Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Apr 2026 10:57 WIB

Kepanikan Berujung Maut, Santri di Parakansalak Tewas Terjatuh dari Lantai Dua Kobong


					Kepanikan Berujung Maut, Santri di Parakansalak Tewas Terjatuh dari Lantai Dua Kobong Perbesar

JENTERANEWS.com  – Suasana di Pondok Pesantren Almuhajirin, Kecamatan Parakansalak, mendadak mencekam pada Minggu (19/4/2026) sore. Seorang santri bernama M. Arya Agung (14) dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh dari lantai dua bangunan kobong (asrama) akibat pijakan yang tidak stabil.

Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 WIB. Korban yang merupakan warga Kecamatan Parakansalak tersebut mengembuskan napas terakhirnya di lokasi kejadian setelah mengalami cedera berat di bagian kepala.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat korban bersama dua rekannya bermaksud mengantar salah satu santri untuk memotong rambut. Namun, karena pangkas rambut yang dituju penuh, mereka memilih singgah di salah satu kamar di lantai dua untuk beristirahat.

Petaka muncul ketika pintu kamar tiba-tiba diketuk dari luar. Mengira yang datang adalah pengasuh pondok, para santri di dalam ruangan didera kepanikan. Dalam upaya menghindari teguran, dua orang santri—termasuk Arya—memilih keluar melalui jendela.

Nahas, atap asbes yang menjadi tumpuan kaki mereka pecah karena tidak kuat menahan beban. Keduanya terjatuh dari ketinggian sekitar 3,8 meter.

Akibat jatuhnya kedua santri tersebut:

  • M. Arya Agung: Mengalami benturan keras di kepala dan ditemukan tidak sadarkan diri di saluran air dalam posisi miring. Ia dinyatakan meninggal dunia setelah diperiksa oleh petugas medis di lokasi.

  • Satu Santri Lainnya: Berhasil selamat, namun mengalami luka-luka di bagian kaki dan pinggang.

Kapolsek Parakansalak, AKP Kusaeni, S.H., mengonfirmasi bahwa personel kepolisian telah diterjunkan untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memintai keterangan sejumlah saksi.

“Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, ini merupakan kecelakaan murni. Korban terjatuh dari lantai dua akibat pijakan asbes yang rapuh,” jelas AKP Kusaeni.

Terkait proses hukum, pihak kepolisian menyatakan bahwa keluarga korban sementara ini belum bersedia dilakukan autopsi. “Kami menghormati keputusan keluarga, namun koordinasi dan pendekatan tetap kami lakukan agar prosedur penanganan perkara ini tetap berjalan sebagaimana mestinya,” tambahnya.

Jenazah almarhum Arya telah dibawa ke rumah duka di Kampung Pakuwon, Desa Bojonglongok. Berdasarkan keterangan pihak keluarga, jenazah rencananya akan dimakamkan pada hari ini, Senin (20/4/2026).

Insiden ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga besar Pondok Pesantren Almuhajirin, sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya aspek keamanan fasilitas bangunan di lingkungan pendidikan.(*)

Laporan: Awang

Editor Hamjah


Artikel ini telah dibaca 60 kali

Baca Lainnya

Tinjau Pasar Cisaat Sukabumi, Perum BULOG Pastikan Stabilitas Harga Pangan Pasca-Iduladha

30 Mei 2026 - 13:10 WIB

Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn) Ahmad Rizal Ramdhani (mengenakan topi dan rompi) saat berdialog dengan pedagang dan mengecek langsung kualitas komoditas pangan di Pasar Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (30/5/2026).

Teror Babi Hutan di Cidolog: Saat Ambisi Ketahanan Pangan Lumat oleh Kerusakan Ekologis

30 Mei 2026 - 09:00 WIB

Tim gabungan dari BPP Cidolog, Perbakin, dan perwakilan petani setempat menunjukkan kekompakan sebelum atau setelah penyisiran di medan terjal Cidolog, Sukabumi. Foto ini menangkap momen kolaborasi nyata antara pemerintah dan masyarakat dalam upaya mendesak untuk menghentikan kerusakan masif lahan pertanian—terutama ladang jagung dan komoditas hortikultura—akibat invasi babi hutan yang dipicu alih fungsi lahan hutan di hulu.

Waspada Penipuan Dapur Makan Bergizi Gratis, BGN Tegaskan Proses SPPG Bebas Biaya

29 Mei 2026 - 22:23 WIB

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) RI, Sony Sonjaya (tengah), didampingi oleh jajaran kepolisian, memberikan keterangan pers terkait dugaan tindak pidana penipuan dan penggelapan berkedok penentuan titik lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta, Jumat. Dalam keterangannya, BGN menegaskan bahwa seluruh proses pengajuan dan verifikasi dapur untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sepenuhnya bersifat transparan dan tidak dipungut biaya.

Wujudkan Pendidikan Bebas Kekerasan, Pemkab Sukabumi Resmi Bentuk Pokja BSAN Lintas Sektor

29 Mei 2026 - 22:09 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah latar belakang), memimpin langsung Rapat Koordinasi Pembentukan Pokja Penyelenggaraan Budaya Sekolah Aman dan Nyaman (BSAN) Lintas Sektor di Pendopo Sukabumi, Jumat (29/05/2026). Pertemuan ini menjadi langkah proaktif Pemkab Sukabumi menciptakan iklim pendidikan positif dan bebas kekerasan.

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

29 Mei 2026 - 21:36 WIB

Diduga Gelapkan Dana Proyek Pembangunan Desa, Oknum Kades di Sukabumi Resmi Ditahan Polisi

Disdik dan Bupati Sukabumi Tegaskan Transparansi serta Integritas dalam SPMB 2026

29 Mei 2026 - 10:09 WIB

Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi saat menghadiri acara Penandatanganan Komitmen Bersama SPMB Ramah Anak Tahun 2026. Kegiatan ini menekankan pentingnya pelaksanaan seleksi yang transparan, akuntabel, dan bebas diskriminasi demi menjamin hak pendidikan yang adil bagi seluruh calon peserta didik.
Trending di Sukabumi