JENTERANEWS.com – Kabar melegakan datang dari Kota Sukabumi, Jawa Barat, setelah dua orang demonstran yang sempat dilaporkan hilang usai aksi unjuk rasa menolak Undang-Undang (UU) TNI berujung bentrokan dengan aparat keamanan pada Senin (24/3/2025) lalu, kini telah kembali dengan selamat ke kediaman masing-masing.
Kedua demonstran tersebut diketahui bernama Tulus Pratama Sastra Wijaya, seorang mahasiswa aktif di Universitas Muhammadiyah Sukabumi (UMMI), dan Levi, seorang warga Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Kabar baik ini dikonfirmasi langsung oleh Ketua Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kota Sukabumi, Bahrul Ulum. Berdasarkan hasil koordinasi intensif pihaknya dengan aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Sukabumi, Gerakan Mahasiswa (GEMA), dan aliansi Cipayung Plus, Ulum memastikan bahwa kedua demonstran yang sempat dikhawatirkan keberadaannya tersebut telah kembali ke rumah masing-masing.
“Alhamdulillah, setelah kami melakukan koordinasi dengan teman-teman aliansi BEM, GEMA, Cipayung, dan elemen lainnya, kami mendapat kabar baik bahwa seluruh demonstran yang sempat dilaporkan hilang kemarin sudah kembali ke rumahnya masing-masing dalam keadaan selamat,” ujar Ulum kepada awak media pada Kamis (27/3/2025).
Lebih lanjut, Ulum menjelaskan bahwa informasi mengenai kembalinya Tulus dan Levi diterima pada Selasa (25/3/2025) dini hari, sekitar pukul 05.00 WIB, dari jaringan aliansi BEM Sukabumi. “Informasinya kami terima subuh itu, katanya mereka sudah pulang,” imbuhnya.
Sebelumnya, aksi unjuk rasa yang digelar di depan gedung DPRD Kota Sukabumi pada Senin (24/3/2025) untuk menyuarakan penolakan terhadap pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI berujung ricuh. Tindakan represif aparat penegak hukum (APH) dalam membubarkan massa aksi menjadi sorotan publik, terutama setelah dilaporkan adanya dua demonstran yang hilang dan beberapa lainnya mengalami luka-luka.
Menurut catatan Aliansi BEM se-Sukabumi (ABSI), selain Tulus dan Levi yang sempat hilang, terdapat pula enam orang demonstran lainnya yang dilaporkan diamankan oleh pihak kepolisian. Mereka adalah Adil Muhamad Akmal (mahasiswa Universitas Pakuan Bogor), Agung alias A Getri (warga Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi), Dafa (mahasiswa UIN Jakarta), Budi Syukur (warga Kecamatan Sukaraja), Aril (warga Kecamatan Baros, Kota Sukabumi), dan Aditya Priatna (warga Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi).
Dengan kembalinya Tulus dan Levi, kekhawatiran akan nasib para demonstran yang terlibat dalam aksi tersebut sedikit mereda. Kendati demikian, pihak terkait diharapkan dapat mengevaluasi jalannya pengamanan aksi unjuk rasa agar kejadian serupa tidak terulang kembali di masa mendatang, serta memastikan hak-hak para demonstran tetap terlindungi.(*)















