Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 12 Jul 2025 13:50 WIB

Miris, Nenek di Sukabumi Jadi Korban Tabrak Lari Saat Hendak Pergi Mengaji di Pagi Hari


					Ilustrasi: Seorang Nenek di Sukabumi Ditabrak Lari Saat Akan Berangkat Mengaji Perbesar

Ilustrasi: Seorang Nenek di Sukabumi Ditabrak Lari Saat Akan Berangkat Mengaji

JENTERANEWS.com – Seorang perempuan lansia bernama Nani Sugiatni (67) harus menahan sakit setelah menjadi korban tabrak lari saat hendak menyeberang jalan untuk mengikuti pengajian rutin. Peristiwa tragis ini terjadi di Jalan Pelabuhan II, Kelurahan Cipanengah, Kecamatan Lembursitu, Kota Sukabumi, pada Kamis (10/7/2025) pagi.

Insiden yang terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) ini terjadi tepat pada pukul 05.48 WIB. Dalam rekaman tersebut, terlihat kondisi arus lalu lintas yang masih lenggang. Korban, Nani Sugiatni, dengan hati-hati mencoba menyeberang jalan dari barat ke timur. Namun nahas, dari arah utara menuju selatan, sebuah sepeda motor melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menabraknya.

Akibat benturan keras tersebut, Nani langsung terkapar di tengah jalan. Ironisnya, pengendara motor yang menabraknya tidak menunjukkan itikad baik untuk berhenti dan menolong. Sebaliknya, ia langsung tancap gas dan melarikan diri dari lokasi kejadian, meninggalkan korban yang tak berdaya. Beruntung, beberapa pengendara motor lain dan warga sekitar yang melihat kejadian tersebut segera memberikan pertolongan dan mengevakuasi korban.

Fajar Miftah (46), adik korban, menuturkan bahwa kakaknya pada saat itu hendak mengikuti pengajian rutin yang lokasinya memang berada di seberang jalan dari kediamannya.

“Kakak saya mau berangkat ngaji dan dia menyeberang jalan, dan terjadilah kecelakaan tabrak lari itu. Disebut tabrak lari karena orang yang menabraknya tidak menolong tapi pergi begitu saja,” ungkap Fajar dengan nada kecewa.

Akibat insiden ini, Nani Sugiatni mengalami cedera pada bagian bahu dan harus mendapatkan perawatan medis. Pihak keluarga sangat menyayangkan tindakan tidak bertanggung jawab dari pengendara motor tersebut dan telah secara resmi melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian.

Keluarga berharap agar pelaku memiliki hati nurani dan segera menyerahkan diri untuk bertanggung jawab atas perbuatannya. “Mudah-mudahan ada itikad baik dari orang yang membuat kecelakaan itu untuk segera menghubungi keluarga,” tambah Fajar.

Sementara itu, Kanit Penegakan Hukum (Gakkum) Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) Polres Sukabumi Kota, Ipda Andhika Pratistha, membenarkan telah menerima laporan mengenai kasus tabrak lari tersebut. Pihaknya kini tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengidentifikasi dan menangkap pelaku.

“Kami juga baru mendapatkan laporannya, kita telusuri,” ucap Andhika singkat. Polisi akan memanfaatkan rekaman CCTV dan keterangan saksi untuk melacak keberadaan pengendara motor yang melarikan diri tersebut.(*)


Reporter : Awang

Redaktur: Hamjah



Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 42 kali

Baca Lainnya

Cetak 100 SIM Palsu via Facebook Beromzet Rp70 Juta, Pria di Sukabumi Diringkus Polisi

28 Agustus 2026 - 06:56 WIB

Diduga Akibat Kompor Gas, Sebuah Warung di Sagaranten Sukabumi Terbakar Habis

28 Agustus 2026 - 06:41 WIB

Personel Polsek Sagaranten menunjuk sisa-sisa bangunan warung sembako yang terbakar habis di Kampung Ciputat, Desa Puncakmanggis, Sagaranten, Sukabumi, pada Kamis (27/8/2026). Kebakaran yang diduga dipicu kompor gas tersebut menghanguskan seluruh bangunan berukuran 4x7 meter dan isinya, mengakibatkan kerugian yang ditaksir mencapai Rp10 juta. Warga setempat turut menyaksikan proses peninjauan lokasi tersebut.

Dorong Kemandirian UMKM, Fraksi PKS DPRD Kabupaten Sukabumi Salurkan Bantuan Alat Produksi di Cikakak dan Palabuhanratu

26 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Pose kepalan tangan oleh lima orang, termasuk pejabat pemerintah berseragam PNS dan warga, dalam acara penyerahan bantuan peralatan kuliner. Terlihat berbagai peralatan dapur komersial baja tahan karat seperti panci besar dan blender yang ditumpuk di atas kotak karton di depan sebuah bangunan beton ekspos. Seorang wanita berhijab ungu di tengah memegang dokumen resmi pemerintah, sementara pejabat dan warga lainnya melakukan pose kepalan tangan. Peralatan tersebut mencakup panci berukuran diameter 45 CM. Di latar belakang, terdapat pintu kayu dan jendela dengan bingkai kuning serta tanaman hias dalam pot.

Pemkab Sukabumi Matangkan Persiapan Pembangunan Jembatan Leuwidinding Jampang Tengah

26 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi H. Ade Suryaman bersama jajaran kepala perangkat daerah mengikuti rapat koordinasi virtual terkait persiapan pembangunan Jembatan Leuwidinding di Command Center Sekretariat Daerah Kabupaten Sukabumi, Rabu (26/8/2026).

Semarak HUT Ke-81 RI: Setda Kabupaten Sukabumi Gelar Lomba Tradisional Guna Perkuat Sinergitas Pegawai

26 Agustus 2026 - 17:15 WIB

Ratusan peserta berbusana merah-putih yang meriah melakukan gerakan senam massal yang sinkron di halaman terbuka yang didekorasi dengan bendera hiasan, merayakan sebuah acara patriotik.

Badan Gizi Nasional Perketat Pengawasan Dapur SPPG: Terapkan Sif Dini Hari hingga Sidak via Zoom

26 Agustus 2026 - 12:44 WIB

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono (tengah), memberikan keterangan usai melakukan inspeksi mendadak di salah satu unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jakarta. BGN kini memperketat pengawasan terhadap kepala dapur di seluruh SPPG, termasuk penerapan pengecekan kehadiran via konferensi video Zoom pada dini hari guna memastikan petugas selalu di tempat saat proses pengolahan makanan.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca