Menu

Mode Gelap

Bencana · 7 Mar 2025 15:12 WIB

Longsor Terjang Cikidang, Satu Keluarga Mengungsi


					Kondisi rumah warga di Kampung Gunungbatu, Desa Cikidang, yang tertimbun longsor pada Kamis (6/3/2025) malam. Perbesar

Kondisi rumah warga di Kampung Gunungbatu, Desa Cikidang, yang tertimbun longsor pada Kamis (6/3/2025) malam.

JENTERANEWS.com – Hujan deras yang mengguyur wilayah Cikidang, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (6/3/2025) malam, menyebabkan bencana longsor di Kampung Gunungbatu, Desa Cikidang. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB ini mengakibatkan satu rumah tertimbun tanah longsor dan memaksa satu keluarga yang terdiri dari lima jiwa, termasuk dua anak-anak, mengungsi.

“Hujan deras yang terjadi sejak sore hari menjadi pemicu utama longsor ini,” ungkap Angga Lesmana, Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Cikidang, dalam laporan yang diterima.

Menurut Angga, longsor ini berdampak signifikan pada satu rumah warga yang kini terancam dan harus direlokasi. “Satu rumah tertimpa longsor, dan kondisinya sangat mengkhawatirkan. Penghuni rumah, satu keluarga dengan lima anggota, terpaksa mengungsi karena risiko longsor susulan,” jelasnya.

Menanggapi kejadian ini, P2BK Cikidang segera berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk perangkat desa dan kecamatan, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, Tagana, dan relawan. Mereka melakukan asesmen ke lokasi kejadian untuk menilai dampak dan menentukan langkah-langkah penanganan selanjutnya.

“Saat ini, kebutuhan mendesak masih dalam tahap pendataan. Namun, yang paling utama adalah memastikan keamanan warga yang terdampak. Kami juga mengimbau warga sekitar untuk tetap waspada, terutama saat hujan deras,” tambah Angga.

Kondisi terkini menunjukkan bahwa rumah yang terdampak telah dikosongkan dan penghuninya diungsikan ke tempat yang lebih aman. “Kami mengkhawatirkan adanya longsor susulan, sehingga evakuasi menjadi prioritas utama,” ujar salah satu perangkat desa yang memberikan informasi.

Bencana ini menjadi pengingat bagi masyarakat Sukabumi, khususnya di wilayah Cikidang, untuk selalu waspada terhadap potensi bencana alam, terutama saat musim hujan. Kerjasama antara pemerintah, petugas penanggulangan bencana, dan masyarakat sangat penting dalam menghadapi dan meminimalisir dampak bencana.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 65 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Napi Lapas Warungkiara Kabur Saat Masa Asimilasi, Petugas dan Kepolisian Gelar Pengejaran

20 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Foto Patah alias Acil, narapidana kasus pencurian yang dilaporkan kabur dari Lapas Kelas IIA Warungkiara, Kabupaten Sukabumi, saat menjalani program asimilasi. (Foto: Dok. Lapas Warungkiara)

Perkuat Tata Kelola Pembudayaan Hidup Sehat, Dinkes Jabar Gelar Bimtek Lintas Sektor di Sukabumi

20 Agustus 2026 - 17:43 WIB

Suasana pemaparan materi dalam Bimbingan Teknis (Bimtek) Pendampingan Pembudayaan Hidup Sehat (PHS) Tingkat Kabupaten Sukabumi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kapasitas teknis dan manajerial lintas sektor guna mendorong perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat.

Pastikan Kesiapan Fisik dan Administrasi KDKMP, Sekda Sukabumi Hadiri Rakornas Percepatan Verval

20 Agustus 2026 - 17:25 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman (tengah depan berbatik hitam dan kacamata), didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah, mendengarkan pemaparan Deputi Bidang Pengawasan Koperasi Kementerian Koperasi RI dalam Rakornas Percepatan Verval Gerai KDKMP secara daring dari Pendopo Sukabumi, Kamis (20/8/2026). Di sebelah kiri Sekda (wanita berhijab) dan sebelah kanannya (pria berbatik) adalah bagian dari tim pendamping.

Sidang Kematian Nizam Syafei: Ahli Forensik Sebut Penyakit Kronis Sebagai Penyebab, Perkuat Pembelaan Ibu Tiri

20 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Terdakwa Teni Ridha Shi alias TR saat menjalani sidang lanjutan beragendakan pemeriksaan saksi ahli di Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026).

Tiga Hari Hilang, Mahasiswa Asal Jakarta Ditemukan Meninggal Dunia di Perairan Citepus Sukabumi

20 Agustus 2026 - 16:29 WIB

Tim gabungan dari Satpolairud Polres Sukabumi, Basarnas, dan TNI AL mengevakuasi jasad korban tenggelam, Ahmad Nadif Fadilah (21), menggunakan kantong mayat di bibir Pantai Dolpin Citepus, Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Rabu (19/8/2026). Jasad mahasiswa asal Jakarta Selatan itu ditemukan mengapung setelah tiga hari dinyatakan hilang di Pantai Karangnaya.

Korupsi APBDes Rp574 Juta untuk Renovasi Rumah, Kaur Keuangan Desa di Sukabumi Resmi Ditahan

19 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Petugas Walsus Kejari Sukabumi mengawal seorang tahanan menuju mobil tahanan (atau ke dalam gedung, tidak jelas dari gambar) usai menjalani pemeriksaan. Tahanan tersebut mengenakan rompi oranye khas tahanan Kejari Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca