Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 29 Mei 2026 22:23 WIB

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya


					Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya. Perbesar

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

JENTERANEWS.com — Badan Gizi Nasional (BGN) mengimbau masyarakat untuk mewaspadai maraknya modus penipuan terkait pembangunan titik dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG). BGN secara tegas menyatakan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sah, sepenuhnya tidak dipungut biaya.

“Seluruh proses pengajuan dan verifikasi SPPG yang sah tidak pernah dipungut biaya oleh BGN,” tegas Wakil Kepala BGN, Sony Sonjaya, dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat.

Peringatan ini dikeluarkan menyusul adanya sejumlah laporan masyarakat yang menjadi korban tindak pidana penipuan dan penggelapan dengan kedok proyek pembangunan SPPG. Dalam melancarkan aksinya, para pelaku meminta sejumlah uang kepada korban dengan iming-iming kelancaran proyek.

“Modus yang digunakan adalah menjanjikan titik lokasi, pembangunan gedung SPPG, hingga fasilitas tersebut siap beroperasi,” ungkap Sony menjelaskan praktik culas tersebut.

Lebih lanjut, Sony menuturkan bahwa sejumlah korban telah mendatangi kantor BGN untuk meminta kejelasan setelah proyek yang dijanjikan tak kunjung terealisasi dan dana yang telah disetorkan tidak dapat ditarik kembali. Menanggapi hal tersebut, pihak BGN langsung memberikan klarifikasi dan menyarankan para korban untuk segera menempuh jalur hukum.

BGN juga menyatakan komitmen penuhnya dalam menjaga integritas pelaksanaan Program MBG, termasuk mendukung aparat penegak hukum untuk menindak tegas oknum-oknum yang mengatasnamakan pembangunan SPPG demi keuntungan pribadi.

Sejak awal peluncuran Program MBG, pemerintah telah berulang kali mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur oleh oknum yang mengaku dapat mempercepat proses persetujuan proyek. BGN memastikan bahwa seluruh prosedur berjalan secara transparan dan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

“BGN tidak pernah menunjuk perantara, calo, ataupun pihak mana pun yang dapat menjamin seseorang memperoleh titik lokasi SPPG dengan cara membayar sejumlah uang,” tegas Sony.

Sebagai langkah antisipasi, BGN menyediakan akses informasi yang terbuka bagi publik. Seluruh persyaratan teknis, standar bangunan, kapasitas dapur, hingga tata letak fasilitas SPPG dapat diakses secara langsung melalui kanal-kanal resmi pemerintah.

Di akhir keterangannya, Sony kembali menggarisbawahi pentingnya kewaspadaan masyarakat terhadap segala bentuk informasi yang tidak bersumber dari BGN.

“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi melalui sumber resmi BGN dan tidak mudah percaya terhadap pihak-pihak yang menawarkan jasa pengurusan. Segera laporkan kepada aparat penegak hukum apabila menemukan indikasi penipuan yang mengatasnamakan Program MBG atau BGN,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 26 kali

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi