupi sebagian badan Ruas Jalan Nasional Bagbagan-Kiara Dua di Kp. Cisarakan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Sejumlah warga, termasuk dua pengendara motor berjas hujan hijau cerah, tampak berhenti dan mengamati situasi tak lama setelah kejadian pada Kamis (5/3/2026).

JENTERANEWS.com— Bencana tanah longsor kembali terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Tingginya intensitas curah hujan secara terus-menerus memicu pergerakan tanah yang menutup sebagian Ruas Jalan Nasional Bagbagan-Kiara Dua, tepatnya di Kp. Cisarakan/Cipamunguan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, pada Kamis (5/3/2026).

Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, mengonfirmasi bahwa tebing mulai longsor sekitar pukul 11.00 WIB. Material longsoran berupa tanah dan pepohonan dengan dimensi panjang 6 meter, lebar 4 meter, dan tinggi 3 meter itu sempat membuat arus lalu lintas tersendat.

“Penyebab utama kejadian ini adalah hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang mengguyur lokasi secara menerus. Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa ini,” lapor Dandi dalam keterangan tertulisnya.

Merespons cepat kejadian darurat ini, Tim P2BK Simpenan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi langsung terjun ke lokasi untuk melakukan asesmen. Bersama pemerintah desa setempat, jajaran RT/RW, dan masyarakat, petugas bahu-membahu membersihkan sebagian material longsor dan pepohonan dengan alat seadanya melalui metode gotong royong.

Hingga berita ini diturunkan, akses jalan nasional tersebut sudah kembali dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat. Namun, untuk menjaga keselamatan dan kelancaran, petugas memberlakukan sistem buka tutup (satu arah) mengingat sisa material longsor masih berada di sekitar badan jalan. Kondisi cuaca di lokasi saat ini dilaporkan masih diguyur hujan ringan, sehingga para pengendara diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi longsor susulan.

Sebagai langkah penanganan lanjutan yang mendesak, pihak P2BK dan BPBD telah berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Nasional untuk segera mengerahkan alat berat (ekskavator/beko) ke lokasi. Pengerahan alat berat ini sangat dibutuhkan untuk membersihkan material tanah dan membuka jalur secara total agar arus lalu lintas kembali normal.

Masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di jalur Simpenan diimbau untuk meningkatkan kehati-hatian, terutama saat berkendara di tengah kondisi cuaca ekstrem.(*)


Laporan: Rudi

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.

Pemdes Cidolog Cairkan Insentif untuk Aparatur Lingkungan dan Lembaga Kemasyarakatan

16 April 2026 - 19:59 WIB

Tampak suasana di dalam Aula Desa Cidolog saat pelaksanaan pembagian insentif untuk Ketua RT, RW, LPMD, Karang Taruna, MUI, dan pengurus DKM. Penyerahan insentif yang bersumber dari ADD/Dana Desa ini bertujuan untuk memacu semangat kerja para penggerak masyarakat.

Perkuat Konvergensi Stunting Tingkat Desa, Wabup Sukabumi Jadikan Data KPM Sebagai Rujukan Kebijakan

15 April 2026 - 19:26 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, tengah memberikan arahan saat menerima audiensi Forum Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Rabu (14/4/2026).

Soroti Dampak Proyek Tol Bocimi, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Kontraktor Tertib SOP Pengangkutan Tanah

13 April 2026 - 19:14 WIB

Aktivitas pengangkutan material tanah di area terbuka proyek Tol Bocimi di bawah jembatan overpass yang sedang dibangun. Lokasi seperti inilah yang menjadi fokus pengawasan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang mengingatkan pelaksana proyek untuk disiplin menerapkan SOP, terutama dalam mencegah ceceran tanah yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Trending di Sukabumi