Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Mar 2026 11:45 WIB

Kesigapan Tim Gabungan Gagalkan Tragedi, Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Cikakak Berhasil Diselamatkan


					personel kepolisian (tengah, berlutut dengan rompi taktis) bersama petugas lain (bert topi biru) dan warga sedang memberikan pertolongan pertama kepada Ramdan (20), seorang wisatawan asal Cicurug, Kabupaten Sukabumi, yang lemas di pasir Pantai Karang Naya SBH, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (23/03/2026) sore. Perbesar

personel kepolisian (tengah, berlutut dengan rompi taktis) bersama petugas lain (bert topi biru) dan warga sedang memberikan pertolongan pertama kepada Ramdan (20), seorang wisatawan asal Cicurug, Kabupaten Sukabumi, yang lemas di pasir Pantai Karang Naya SBH, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (23/03/2026) sore.

JENTERANEWS.com  — Sinergi dan kesigapan aparat kepolisian bersama tim penyelamat gabungan kembali membuahkan hasil nyata dalam menjaga keselamatan para wisatawan. Seorang pengunjung pria dilaporkan terseret ombak ganas di kawasan Pantai Karang Naya SBH, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, pada Senin (23/03/2026) sore. Berkat aksi cepat tanggap petugas, korban berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Berdasarkan data yang dihimpun di lapangan, korban diketahui bernama Ramdan (20), seorang warga asal Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi. Insiden bermula ketika korban tengah asyik berenang seorang diri di area pantai. Tanpa ia sadari, gulungan ombak besar tiba-tiba datang dari arah belakang dan langsung menyeret tubuh pemuda tersebut hingga ke area perairan dalam (tengah laut).

Merespons situasi darurat tersebut, tim gabungan yang bersiaga—terdiri dari lifeguard Balawista, anggota BKO Ditpolairud Polda Jawa Barat, serta personel dari Polres Sukabumi—langsung menerjunkan diri untuk melakukan manuver penyelamatan.

Proses evakuasi berlangsung dramatis namun efektif. Korban yang sempat terombang-ambing berhasil ditarik ke bibir pantai oleh para petugas. Usai diselamatkan, Ramdan segera dilarikan ke Puskesmas Cikakak guna mendapatkan penanganan medis darurat dan pertolongan pertama.

Kapolres Sukabumi, AKBP Dr. Samian, S.H., S.I.K., M.Si., mengapresiasi kecepatan tindak dari para personelnya. Ia menegaskan bahwa keberadaan aparat di titik-titik wisata merupakan wujud nyata dari komitmen Polri dalam memberikan rasa aman dan perlindungan maksimal bagi masyarakat yang tengah berlibur.

“Kami secara proaktif menempatkan personel di sejumlah titik rawan di kawasan wisata pesisir guna memastikan keamanan serta keselamatan pengunjung. Penanganan yang cepat, tepat, dan sinergis di lapangan menjadi kunci utama sehingga nyawa korban dapat segera diselamatkan,” tegas AKBP Samian.

Lebih lanjut, Kapolres memberikan imbauan tegas kepada para wisatawan agar selalu memprioritaskan keselamatan diri di atas euforia liburan semata, terutama saat beraktivitas di perairan pesisir selatan yang dikenal memiliki karakteristik ombak yang tidak dapat diprediksi.

“Kami sangat berharap wisatawan tidak lengah. Hindari berenang terlalu jauh atau sendirian, dan yang paling krusial, selalu patuhi rambu-rambu peringatan maupun arahan langsung dari para petugas di lapangan,” tambahnya.

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan dan observasi medis di Puskesmas Cikakak, kondisi fisik korban dinyatakan stabil dan baik. Saat ini, Ramdan telah diperbolehkan pulang dan kembali berkumpul bersama keluarganya. Insiden ini diharapkan dapat menjadi peringatan keras bagi publik agar kewaspadaan tetap dikedepankan demi terwujudnya wisata yang aman dan nyaman.(*)


Laporan: Mardi

Editor: Hamjah


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca