Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 12 Sep 2025 15:37 WIB

Longsor di Cisolok Sukabumi, Akses Jalan Sukabumi-Lebak Sempat Terganggu


					Petugas gabungan TNI, Polri, dan relawan berupaya membersihkan material longsor yang menutupi sebagian jalan penghubung Sukabumi-Lebak di Desa Cicadas, Cisolok, Sukabumi, pada Kamis (11/9/2025) malam. Perbesar

Petugas gabungan TNI, Polri, dan relawan berupaya membersihkan material longsor yang menutupi sebagian jalan penghubung Sukabumi-Lebak di Desa Cicadas, Cisolok, Sukabumi, pada Kamis (11/9/2025) malam.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang melanda wilayah Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (11/9/2025) malam, menyebabkan bencana tanah longsor. Peristiwa ini terjadi di Kampung Pasir Talaga, Desa Cicadas, dan sempat mengganggu akses jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, dengan Kabupaten Lebak, Banten.

Menurut laporan dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cisolok, Andri Firmansyah, longsor terjadi sekitar pukul 19.00 WIB setelah hujan intensitas tinggi mengguyur sejak sore hari. Meskipun tidak ada korban jiwa, material longsor berupa tanah dan bebatuan menutupi sebagian badan jalan, mengganggu arus lalu lintas.

“Material tanah menutup sebagian bahu jalan provinsi. Kendaraan roda dua dan empat masih bisa melintas dengan sistem buka tutup,” jelas Andri.

Selain menghambat lalu lintas, longsor juga merusak dua tiang telekomunikasi di lokasi kejadian. Tim gabungan dari TNI, Polri, perangkat desa, serta Dinas PU Kabupaten Sukabumi dan Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat segera diterjunkan untuk melakukan penanganan.

Hingga Jumat dini hari, proses pembersihan material longsor masih berlangsung. Pihak berwenang mengimbau pengendara untuk tetap berhati-hati karena kondisi jalan yang licin dan potensi longsor susulan.

“Petugas masih melakukan pembersihan material longsor. Kami juga mengimbau warga tetap waspada karena cuaca hujan masih berpotensi memicu longsor susulan,” tambah Andri.

Meskipun arus lalu lintas sudah bisa dilalui, pengguna jalan diminta untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintas di area yang rawan pergerakan tanah. Tim gabungan akan terus bersiaga untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas di jalur penghubung penting ini.(*)


Reporter: Ridwan


Artikel ini telah dibaca 65 kali

Baca Lainnya

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di Sukabumi