Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 1 Mar 2026 12:37 WIB

Inovasi Ketahanan Pangan: Greenhouse Hidroponik Loji Jadi Urat Nadi Suplai Program Makan Bergizi Gratis Polres Sukabumi


					Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian (paling kanan), bersama jajaran dan pengelola greenhouse menunjukkan hasil panen sayuran segar di Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Greenhouse berbasis hidroponik ini dikembangkan secara khusus untuk menyuplai kebutuhan bahan pangan sehat dan higienis bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polres Sukabumi. Perbesar

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian (paling kanan), bersama jajaran dan pengelola greenhouse menunjukkan hasil panen sayuran segar di Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi. Greenhouse berbasis hidroponik ini dikembangkan secara khusus untuk menyuplai kebutuhan bahan pangan sehat dan higienis bagi program Makan Bergizi Gratis (MBG) Polres Sukabumi.

JENTERANEWS.com – Kepolisian Resor (Polres) Sukabumi melakukan terobosan inovatif dalam mendukung program pemenuhan gizi masyarakat. Sebuah greenhouse berbasis hidroponik berhasil dikembangkan di wilayah Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, yang kini menjadi fasilitas utama penyuplai sayuran segar untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Fasilitas pertanian modern ini dirancang secara khusus untuk memasok bahan pangan sehat bagi Satuan Pelayanan Peningkatan Gizi (SPPG) Polres Sukabumi. Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., menegaskan bahwa pengelolaan greenhouse ini berorientasi penuh pada pemenuhan standar gizi, kesegaran, dan higienitas bahan makanan.

Greenhouse yang ada di Loji Simpenan ini tentunya menjadi penyuplai utama untuk pemenuhan bahan-bahan sayur yang ada di SPPG Polres Sukabumi,” ujar AKBP Samian dalam keterangannya.

Lebih lanjut, Kapolres memaparkan bahwa fasilitas tersebut memprioritaskan budi daya ragam komoditas sayuran esensial, seperti tomat, selada, dan bayam. Pemilihan metode hidroponik dinilai sebagai langkah taktis dan modern, karena diyakini mampu menghasilkan produk pertanian dengan kualitas yang jauh lebih optimal, bersih, dan bebas dari kontaminasi.

“Berbagai jenis sayuran seperti tomat, selada, dan bayam ditanam di sini. Tujuannya jelas, yakni untuk menyuplai sumber makanan yang sehat, higienis, dan bernutrisi demi mendukung kesuksesan program Makan Bergizi Gratis,” jelas perwira menengah berpangkat dua melati tersebut.

Ia juga menekankan bahwa pengelolaan pertanian modern ini tidak dilakukan sembarangan. “Sistem greenhouse berbasis hidroponik ini tentunya membutuhkan keterampilan khusus, sehingga kita bisa memaksimalkan jumlah panen sekaligus menjaga kualitas hasil panennya di tingkat terbaik,” tambahnya.

Menariknya, inovasi budi daya di fasilitas ini tidak hanya terbatas pada sayuran. Guna menyempurnakan asupan vitamin harian sebagai pelengkap gizi dalam program MBG, Polres Sukabumi juga merambah budi daya buah-buahan. “Selain sayuran, ada juga beberapa tanaman buah-buahan yang ditanam, di antaranya melon,” pungkas AKBP Samian.

Kehadiran greenhouse hidroponik di Loji ini menjadi wujud nyata komitmen Polres Sukabumi yang melampaui tugas konvensional kepolisian. Inisiatif ini tidak hanya memperkuat ketahanan pangan lokal, tetapi juga menjamin ketersediaan bahan makanan yang aman, segar, dan bernilai nutrisi tinggi guna mendorong peningkatan kualitas kesehatan dan gizi masyarakat Sukabumi.(*)


Kor : Mardi

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 65 kali

Baca Lainnya

TRANSPARANSI APBD TA 2025: Pemkab Sukabumi Kucurkan Hibah Rp 67,74 Miliar, Sektor Keagamaan, Keamanan, dan Olahraga Raih Alokasi Terbesar

10 Agustus 2026 - 09:28 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi Ade Suryaman memberikan penjelasan mengenai pengalokasian dana hibah Pemerintah Kabupaten Sukabumi TA 2025 saat ditemui di kantornya

Pemuda Pakidulan Sagaranten Sediakan Kuota Khitanan Massal Gratis untuk 99 Anak di Sagaranten

9 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Gagal Kuasai Kendaraan di Tikungan, Pemotor Maut Usai Tabrak Mobil Sampah di Cikembar Sukabumi

9 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Petugas Gakkum Satlantas Polres Sukabumi sedang membuat tanda kapur di permukaan aspal untuk menandai posisi korban dan titik benturan selama proses olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) kecelakaan maut di Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, Kampung Ciangsana, Cikembar, Sukabumi, Minggu (9/8/2026). Tanda lingkaran dengan silang digunakan untuk menandai posisi kepala korban. Di latar belakang, tampak van putih kepolisian dan truk sampah kuning yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Api Belum Padam, 18 Hektare Lahan Perhutani di Jampangtengah Sukabumi Hangus Terbakar

9 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Petugas gabungan dari Kepolisian, BPBD Kabupaten Sukabumi, dan relawan Tagana melakukan pemantauan dan asesmen di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda area Perum Perhutani BKPH Bojonglopang, RPH Nangka Tepus, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Kobaran api terlihat masih belum berhasil dipadamkan dan terus melalap lahan kosong bekas tebangan. Sekitar 18 hektare lahan dilaporkan telah hangus dalam insiden ini.

Kebakaran Lahan Seluas 1,5 Hektare Landa Desa Mekarsakti Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan

9 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Petugas gabungan dan unit Damkar berupaya memadamkan kebakaran lahan alang-alang di Kampung Cikuray, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Selasa (8/8/2026) malam. Api seluas 1,5 hektare berhasil dipadamkan total pukul 20:15 WIB setelah sempat mengancam pemukiman warga.

Diduga Korban Penipuan Tenaga Kerja, 15 Warga Sukabumi Terlantar di Kota Tarakan

9 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Sejumlah perantau asal Sukabumi, Jawa Barat, yang terlantar di Tarakan tampak merapikan barang bawaan mereka di fasilitas shelter Dinas Sosial (DSPM) Kota Tarakan. Aktivitas ini dilakukan sebagai persiapan pemulangan mereka ke daerah asal, Jumat (7/8).
Trending di Sukabumi