Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Mar 2026 15:07 WIB

Maknai Idul Fitri 1447 H, Ketua DPRD Sukabumi Budi Azhar Mutawali Jadikan Momentum Perkuat Pengabdian


					Budi Azhar Mutawali, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, memberikan keterangan mengenai makna Hari Raya Idul Fitri 1447 H sebagai momentum memperkuat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat. Perbesar

Budi Azhar Mutawali, Ketua DPRD Kabupaten Sukabumi, memberikan keterangan mengenai makna Hari Raya Idul Fitri 1447 H sebagai momentum memperkuat pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.

JENTERANEWS.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sukabumi, Budi Azhar Mutawali, menegaskan bahwa perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah membawa makna mendalam, khususnya bagi para pejabat publik. Baginya, hari kemenangan ini merupakan momentum krusial untuk memperkuat pengabdian dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat luas.

Menurut Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Sukabumi tersebut, esensi kemenangan setelah sebulan penuh menunaikan ibadah puasa di bulan suci Ramadan tidak boleh hanya dimaknai sebagai ritual tahunan atau seremoni belaka. Lebih dari itu, nilai-nilai spiritual yang terbangun harus mampu diimplementasikan melalui kerja nyata dalam mengawal setiap aspirasi warga di lembaga legislatif.

“Idul Fitri adalah titik balik untuk mengevaluasi diri sekaligus meningkatkan integritas dalam menjalankan amanah rakyat. Nilai-nilai kejujuran, kesabaran, dan empati yang ditempa selama Ramadan wajib menjadi landasan utama bagi setiap pemangku kebijakan di Kabupaten Sukabumi,” tegas pria yang juga dipercaya sebagai Penasihat Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Sukabumi Raya ini.

Bagi Kang Budi—sapaan akrab Budi Azhar Mutawali—segala perbedaan pandangan politik maupun dinamika sosial yang terjadi selama ini harus dileburkan dalam semangat kebersamaan. Ia menekankan bahwa kepentingan, kemaslahatan, dan persatuan masyarakat harus ditempatkan di atas segalanya.

Lebih lanjut, pimpinan parlemen yang bermarkas di Jajaway ini turut menyoroti pentingnya menjaga stabilitas serta kondusivitas daerah pasca-Lebaran. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan hari kemenangan ini sebagai energi baru dalam bersinergi menuntaskan berbagai persoalan daerah, mulai dari percepatan pembangunan infrastruktur hingga peningkatan kesejahteraan sosial.

Dalam kapasitasnya sebagai representasi rakyat, Kang Budi memastikan bahwa DPRD Kabupaten Sukabumi akan terus konsisten menjalankan fungsinya. Pihaknya berkomitmen penuh untuk memastikan agar setiap kebijakan pemerintah daerah benar-benar berpihak dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat bawah secara tepat sasaran.

Di akhir penyampaiannya, Kang Budi menitipkan pesan agar perayaan Idul Fitri di wilayah Kabupaten Sukabumi dirayakan dengan penuh kesederhanaan, namun tidak mengurangi kekhidmatan maknanya. Ia berharap semangat gotong royong yang telah mengakar dan menjadi identitas kultural warga Sukabumi dapat terus dijaga kokoh demi mewujudkan daerah yang lebih religius dan maju di masa depan.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri 1447 H, mohon maaf lahir dan batin untuk seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.(*)


Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di Sukabumi