Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 17 Mar 2026 18:18 WIB

Misteri Terkuak: Identitas Jenazah Pria di Bak Mandi Pamuruyan Terungkap, Keluarga Sepakat Tolak Autopsi


					Tim gabungan dari kepolisian, TNI, dan relawan tengah mengevakuasi jenazah Awang Sofwa Naba (25) yang ditemukan meninggal dunia di dalam bak air sebuah bangunan kosong di Kampung Bantarbadak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi. Perbesar

Tim gabungan dari kepolisian, TNI, dan relawan tengah mengevakuasi jenazah Awang Sofwa Naba (25) yang ditemukan meninggal dunia di dalam bak air sebuah bangunan kosong di Kampung Bantarbadak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

JENTERANEWS.com  — Teka-teki penemuan jenazah seorang pria dengan kondisi memprihatinkan di dalam bak mandi sebuah rumah kosong di Kampung Bantarbadak, Desa Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi, akhirnya menemui titik terang. Pihak kepolisian telah berhasil mengidentifikasi korban yang memicu tanda tanya warga setempat tersebut.

Korban diketahui bernama Awang Sofwa Naba, seorang pemuda berusia 25 tahun yang tercatat sebagai warga Kampung Lingkungsari, Kelurahan Cibadak, Kecamatan Cibadak.

Kapolsek Cibadak, Kompol Idji Djubaedi, mengonfirmasi bahwa identitas korban berhasil dipastikan setelah pihak keluarga mendatangi RSUD Sekarwangi Cibadak untuk melakukan proses identifikasi secara langsung.

“Awalnya, ada dua orang yang datang ke rumah sakit dan mengenali ciri-ciri fisik jenazah sebagai teman mereka. Mereka mengaku sempat bertemu korban dua hari sebelumnya, namun tidak ada percakapan yang mencurigakan,” jelas Kompol Idji pada Senin malam (16/3/2026).

Berbekal informasi dari kedua rekan korban, kabar tersebut diteruskan kepada ibunda Awang. Isak tangis keluarga pun pecah saat sang ibu mengonfirmasi bahwa jenazah tersebut benar adalah putranya.

Penemuan jenazah pada Minggu malam (15/3/2026) sekitar pukul 22.30 WIB ini sempat diwarnai rumor yang beredar liar di tengah masyarakat. Warga sekitar sempat mengira suara benturan dan teriakan dari bangunan yang kini difungsikan sebagai Kantor Sekretariat Perikanan BUMDes Pamuruyan itu adalah ulah makhluk astral atau perkelahian.

Kompol Idji dengan tegas menepis rumor tersebut. Ia meluruskan bahwa suara gaduh yang terdengar sejak sore hari bukanlah murni kejadian mistis maupun cekcok antarwarga.

“Bukan cekcok atau suara gaib. Diduga kuat itu adalah suara korban yang sedang meluapkan kekesalannya. Berdasarkan keterangan dari pihak keluarga, korban memang diketahui sedang mengalami depresi,” tegasnya.

Terkait kondisi fisik jenazah, hasil pemeriksaan luar oleh pihak kepolisian dan tim medis memastikan tidak ada jejak penganiayaan atau tindak kekerasan pada tubuh korban.

“Secara kasat mata, kondisi tubuh korban terbilang mulus, tidak ditemukan bekas luka kekerasan. Hanya terdapat sedikit luka memar di bagian dahi yang diduga kuat akibat benturan saat korban terjatuh ke dalam bak mandi,” ungkap Kompol Idji. Ia menambahkan, kepolisian siap melakukan autopsi apabila ditemukan indikasi tindak pidana.

Namun, setelah mendapat penjelasan menyeluruh mengenai kondisi putranya, pihak keluarga memutuskan untuk tidak memperpanjang kasus ini. Mereka menolak prosedur autopsi lebih lanjut dan mengikhlaskan kepergian Awang sebagai sebuah musibah.

Saat ini, jenazah Awang Sofwa Naba telah diserahkan kembali kepada pihak keluarga dan dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan secara layak.(*)


Laporan: Awang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 47 kali

Baca Lainnya

Kelezatan Terong Balado Tanpa Rasa Bersalah: Rahasia Dapur Hemat Minyak

17 April 2026 - 07:14 WIB

Bupati Sukabumi Dampingi Penasihat Khusus Presiden Resmikan Huntap Adaptif Bencana di Cisolok

16 April 2026 - 20:53 WIB

Penasihat Khusus Presiden Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman dan Bupati Sukabumi Asep Japar meresmikan Huntap Cisolok, Kamis (16/4).

Hujan Deras Picu Luapan Sungai, Puluhan Warga Pamuruyan Sukabumi Terdampak Banjir

16 April 2026 - 20:06 WIB

Petugas P2BK Cibadak (mengenakan sepatu bot kuning) melakukan asesmen di lokasi permukiman warga Kampung Panagan, Kelurahan Pamuruyan, Kecamatan Cibadak, Sukabumi, yang terendam banjir akibat luapan sungai, Kamis (16/4/2026). Air berwarna cokelat setinggi betis merendam gang utama pemukiman.

Pemdes Cidolog Cairkan Insentif untuk Aparatur Lingkungan dan Lembaga Kemasyarakatan

16 April 2026 - 19:59 WIB

Tampak suasana di dalam Aula Desa Cidolog saat pelaksanaan pembagian insentif untuk Ketua RT, RW, LPMD, Karang Taruna, MUI, dan pengurus DKM. Penyerahan insentif yang bersumber dari ADD/Dana Desa ini bertujuan untuk memacu semangat kerja para penggerak masyarakat.

Perkuat Konvergensi Stunting Tingkat Desa, Wabup Sukabumi Jadikan Data KPM Sebagai Rujukan Kebijakan

15 April 2026 - 19:26 WIB

Wakil Bupati Sukabumi, H. Andreas, tengah memberikan arahan saat menerima audiensi Forum Kader Pembangunan Manusia (KPM) Kabupaten Sukabumi di Pendopo, Rabu (14/4/2026).

Soroti Dampak Proyek Tol Bocimi, DPRD Kabupaten Sukabumi Desak Kontraktor Tertib SOP Pengangkutan Tanah

13 April 2026 - 19:14 WIB

Aktivitas pengangkutan material tanah di area terbuka proyek Tol Bocimi di bawah jembatan overpass yang sedang dibangun. Lokasi seperti inilah yang menjadi fokus pengawasan Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Sukabumi, Iwan Ridwan, yang mengingatkan pelaksana proyek untuk disiplin menerapkan SOP, terutama dalam mencegah ceceran tanah yang dapat membahayakan pengguna jalan.
Trending di Sukabumi