Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 29 Mei 2026 10:09 WIB

Disdik dan Bupati Sukabumi Tegaskan Transparansi serta Integritas dalam SPMB 2026


					Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik. Perbesar

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.

JENTERANEWS.com — Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sukabumi secara tegas mengingatkan seluruh kepala sekolah dan panitia pelaksana Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 di setiap satuan pendidikan untuk menjalankan proses seleksi secara transparan, akuntabel, dan bebas dari segala bentuk diskriminasi.

Langkah ini diambil guna memastikan hak seluruh calon peserta didik untuk mendapatkan akses pendidikan yang adil dan merata dapat terpenuhi dengan baik.

Untuk mewujudkan pelaksanaan SPMB yang sesuai dengan ketentuan, Disdik Kabupaten Sukabumi mengimbau masyarakat untuk turut serta melakukan pengawasan. Pihak dinas membuka ruang pengaduan bagi warga yang menemukan kendala atau dugaan pelanggaran selama proses penerimaan berlangsung.

Kepala Disdik Kabupaten Sukabumi, Deden Sumpena, menyatakan bahwa setiap laporan yang masuk dari masyarakat akan ditindaklanjuti secara serius sesuai dengan mekanisme hukum dan regulasi yang berlaku.

”Setiap laporan yang masuk, akan ditindaklanjuti sesuai dengan mekanisme yang berlaku, guna memastikan pelaksanaan SPMB tetap berjalan sesuai dengan prinsip keadilan dan transparansi,” ujar Deden Sumpena pada Kamis (28/5/2026).

Deden menjelaskan, keberhasilan pelaksanaan SPMB tidak hanya bergantung pada kesiapan pihak sekolah, melainkan juga pada pemahaman masyarakat terhadap mekanisme yang berlaku. Oleh karena itu, Disdik mendorong seluruh satuan pendidikan untuk melakukan sosialisasi secara masif kepada orang tua maupun calon peserta didik terkait prosedur, jadwal, jalur penerimaan, hingga persyaratan yang harus dipenuhi.

Menurutnya, keterbukaan informasi menjadi aspek krusial dalam mencegah munculnya kesalahpahaman maupun praktik-praktik ilegal yang merugikan masyarakat.

“Dengan informasi yang tersampaikan secara utuh, masyarakat diharapkan dapat mengikuti seluruh tahapan penerimaan dengan lebih baik dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Senada dengan Kepala Disdik, Bupati Sukabumi Asep Japar meminta seluruh satuan pendidikan untuk menjaga integritas setinggi-tingginya dalam pelaksanaan SPMB tahun 2026. Ia menekankan pentingnya menjunjung tinggi prinsip keterbukaan informasi serta memberikan pelayanan yang ramah kepada masyarakat.

Bupati menegaskan bahwa pengawasan ketat harus dilakukan pada setiap tahapan seleksi guna mencegah berbagai bentuk penyimpangan yang kerap mencederai keadilan dalam dunia pendidikan.

  • Antisipasi Praktik Percaloan: Memastikan tidak ada celah bagi oknum luar yang menjanjikan kelulusan.

  • Pencegahan Manipulasi Data: Mengawal validitas dokumen persyaratan calon siswa.

  • Pemberantasan Penyalahgunaan Kewenangan: Menjamin panitia bekerja secara objektif tanpa intervensi.

”Pastikan prinsip keterbukaan dan nondiskriminasi diterapkan dalam setiap tahap seleksi dan penerimaan,” ucap Asep Japar.

Ia kembali mengingatkan bahwa pendidikan merupakan hak konstitusional seluruh warga negara yang harus dipenuhi tanpa membedakan latar belakang sosial, ekonomi, maupun kondisi fisik dan mental lainnya.

Di akhir arahannya, Bupati Sukabumi mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bekerja secara profesional dan bertanggung jawab demi memberikan kepastian hukum serta kenyamanan bagi masyarakat. ”Kita akan mengawal pelaksanaan SPMB tahun 2026 secara bersama-sama,” pungkasnya.(*)

Artikel ini telah dibaca 21 kali

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi