Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 16 Sep 2025 19:11 WIB

Mayat Perempuan di Sukabumi Dikenali Pihak Keluarga, Diduga Korban Pikun


					Anak korban, Yudi Subagja, melihat jenazah ibunya Neneng Sumiati (74) di RSUD Sagaranten. Ia mengenali ciri-ciri fisik serta pakaian yang dikenakan korban dan menerima takdir ini dengan ikhlas. Perbesar

Anak korban, Yudi Subagja, melihat jenazah ibunya Neneng Sumiati (74) di RSUD Sagaranten. Ia mengenali ciri-ciri fisik serta pakaian yang dikenakan korban dan menerima takdir ini dengan ikhlas.

JENTERANEWS.com – Polsek Sagaranten menerima laporan hilangnya seorang warga pada hari Selasa sekitar pukul 14.00 WIB. Pihak keluarga yang mencari kerabatnya yang hilang memastikan bahwa mayat yang ditemukan di RSUD Sagaranten adalah anggota keluarga mereka.

Korban diketahui bernama Neneng Sumiati (74), warga Kampung Cisarua, Desa Sagaranten, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Penemuan jenazah ini dikonfirmasi langsung oleh pihak keluarga, yakni sang anak, Yudi Subagja (35).

Petugas kepolisian berjaga di lokasi penemuan mayat di wilayah Sagaranten, Sukabumi. Jenazah korban, yang diketahui bernama Neneng Sumiati, kini telah dibawa ke RSUD Sagaranten untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak keluarga.

Petugas kepolisian berjaga di lokasi penemuan mayat di wilayah Sagaranten, Sukabumi. Jenazah korban, yang diketahui bernama Neneng Sumiati, kini telah dibawa ke RSUD Sagaranten untuk proses identifikasi lebih lanjut oleh pihak keluarga.

Menurut keterangan Yudi, ibunya telah berpamitan dari rumah untuk pergi keluar sejak tiga hari yang lalu, namun tidak kembali. Pihak keluarga menyatakan bahwa korban memang sudah tua dan sering lupa atau pikun. Saat melihat jenazah, Yudi mengenali ciri-ciri fisik serta pakaian yang dikenakan ibunya, sehingga ia membenarkan bahwa mayat tersebut adalah ibu kandungnya.

Pihak keluarga menerima dengan ikhlas kejadian ini sebagai takdir. Mereka pun menolak untuk dilakukan autopsi dan berencana untuk langsung memakamkan jenazah.

Jenazah Neneng Sumiati akan dimakamkan pada hari Selasa, 16 September 2025 di Pemakaman Umum Kampung Talaga, Desa Pasanggrahan, Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi.(*)


Reporter: Aris Jampang 

Redaktur: Hamjah



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 237 kali

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca