Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Apr 2026 17:38 WIB

Karya Bakti TNI Sinarbentang: Pembangunan Jalan Sepanjang 750 Meter Resmi Berjalan Hari Ini


					Personil TNI dan tokoh masyarakat Desa Sinarbentang berpose bersama di depan gedung Posko Bakti TNI, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Spanduk bertuliskan Perbesar

Personil TNI dan tokoh masyarakat Desa Sinarbentang berpose bersama di depan gedung Posko Bakti TNI, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Spanduk bertuliskan "POSKO BAKTI TNI KODIM 0622/KAB. SUKABUMI" menegaskan kolaborasi ini. Di latar depan, jalan kerikil yang akan segera diaspal sepanjang 750 meter sudah dalam proses pengerjaan, dengan bercak aspal basah mulai terlihat, menandai dimulainya proyek.

JENTERANEWS.com — Semangat gotong royong dan kemanunggalan TNI bersama rakyat kembali terwujud nyata di wilayah Kabupaten Sukabumi. Program Karya Bakti TNI berupa pengaspalan jalan desa resmi dimulai di Desa Sinarbentang, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin (13/4/2026).

Proyek peningkatan infrastruktur yang vital bagi mobilitas warga ini mencakup pengaspalan jalan dengan panjang 750 meter dan lebar 2,5 meter. Berkat persiapan matang yang telah dilakukan jauh hari sebelumnya, proses pengerjaan diproyeksikan akan berjalan dengan sangat cepat.

Dilaporkan dari lokasi, seluruh material bangunan dan alat berat yang dibutuhkan telah tersedia dan disiagakan dengan baik. Kelengkapan logistik ini membuat tim pelaksana menargetkan estimasi waktu penyelesaian pengerjaan hanya dalam kurun waktu tiga hari.

Pantauan di lapangan menunjukkan antusiasme yang luar biasa dari warga setempat. Ratusan penduduk desa bahu-membahu bersama prajurit TNI, turun langsung membantu proses perataan dan pelapisan jalan. Tradisi gotong royong yang kental tampak menjadi motor penggerak utama, menciptakan suasana kerja yang penuh semangat dan kekeluargaan.

Suasana sibuk dan penuh semangat di lokasi pengerjaan jalan Desa Sinarbentang. Warga setempat secara antusias bahu-membahu bersama personil TNI (terlihat beberapa orang dengan seragam atau tanda militer dalam kerumunan), membersihkan dan meratakan jalan yang akan diaspal. Tumpukan material kerikil dan pasir terlihat di latar depan dan samping, menunjukkan kesiapan logistik. Asap samar menunjukkan pengerjaan aspal panas sedang berjalan. Antusiasme gotong royong ini menjadi faktor kunci yang diproyeksikan dapat mempercepat penyelesaian proyek hanya dalam tiga hari.

Suasana sibuk dan penuh semangat di lokasi pengerjaan jalan Desa Sinarbentang. Warga setempat secara antusias bahu-membahu bersama personil TNI (terlihat beberapa orang dengan seragam atau tanda militer dalam kerumunan), membersihkan dan meratakan jalan yang akan diaspal. Tumpukan material kerikil dan pasir terlihat di latar depan dan samping, menunjukkan kesiapan logistik. Asap samar menunjukkan pengerjaan aspal panas sedang berjalan. Antusiasme gotong royong ini menjadi faktor kunci yang diproyeksikan dapat mempercepat penyelesaian proyek hanya dalam tiga hari.

Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, menyampaikan apresiasi dan rasa syukurnya atas terlaksananya program Karya Bakti TNI di wilayah pimpinannya. Ia menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah jawaban atas penantian panjang warga akan fasilitas jalan yang memadai.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dan kehadiran jajaran TNI di tengah-tengah masyarakat. Persiapan program ini sudah kami lakukan sejak lama, dan alhamdulillah material sudah siap sepenuhnya di lokasi. Melihat tingginya antusiasme gotong royong warga hari ini, kami sangat optimistis pengaspalan jalan ini dapat rampung dalam waktu tiga hari,” ujar Sugandi.

Lebih lanjut, Sugandi berharap akses jalan yang segera mulus ini dapat langsung dimanfaatkan oleh masyarakat. Akses transportasi yang memadai diyakini akan menjadi urat nadi baru yang mampu meningkatkan perputaran ekonomi desa, memperlancar mobilitas pendidikan dan kesehatan, serta memudahkan distribusi hasil pertanian warga Desa Sinarbentang ke pusat-pusat ekonomi di luar daerah.(*)

Artikel ini telah dibaca 83 kali

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat Ludeskan Madrasah dan Asrama Santri Ponpes Nurul Iman di Sukabumi

17 Mei 2026 - 19:55 WIB

Kondisi bangunan madrasah dan asrama santri (kobong) di Pondok Pesantren Nurul Iman, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, yang hangus terbakar pada Minggu (17/5/2026) sore. Tampak kobaran api masih menyala hebat dan menghanguskan sebagian besar struktur bangunan.

Pertamina Patra Niaga Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Guna Antisipasi Lonjakan Konsumsi Selama Libur Panjang

17 Mei 2026 - 17:48 WIB

Gelombang PHK Kerek Klaim BPJS Ketenagakerjaan, OJK Minta Industri Asuransi Perketat Manajemen Risiko

16 Mei 2026 - 22:00 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Sinergi MBG dan Koperasi Desa Mampu Bangkitkan Ekonomi Rakyat

16 Mei 2026 - 20:31 WIB

Presiden Prabowo Subianto (tengah) secara simbolis menekan tombol peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk membangkitkan ekonomi rakyat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi desa. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Presiden Prabowo Resmikan KDKMP Nasional; Jajaran Kodim 0622 Sukabumi Turut Hadir Virtual

16 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media di depan Koperasi Merah Putih Desa Cimanggu, Palabuhanratu, Sabtu (16/5/2026).

Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat, Bupati Sukabumi Resmikan Desa Wisata Tikukur di Sukajaya

16 Mei 2026 - 17:30 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi sejumlah tokoh dan pejabat, melakukan prosesi pemotongan pita janur kuning secara simbolis untuk menandai peresmian Desa Sukajaya sebagai Desa Wisata Tikukur di Bale Tikukur, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian ini digelar bertepatan dengan Festival Seni Budaya Tikukur 2026 sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.
Trending di Sukabumi