Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Apr 2026 10:41 WIB

Laporan Terkini: Serangkaian Bencana Hidrometeorologi Melanda Wilayah Kabupaten Sukabumi, Ratusan Jiwa Terdampak


					Laporan Terkini: Serangkaian Bencana Hidrometeorologi Melanda Wilayah Kabupaten Sukabumi, Ratusan Jiwa Terdampak Perbesar

JENTERANEWS.com – Hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Sukabumi sepanjang akhir pekan (18-19 April 2026) telah memicu serangkaian bencana alam di tujuh kecamatan. Berdasarkan data yang dihimpun dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) dan BPBD Kabupaten Sukabumi, jenis bencana didominasi oleh tanah longsor, pergerakan tanah, hingga banjir luapan yang mengakibatkan kerusakan pada pemukiman, infrastruktur jalan, dan lahan pertanian.

Berikut adalah rincian laporan situasi dari titik-titik terdampak:

1. Kecamatan Sagaranten: Pemukiman dan Akses Jalan Terancam

Di Desa Puncakmanggis, tepatnya Kampung Bojonghaur, dua unit rumah milik Ibu Unikah (68) dan Bapak Surnoh (55) mengalami kerusakan berat setelah bagian belakang rumah terseret longsoran tanah pada Minggu (19/04) pagi.

  • Dampak: 2 KK diungsikan, 9 rumah lainnya dinyatakan terancam (Hazard).

  • Infrastruktur: Jalan Desa ruas Bojonghaur amblas sepanjang 100 meter dan satu tiang listrik PLN roboh.

  • Tindakan: Evakuasi warga dan penguatan darurat menggunakan bambu serta karung pasir.

2. Kecamatan Jampangtengah: Jembatan Putus dan Lahan Sawah Terendam

Banjir dan longsor melanda Desa Bantarpanjang dan Bojongjengkol pada Minggu dini hari.

  • Kerusakan: Satu jembatan permanen (4m x 2,5m) di Kp. Bojongwaru putus total, memaksa warga memutar sejauh 1 KM. Selain itu, akses jalan desa di tiga titik sepanjang 30 meter terputus total bagi kendaraan roda empat.

  • Sektor Pertanian: Sedikitnya 10 hektare lahan sawah di lima kedusuan mengalami kerusakan akibat banjir.

3. Kecamatan Cireunghas: Banjir Luapan Rendam Fasilitas Publik

Hujan deras menyebabkan drainase di Desa Bencoy meluap pada Minggu malam (18.30 WIB).

  • Fasilitas Terdampak: Kantor Desa Bencoy, SDN Bencoy, Pustu, TK, dan satu bangunan Diniyah terendam air.

  • Pemukiman: Sebanyak 20 rumah warga di empat titik RT turut terdampak banjir luapan. Saat ini, warga dan petugas masih melakukan pembersihan sisa material lumpur.

4. Kecamatan Cidadap: Fenomena Pergerakan Tanah

Di Kampung Rawaburuy, Desa Hegarmulya, terjadi pergeseran tanah yang cukup masif pada Sabtu malam.

  • Dampak: Lahan pertanian milik warga, termasuk sawah milik Ibu Rohikah, amblas dan terseret elevasi rendah. Saluran irigasi tertimbun material tanah.

  • Kerugian: Estimasi kerugian materiil di sektor pertanian mencapai Rp100.000.000,-.

5. Kecamatan Ciambar: Longsor Menimpa Pemukiman

Hujan deras pada Minggu sore mengakibatkan tebing setinggi 5 meter di Perum BMI 3, Desa Cibunarjaya, ambruk.

  • Dampak: Satu unit rumah milik Bapak Pirman mengalami kerusakan berat pada dinding hingga air masuk ke dalam rumah. Satu keluarga (5 jiwa) dinyatakan terancam.

6. Kecamatan Sukalarang & Gegerbitung: Longsor di Area Pemakaman dan TPT

  • Sukalarang: Longsor terjadi di dua titik Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kp. Lokantara dan Kp. Coblong pada Sabtu sore. Sejumlah makam dilaporkan terbawa longsoran.

  • Gegerbitung: Tembok Penahan Tanah (TPT) di depan rumah Bapak Bibin, Desa Buniwangi, ambruk dengan ketinggian 6 meter. Material longsoran saat ini masih menutupi area terdampak.

7. Kecamatan Cibadak: Dinding Rumah Ambruk

Di Kampung Pasko, Kelurahan Cibadak, dinding rumah milik Bapak Asep Rohendi jebol akibat tekanan tanah dari tebing sepanjang 10 meter yang longsor pada Sabtu malam. Penanganan sementara dilakukan dengan menutup area jebol menggunakan terpal.


Kondisi Korban dan Upaya Penanganan

Hingga laporan ini diturunkan, tidak ada korban jiwa (nihil) dalam rangkaian bencana ini. BPBD Kabupaten Sukabumi melalui P2BK di masing-masing kecamatan telah melakukan:

  1. Asesmen cepat di seluruh lokasi kejadian.

  2. Koordinasi dengan Forkopimcam (Koramil, Polsek) dan perangkat desa.

  3. Penyaluran bantuan darurat berupa terpal dan karung pasir.

Kebutuhan Mendesak:

Petugas di lapangan melaporkan kebutuhan mendesak berupa alat berat untuk evakuasi material longsor, bronjong, batu belah, terpal, serta bantuan logistik bagi warga yang mengungsi.

BPBD menghimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bencana susulan, mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif dengan intensitas hujan sedang hingga lebat.

Laporan disadur dari data P2BK Kabupaten Sukabumi, Senin 20 April 2026.

Artikel ini telah dibaca 64 kali

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat Ludeskan Madrasah dan Asrama Santri Ponpes Nurul Iman di Sukabumi

17 Mei 2026 - 19:55 WIB

Kondisi bangunan madrasah dan asrama santri (kobong) di Pondok Pesantren Nurul Iman, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, yang hangus terbakar pada Minggu (17/5/2026) sore. Tampak kobaran api masih menyala hebat dan menghanguskan sebagian besar struktur bangunan.

Pertamina Patra Niaga Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Guna Antisipasi Lonjakan Konsumsi Selama Libur Panjang

17 Mei 2026 - 17:48 WIB

Gelombang PHK Kerek Klaim BPJS Ketenagakerjaan, OJK Minta Industri Asuransi Perketat Manajemen Risiko

16 Mei 2026 - 22:00 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Sinergi MBG dan Koperasi Desa Mampu Bangkitkan Ekonomi Rakyat

16 Mei 2026 - 20:31 WIB

Presiden Prabowo Subianto (tengah) secara simbolis menekan tombol peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk membangkitkan ekonomi rakyat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi desa. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Presiden Prabowo Resmikan KDKMP Nasional; Jajaran Kodim 0622 Sukabumi Turut Hadir Virtual

16 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media di depan Koperasi Merah Putih Desa Cimanggu, Palabuhanratu, Sabtu (16/5/2026).

Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat, Bupati Sukabumi Resmikan Desa Wisata Tikukur di Sukajaya

16 Mei 2026 - 17:30 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi sejumlah tokoh dan pejabat, melakukan prosesi pemotongan pita janur kuning secara simbolis untuk menandai peresmian Desa Sukajaya sebagai Desa Wisata Tikukur di Bale Tikukur, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian ini digelar bertepatan dengan Festival Seni Budaya Tikukur 2026 sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.
Trending di Sukabumi