Menu

Mode Gelap

Bencana · 26 Mar 2025 08:43 WIB

Kebakaran Hanguskan Rumah di Purabaya Sukabumi Jelang Sahur, Diduga Akibat Kebocoran Gas


					Petugas pemadam kebakaran dan warga setempat berupaya memadamkan api yang melalap rumah warga di Kampung Babakan Sukamanah, Purabaya, Sukabumi, pada Rabu (26/3/2025). Kebakaran yang diduga berasal dari kebocoran gas ini berhasil dipadamkan setelah beberapa saat. Perbesar

Petugas pemadam kebakaran dan warga setempat berupaya memadamkan api yang melalap rumah warga di Kampung Babakan Sukamanah, Purabaya, Sukabumi, pada Rabu (26/3/2025). Kebakaran yang diduga berasal dari kebocoran gas ini berhasil dipadamkan setelah beberapa saat.

JENTERANEWS.com – Sebuah kebakaran hebat melanda sebuah rumah tinggal di Kampung Babakan Sukamanah, RT 36/006 Desa Neglasari, Kecamatan Purabaya, Kabupaten Sukabumi pada Rabu dini hari (26/3/2025). Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 02.30 WIB ini menghanguskan sebagian besar bangunan rumah dan menyebabkan kerugian materi yang diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Menurut laporan dari Petugas Pemadam Kebakaran Pos Sagaranten, Yusup, api pertama kali muncul ketika pemilik rumah hendak memasak untuk sahur. Diduga kuat, pemicu kebakaran adalah kebocoran pada tabung gas yang kemudian menyambar dan dengan cepat membesar.

“Api tiba-tiba membesar ketika mau masak karena kebocoran tabung gas,” ujar Yusup dalam laporannya.

Rumah yang menjadi korban kebakaran berukuran 6×15 meter dan dihuni oleh dua kepala keluarga (KK) dengan total sembilan jiwa. Pemilik rumah yang terdata adalah Bp. RT Abad, Ibu Sunarsih, Ice, Mapiah, Destian, Jidan, dan Sagena.

Kobaran api melalap rumah warga di Purabaya, Sukabumi, saat dini hari menjelang waktu sahur, Rabu (26/3/2025). Diduga kuat, percikan api saat penggantian tabung gas menjadi pemicu utama insiden yang menghanguskan sebagian besar bangunan tersebut.

Kobaran api melalap rumah warga di Purabaya, Sukabumi, saat dini hari menjelang waktu sahur, Rabu (26/3/2025). Diduga kuat, percikan api saat penggantian tabung gas menjadi pemicu utama insiden yang menghanguskan sebagian besar bangunan tersebut.

Laporan terpisah dari P2BK Purabaya, Yanto Prayitno, yang melakukan tinjauan langsung ke lokasi kejadian, memberikan informasi lebih detail mengenai kronologi dan dampak kebakaran. Menurut Yanto, rumah yang terbakar berukuran 8×7 meter dan dihuni oleh empat KK dengan 15 jiwa.

Kronologi versi P2BK menyebutkan bahwa Ibu Susun, salah satu penghuni rumah, hendak menyiapkan santap sahur dengan menggunakan kompor gas. Saat hendak mengganti tabung gas yang kosong, ia mencabut regulator. Diduga kuat, percikan api muncul saat pemasangan regulator pada tabung gas baru yang ternyata tidak memiliki klep pengaman. Api dengan cepat menyambar dinding dapur dan kemudian merembet ke seluruh bagian dapur dan sebagian tengah rumah.

Upaya pemadaman api dilakukan oleh keluarga dan warga sekitar dengan menggunakan alat seadanya sambil menunggu kedatangan tim pemadam kebakaran. Api baru berhasil dipadamkan setelah kedatangan satu unit mobil pemadam kebakaran dari Sektor IX Sagaranten.

Beruntung, dalam insiden ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka serius. Aset berharga yang berhasil diselamatkan adalah padi dan pakaian.

Dampak kerugian akibat kebakaran ini diperkirakan mencapai sekitar Rp 20 juta berdasarkan laporan dari Pos IX Sagaranten. Sementara itu, P2BK Purabaya menyebutkan bahwa rumah mengalami kerusakan berat pada bagian dapur dan kerusakan sedang pada sebagian tengah rumah. Kerugian materi secara keseluruhan masih dalam kajian lebih lanjut.

Pihak yang datang ke lokasi kejadian antara lain Damkar Pos IX Sagaranten, warga setempat, unsur Kecamatan, Pemdes Cicukang, Polsek, Koramil, Pol PP, P2BK, TAGANA, dan Damkar.

Upaya yang dilakukan oleh pihak terkait meliputi koordinasi dengan berbagai instansi, asesmen di lokasi kejadian, dan upaya pemadaman api secara manual oleh P2BK bersama FORKOMPIMCAM. Pihak berwenang juga memberikan himbauan kepada warga sekitar untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran.

Berdasarkan keterangan awal, penyebab kebakaran diduga berasal dari kompor atau tabung gas. Namun, penyelidikan lebih lanjut masih akan dilakukan untuk memastikan penyebab pasti dari insiden ini.

Saat ini, kebutuhan mendesak bagi para korban adalah bantuan bahan bangunan rumah untuk dapat kembali membangun tempat tinggal mereka.(*)

Laporan: Mardi

Artikel ini telah dibaca 82 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya

29 Mei 2026 - 22:23 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

Wujudkan Pendidikan Bebas Kekerasan, Pemkab Sukabumi Resmi Bentuk Pokja BSAN Lintas Sektor

29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah latar belakang), memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Lintas Sektor di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/05/2026). Pertemuan ini menjadi langkah proaktif Pemkab Sukabumi menciptakan iklim pendidikan positif dan bebas kekerasan.

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

29 Mei 2026 - 21:36 WIB

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

Disdik dan Bupati Sukabumi Tegaskan Transparansi serta Integritas dalam SPMB 2026

29 Mei 2026 - 10:09 WIB

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.

Pemkab Sukabumi Salurkan Tujuh Ekor Sapi Kurban dan Bantuan Sosial dari Laznas Bakrie Amanah

28 Mei 2026 - 15:54 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama perwakilan Keluarga Besar Bakrie, Sinta, menyaksikan langsung prosesi penyiapan salah satu dari tujuh ekor sapi kurban berbobot total sekitar 6 ton yang disalurkan melalui Laznas Bakrie Amanah di Pondok Pesantren Modern Assalam Putri, Warungkiara, Sukabumi, Kamis (28/5/2026). (Foto: Dok. Pemkab Sukabumi)

14 Personel Satpol PP Kabupaten Sukabumi Terima Perpanjangan Kontrak PPPK, Kasatpol PP Tekankan Profesionalisme

27 Mei 2026 - 12:11 WIB

Sebanyak 14 personel Satpol PP Kabupaten Sukabumi berfoto bersama sambil menunjukkan dokumen perpanjangan Perjanjian Kerja PPPK Formasi 2023 usai acara penyerahan di Aula Puspa BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Selasa (26/5/2026).
Trending di Sukabumi