Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 27 Mar 2026 16:35 WIB

Kebakaran Hebat Landa Desa Warnasari Sukabumi, Lima Rumah Permanen Ludes Terbakar


					Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi sedang melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran yang meruntuhkan sebuah bangunan. Salah satu petugas mengarahkan selang air ke puing-puing bangunan yang hangus dan masih mengepulkan asap, sementara petugas lainnya memantau situasi untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi menyala kembali. Petugas berusaha mensterilkan lokasi dari reruntuhan kayu dan atap yang berserakan. Perbesar

Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sukabumi sedang melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran yang meruntuhkan sebuah bangunan. Salah satu petugas mengarahkan selang air ke puing-puing bangunan yang hangus dan masih mengepulkan asap, sementara petugas lainnya memantau situasi untuk memastikan tidak ada sisa bara api yang berpotensi menyala kembali. Petugas berusaha mensterilkan lokasi dari reruntuhan kayu dan atap yang berserakan.

JENTERANEWS.com — Sebanyak lima unit rumah permanen di Kampung Selaawi RT 17/RW 04, Desa Warnasari, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, ludes dilalap si jago merah pada Jumat (27/3/2026) siang. Bencana kebakaran yang diduga kuat dipicu oleh korsleting arus listrik ini mengakibatkan puluhan jiwa kehilangan tempat tinggal dan kerugian material mencapai ratusan juta rupiah.

Berdasarkan laporan resmi dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukabumi, Enggen Harmaen, api pertama kali diketahui menyala sekitar pukul 12.00 WIB. Jarak antar-bangunan yang sangat rapat dan berdempetan membuat api dengan cepat merembet dari satu rumah ke rumah lainnya.

“Api cepat menyebar karena posisi rumah yang saling berdempetan. Sebanyak 5 unit mobil pemadam kebakaran dari Kota dan Kabupaten Sukabumi segera dikerahkan ke lokasi. Dibantu oleh warga sekitar, api akhirnya berhasil dipadamkan pada pukul 14.00 WIB,” jelas Enggen dalam keterangan tertulisnya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden nahas ini. Namun, lima rumah dinyatakan mengalami rusak berat (RB). Sebanyak 21 jiwa yang terdampak kini telah dievakuasi ke rumah Ketua RT setempat dan kediaman kerabat yang berada di dekat lokasi kejadian. Total kerugian akibat kebakaran ini ditaksir mencapai kurang lebih Rp 500.000.000 (lima ratus juta rupiah).

Berikut adalah rincian data keluarga terdampak yang saat ini berada di pengungsian sementara:

  • Keluarga Bpk. Sadria (73): Bersama istri, Ibu Cucun (71).

  • Keluarga Ibu Onih (71): Bersama cucu, Nisrina (26) dan Lutfina (20).

  • Keluarga Ibu Nurhayati (48): Bersama anak, Haris (16), dan adik, Nani (44).

  • Keluarga Bpk. Sahrul: Bersama istri, Dewi (26), dan anak, Razka (2).

  • Ibu Mimin Mintarsih (67).

  • Keluarga Bpk. Wawan Kurniawan (48): Bersama istri, Yati (46), dan anak, Agis.

  • Keluarga Bpk. Deri (26): Bersama istri, Dhera (26), dan anak, Darren (3).

  • Keluarga Bpk. Endang (70): Bersama istri, Nyai (69), dan anak, Ari (9).

Sesaat setelah kejadian, tim P2BK Kecamatan Sukabumi langsung turun ke lokasi untuk melakukan asesmen kedaruratan. Upaya penanggulangan dilakukan secara sinergis melalui koordinasi dengan Perangkat Desa Warnasari, unsur Kecamatan, Koramil, Polsek, Satpol PP, Tagana, Pramuka Peduli, serta Dinas Pemadam Kebakaran.

Petugas juga memberikan imbauan secara langsung kepada masyarakat sekitar agar senantiasa waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama yang berkaitan dengan instalasi listrik.

Mengingat kondisi rumah yang rata dengan tanah, para korban saat ini sangat membutuhkan uluran tangan. Kebutuhan darurat yang paling mendesak untuk segera disalurkan meliputi:

  • Sandang: Pakaian layak pakai untuk dewasa, lansia, dan balita.

  • Pangan: Makanan siap saji, bahan pokok (sembako), dan air bersih.

  • Material: Bahan bangunan untuk proses rekonstruksi rumah warga pasca-bencana.

Pihak P2BK menegaskan bahwa data ini merupakan asesmen awal. Pihaknya akan terus memantau perkembangan di lapangan dan memperbarui informasi apabila terdapat data tambahan terkait penanganan warga terdampak.


Laporan : Aris Jampang

Editor : Hamjah

Artikel ini telah dibaca 39 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Wilayah, 9 Tersangka dan 15 Motor Diamankan

5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Kapolres Sukabumi AKBP Samian bersama sejumlah personel Satreskrim Polres Sukabumi saat memeriksa deretan sepeda motor hasil sitaan dari sindikat curanmor dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Jumat (5/6/2026). Sebanyak 15 unit sepeda motor berhasil diamankan dalam Operasi Jaran Lodaya 2026.

Kecelakaan Maut di Warudoyong Sukabumi: Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Honda CBR

5 Juni 2026 - 20:13 WIB

Ilustrasi: Kecelakaan Maut di Warudoyong Sukabumi: Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Honda CBR

Dongkrak Pelayanan Publik, DKP Sukabumi Jaring 8 Inovasi Pangan Unggulan

5 Juni 2026 - 20:03 WIB

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, Sp.B., MARS., M.Kom. (tengah, kemeja batik putih), berfoto bersama perwakilan Tim Penilai dari BAPPERIDA Kabupaten Sukabumi, Irvan Aprianto, S.Pi., M.Si. (keenam dari kiri, rompi hitam), beserta jajaran pejabat struktural dan peserta usai pembukaan Lomba Inovasi Daerah Tingkat Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula DKP, Jumat (5/6).

Serap Aspirasi Dapil V, Anggota DPRD Sukabumi Ai Sri Mulyati Dorong Perubahan Perbup Jalan Lingkungan

5 Juni 2026 - 19:50 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ai Sri Mulyati, S.Ag., sedang memberikan sambutan dalam acara Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2026 di Dapil V, Jumat (5/6/2026).

Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Desa di Parakansalak Sukabumi Dikepung Longsor dan Banjir Irigasi

5 Juni 2026 - 18:56 WIB

Tim gabungan PUSDALOPS-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, bersama petugas Babinsa, Babinmas, Pol PP, dan P2BK, melakukan asesmen lapangan di lokasi Tanggul Penahan Tanah (TPT) saluran irigasi yang jebol di Kampung Babakan, Desa Sukatani, Parakansalak, pada Kamis (4/6/2026). Jebolnya infrastruktur ini menyebabkan ± 50 hektare sawah warga kini dalam kondisi kering. Tampak petugas sedang mengamati aliran air di area tanggul yang hancur.

Diduga Sengaja Dibakar, Rumah Panggung di Jampangkulon Sukabumi Ludes Dilalap Api

5 Juni 2026 - 11:15 WIB

Kobaran api tampak menghanguskan seluruh bangunan rumah panggung berukuran 5x6 meter di Kampung Cilubang RT 06/02, Kelurahan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Kamis sore (4/6/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Insiden kebakaran yang menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah ini diduga kuat dipicu oleh unsur kesengajaan. Saat ini, penghuni rumah dilaporkan selamat dan mengungsi ke rumah kerabat.
Trending di Sukabumi