Menu

Mode Gelap

Bencana · 10 Mar 2025 14:31 WIB

Jembatan Bojongkopo Sukabumi Kembali Dibuka, Akses Darurat untuk Kendaraan Kecil Diupayakan


					Akses sementara Jembatan Bojongkopo yang amblas, kini dapat dilalui kendaraan roda dua dan mobil kecil setelah perbaikan darurat oleh Kementerian PU, Minggu (9/3/2025). Perbesar

Akses sementara Jembatan Bojongkopo yang amblas, kini dapat dilalui kendaraan roda dua dan mobil kecil setelah perbaikan darurat oleh Kementerian PU, Minggu (9/3/2025).

JENTERANEWS.com – Setelah mengalami kerusakan parah akibat terjangan banjir bandang Sungai Cidadap pada Kamis (6/3/2025) malam, Jembatan Bojongkopo di Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, kini mulai dapat dilalui kendaraan roda dua dan mobil kecil pada Minggu (9/3/2025). Pembukaan akses darurat ini disambut antusias oleh warga setempat, yang bahu-membahu mengatur lalu lintas dengan sistem buka-tutup.

Jembatan yang terletak di ruas jalan nasional Bagbagan-Kiaradua ini sebelumnya amblas sedalam 4 meter, memutus akses vital penghubung Palabuhanratu dan Pajampangan. Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Simpenan, Dandi Sulaeman, menjelaskan bahwa pembukaan akses sementara ini dilakukan setelah Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melakukan pengurugan amblesan dengan alat berat, menciptakan jalan darurat.

“Kemarin sekitar jam 11.30 sudah mulai dibuka supaya mobil-mobil kecil dan motor bisa lewat, sementara saja. Jadi agar aktivitas warga dan juga penyaluran bantuan lancar,” ujar Dandi.

Wakil Menteri PU, Diana Kusumastuti, yang meninjau lokasi bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, menyatakan bahwa jembatan sementara jenis bailey akan segera dipasang. “Jembatan bailey akan dipasang agar bisa difungsikan. Setelah lebaran, penggantian jembatan secara permanen akan dilakukan,” kata Diana.

Pembangunan jembatan permanen ditargetkan rampung dalam waktu empat bulan. “Target pembangunan permanen itu empat bulan. Bismillah, sementara dengan jembatan bailey, itu pun hanya roda dua, segera dibangun,” tambahnya.

Kerusakan jembatan ini disebabkan oleh tembok penahan tanah (abutmen) yang rusak akibat terjangan arus Sungai Cidadap yang meluap saat hujan deras. Upaya perbaikan cepat ini diharapkan dapat segera memulihkan akses transportasi dan aktivitas ekonomi warga setempat.(*)

Laporan: Ridwan

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Serap Aspirasi Warga, Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Asri Mulyawati Gelar Reses di Jampangtengah

6 Juni 2026 - 20:53 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi Partai Golkar, Asri Mulyawati, S.Pd. (tengah, berkerudung putih), saat memimpin jalannya dialog interaktif dalam kegiatan Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Aula Kecamatan Jampangtengah, Jumat (5/6/2026).

Serap Aspirasi Warga Ciemas, Anggota DPRD Sukabumi Andri Hidayana Gelar Reses dan Santuni Anak Yatim

6 Juni 2026 - 20:34 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi Fraksi PPP, Andri Hidayana (memegang mikrofon), saat memberikan sambutan di hadapan warga yang hadir dalam acara Reses Kedua Tahun Anggaran 2026 di kediamannya, Kampung Ciloa, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, Sabtu (6/6/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan bakti sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim dan lanjut usia (jompo), di mana sejumlah anak-anak yatim yang hadir tampak memegang bingkisan santunan. (FOTO: Istimewa)

Antisipasi Teror Geng Motor, Polsek Citamiang Gelar Patroli Skala Besar di Jam Rawan

6 Juni 2026 - 20:24 WIB

Kapolsek Citamiang Iptu Riki Saputra (berseragam di tengah) terlihat sedang berinteraksi dan berdialog langsung dengan warga di sebuah pos selama pelaksanaan patroli preventif dini hari untuk mengantisipasi gangguan Kamtibmas dan memberikan imbauan keamanan.

Hadapi Darurat Sampah, Pemkab Sukabumi Gaungkan “Keadilan Iklim” Lewat Aksi Masif

6 Juni 2026 - 13:50 WIB

Potret petugas dan warga melakukan korve (kerja bakti) massal serentak untuk membersihkan median jalan dan mengumpulkan sampah ke dalam karung di area Cisaat, Sukabumi, pada puncak peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Sabtu (6/6/2026). Aksi nyata pembersihan di lapangan ini menjadi langkah taktis Pemkab Sukabumi untuk mengatasi darurat sampah dan memperluas ruang terbuka hijau, menindaklanjuti seruan Kepala DLH Nunung Nurhayati. (

Hari Lingkungan Hidup 2026: Disperkim Sukabumi Pacu Transformasi ‘Green Settlement’ Hadapi Krisis Iklim

6 Juni 2026 - 13:41 WIB

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi, Sendi Apriadi, dalam poster peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026. Disperkim berkomitmen mendorong transformasi pembangunan perumahan berbasis keberlanjutan lingkungan (green settlement) guna menghadapi dampak nyata perubahan iklim di daerah.

Gelar Reses di Kebonpedes, Anggota DPRD Sukabumi Uden Abdunnafsir Tampung Keluhan Infrastruktur hingga Persoalan Hukum

6 Juni 2026 - 13:27 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi PKS, Uden Abdunnafsir, saat menyampaikan pemaparan dalam Reses Kedua Tahun Sidang 2026 di Pondok Pesantren Nurul Inayah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi