Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Apr 2026 22:05 WIB

Kondisi Kritis Jalan Tagolalay-Cikarang: Warga Keluhkan Akses Jalan yang Menyerupai Aliran Sungai


					Kondisi Jalan Tagolalay-Cikarang, Sukabumi: Lubang aspal bertanda pelepah kelapa dan air meluap tanpa drainase. Perbesar

Kondisi Jalan Tagolalay-Cikarang, Sukabumi: Lubang aspal bertanda pelepah kelapa dan air meluap tanpa drainase.

JENTERANEWS.com  – Kondisi infrastruktur jalan yang memprihatinkan kembali menjadi sorotan. Jalan Kabupaten ruas Tagolalay-Cikarang, yang merupakan akses vital dan urat nadi bagi warga Desa Cikarang, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, kini kondisinya dibiarkan rusak parah dan seolah tak terurus.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jalan yang menjadi akses utama—sekaligus satu-satunya akses keluar masuk menuju Desa Cikarang—ini mengalami kerusakan yang sangat masif. Ketiadaan sistem drainase atau selokan yang memadai di sepanjang bahu jalan mengakibatkan air dari dataran tinggi meluap dan mengalir deras membelah badan jalan.

Kondisi ini membuat sisa-sisa jalan beraspal tersebut terkikis habis dan lebih menyerupai aliran sungai kecil berbatu ketimbang akses transportasi darat.

Ancaman keselamatan bagi para pengguna jalan pun sangat nyata. Tepat di salah satu titik jalan, terdapat lubang besar yang menganga akibat tanah dan aspal yang ambles. Lubang yang cukup dalam tersebut sangat membahayakan pengendara, baik roda dua maupun roda empat.

Sebagai bentuk peringatan darurat dan seadanya, warga sekitar terpaksa meletakkan tumpukan pelepah daun kelapa serta dedaunan di sekitar lubang. Hal ini dilakukan agar pengendara yang melintas bisa memperlambat laju kendaraan dan tidak terperosok, terutama saat hujan turun di mana genangan air seringkali menyamarkan kedalaman lubang.

Rusaknya akses utama ini tentu saja berimbas langsung pada terhambatnya mobilitas warga sehari-hari. Mengingat jalur ini adalah tumpuan utama masyarakat Desa Cikarang, kondisi jalan yang rusak berat dan licin ini menyulitkan berbagai aktivitas krusial, mulai dari akses pendidikan anak-anak, pelayanan kesehatan, hingga distribusi hasil bumi pertanian yang menjadi penggerak ekonomi warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, jalan tersebut masih dalam kondisi rusak berat. Warga setempat sangat berharap adanya peninjauan langsung serta penanganan segera dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) maupun Pemerintah Kabupaten Sukabumi. Perbaikan kualitas jalan serta pembangunan sistem drainase yang layak sangat mendesak dilakukan agar jalan dapat kembali berfungsi dengan aman dan roda perekonomian Desa Cikarang tidak semakin lumpuh.(*)

Laporan: Puloh

Artikel ini telah dibaca 13 kali

Baca Lainnya

Kepanikan Berujung Maut, Santri di Parakansalak Tewas Terjatuh dari Lantai Dua Kobong

20 April 2026 - 10:57 WIB

Laporan Terkini: Serangkaian Bencana Hidrometeorologi Melanda Wilayah Kabupaten Sukabumi, Ratusan Jiwa Terdampak

20 April 2026 - 10:41 WIB

Tebing Longsor Hantam Rumah Warga di Pasko Cibadak, Satu Keluarga Terancam

20 April 2026 - 10:31 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan seragam oranye dan sepatu bot kuning) bersama unsur terkait sedang melakukan asesmen di lokasi rumah Bapak Asep Rohendi yang terdampak tanah longsor di Kampung Pasko, Kelurahan Cibadak, Sukabumi, Minggu (19/4). Terlihat dinding rumah jebol dan material puing serta tanah yang menumpuk akibat longsoran tebing setinggi 5 meter yang terjadi Sabtu malam.

Akses Terputus, Banjir dan Longsor Terjang Jampangtengah Sukabumi

20 April 2026 - 10:24 WIB

P2BK Jampangtengah mendokumentasikan lokasi tanah longsor yang menutup akses jalan di Kampung Cijaha, Desa Bantarpanjang, Kecamatan Jampangtengah, Minggu (19/4/2026). Longsoran dengan panjang 30 meter dan tinggi 10 meter ini membuat jalan desa tidak dapat dilalui oleh kendaraan roda empat.

Tanah Longsor Terjang Puncakmanggis Sagaranten: Dua Rumah Rusak Berat, Akses Jalan Desa Amblas

20 April 2026 - 10:17 WIB

Petugas gabungan yang terdiri dari Polri, Damkar, Tagana, dan relawan setempat melakukan tinjauan lapangan ke Kampung Bojonghaur, Desa Puncakmanggis, Sagaranten, Kabupaten Sukabumi, Minggu (19/4). Tim sedang mengamati pergerakan tanah yang mengancam sebuah bangunan di tengah vegetasi rimbun.

Bupati Sukabumi Buka Jambore Kader IMP: Sebut Kader Sebagai Garda Terdepan Kesuksesan Program Bangga Kencana

18 April 2026 - 21:14 WIB

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar (paling kiri, berkacamata hitam), berdiri tegak bersama ratusan Kader Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) se-Kabupaten Sukabumi di baris terdepan pada upacara pembukaan Jambore Kader IMP di Area Rekreasi Salabintana, Sabtu (18/4/2026).
Trending di Sukabumi