Menu ✖

Mode Gelap

Sukabumi · 19 Mar 2026 14:59 WIB

Korsleting Listrik Picu Kebakaran Hebat di Selabintana Sukabumi, Enam Rumah Ludes dan 22 Jiwa Mengungsi


					Petugas P2BK Sukabumi (depan) mengabadikan kondisi reruntuhan enam unit rumah yang ludes terbakar akibat korsleting listrik di Kampung Selabintana Kulon, Sukabumi, Kamis (19/3/2026). Tampak seorang warga (kiri) sedang meninjau puing-puing bangunan. (Laporan P2BK Sukabumi) Perbesar

Petugas P2BK Sukabumi (depan) mengabadikan kondisi reruntuhan enam unit rumah yang ludes terbakar akibat korsleting listrik di Kampung Selabintana Kulon, Sukabumi, Kamis (19/3/2026). Tampak seorang warga (kiri) sedang meninjau puing-puing bangunan. (Laporan P2BK Sukabumi)

JENTERANEWS.com – Sebuah kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Kampung Selabintana Kulon RT 03/RW 02, Desa Sudajaya Girang, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (19/3/2026) dini hari. Amukan si jago merah menghanguskan enam unit rumah permanen dan memaksa puluhan warga kehilangan tempat tinggal.

Berdasarkan laporan resmi Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sukabumi, musibah ini terjadi sekitar pukul 03.10 WIB saat sebagian besar warga tengah terlelap.

Penyusun laporan P2BK Sukabumi, Enggen Harmaen, menuturkan bahwa sumber api diduga kuat berasal dari korsleting arus listrik di area dapur rumah milik Ibu Iah Komariah (78). Jarak antar-bangunan yang sangat rapat membuat api dengan cepat membesar dan merembet ke lima rumah di sekitarnya.

“Api menyebar sangat cepat karena posisi rumah yang berdempetan. Sebanyak delapan unit armada Pemadam Kebakaran (Damkar) gabungan dari Kota dan Kabupaten Sukabumi dikerahkan ke lokasi. Dibantu oleh warga setempat, api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 05.00 WIB,” jelas Enggen dalam laporannya.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam insiden nahas ini. Namun, sang pemilik rumah tempat titik api bermula, Ibu Iah Komariah, dilaporkan mengalami luka ringan.

Selain Iah Komariah, kebakaran ini mengakibatkan lima rumah tetangganya yang dihuni oleh Deti (47), Abdurahim Wijaya (50), Abdurahman Saleh (50), Neneng Dita (30), dan Tanti (51) mengalami rusak berat. Total kerugian material akibat bencana ini diperkirakan mencapai Rp300 juta.

Merespons kejadian tersebut, tim P2BK Sukabumi segera meluncur ke lokasi untuk melakukan asesmen lapangan. Penanganan darurat dilakukan dengan melibatkan sinergi berbagai pihak, mulai dari Perangkat Desa, Kecamatan, Koramil, Polsek, Satpol PP, Tagana, hingga Pramuka Peduli.

Saat ini, 22 jiwa dari keluarga yang terdampak telah dievakuasi. Berdasarkan keputusan bersama, para korban untuk sementara waktu diungsikan ke kediaman Ketua RT 03 yang berlokasi tak jauh dari tempat kejadian.

Dari hasil pendataan sementara di lapangan, para penyintas kini sangat menantikan uluran tangan. Bantuan darurat yang paling mendesak dibutuhkan saat ini meliputi:

  • Sandang: Pakaian layak pakai dan selimut.

  • Pangan: Makanan siap saji dan sembako.

  • Papan: Terpal, tikar, atau alas tidur sementara.

Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bahaya kebakaran, khususnya dengan rutin memeriksa instalasi listrik di rumah masing-masing.

Bagi masyarakat atau instansi yang ingin menyalurkan bantuan maupun membutuhkan informasi lebih lanjut terkait perkembangan pascabencana, dapat menghubungi Call Center Pusdalops BPBD Kabupaten Sukabumi di nomor telepon (0266) 6323717 atau melalui posko darurat di lokasi kejadian.(*)



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 34 kali

Baca Lainnya

Puskesmas Cidadap Gelar Tes HPV DNA Gratis, Perempuan Usia 30–69 Tahun Diimbau Ikut Deteksi Dini Kanker Serviks

22 Oktober 2026 - 17:08 WIB

Jajaran tenaga kesehatan UPTD Puskesmas Cidadap berfoto bersama para relawan dan staf SPPG usai pelaksanaan sosialisasi Pelayanan Serentak HPV DNA dalam rangka Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-62 Tahun 2026 Tingkat Kabupaten Sukabumi.

Siswa SMP di Sukabumi Jadi Korban Pengeroyokan Kakak Kelas, Diduga Dipicu Aksi Pemerasan hingga Alami Cedera Patah Tulang

21 Oktober 2026 - 23:30 WIB

Keterangan Foto: AI (12), korban kekerasan dan dugaan pemerasan oleh kakak kelasnya di Sukabumi, terbaring lemah di RSUD Sekarwangi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Sukabumi Gelar Penyuluhan Kesehatan Ibu dan Anak di Desa Mekarjaya

21 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Suasana kegiatan penyuluhan pencegahan stunting dan deteksi dini kanker serviks melalui pemeriksaan HPV yang diselenggarakan Satgas TMMD ke-130 Kodim 0622/Kabupaten Sukabumi bersama Puskesmas Ciemas dan Pemerintah Desa Mekarjaya, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026).

PUSKESMAS CIDOLOG GELAR HKN KE-62, CAMAT APRESIASI KUALITAS PELAYANAN KESEHATAN DAN TEGASKAN PENTINGNYA SINERGI LINTAS SEKTOR

20 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Suasana Gebyar HKN Ke-62 yang digelar Puskesmas Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Selasa (20/10/2026). Acara yang dihadiri Camat Yusup Suherlan ini diisi dengan berbagai kegiatan seperti gerak sehat, pelayanan kesehatan gratis, dan penyerahan penghargaan kepada warga yang peduli kesehatan, guna memperkuat sinergi lintas sektor menuju "Sukabumi Mubarakah".

Petaka Jalur Cikidang–Palabuhanratu: Mobil Terios Meledak dan Ludes Dilalap Si Jago Merah

19 Oktober 2026 - 08:23 WIB

Kondisi minibus Daihatsu Terios yang hangus terbakar di jalur Cikidang–Palabuhanratu, Sukabumi, Minggu (18/10/2026). Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai Rp50 juta.

Jeritan Histeris Tengah Hari: Ibu Hamil di Sukabumi Ditebas Suami, Nyawa Selamat Usai Tetangga Pasang Badan

19 Oktober 2026 - 06:23 WIB

KDRT Sadis di Sukabumi: Ditembus Sabetan Golok di Leher dan Wajah, Ibu Hamil Selamat dari Maut Berkat Akses Cepat Tetangga
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca