Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 23 Jul 2025 13:15 WIB

Nasib Pilu Petani di Sukabumi: Rumah dan Seluruh Harta Ludes Terbakar Saat Ditinggal ke Sawah


					Kondisi rumah panggung milik Bapak Odan di Kampung Cibubgur, Sagaranten, yang rata dengan tanah setelah ludes terbakar pada Rabu (23/7/2025). Musibah ini menghanguskan seluruh harta benda korban saat ia sedang bekerja di sawah. Perbesar

Kondisi rumah panggung milik Bapak Odan di Kampung Cibubgur, Sagaranten, yang rata dengan tanah setelah ludes terbakar pada Rabu (23/7/2025). Musibah ini menghanguskan seluruh harta benda korban saat ia sedang bekerja di sawah.

JENTERANEWS.com – Nasib malang menimpa keluarga Bapak Odan (50), seorang petani di Kecamatan Sagaranten, Kabupaten Sukabumi. Rumah panggung miliknya ludes dilalap si jago merah pada Rabu (23/7/2025) siang, tepat saat ia tengah bekerja di sawah. Seluruh harta benda, termasuk uang tunai, emas, dan hasil panen, hangus tak bersisa.

Menurut laporan yang diterima dari Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Sagaranten, Jenal Mutaqin, kebakaran terjadi sekitar pukul 11.00 WIB. Api dengan cepat melahap seluruh bangunan rumah panggung berukuran 6×12 meter yang berlokasi di Kampung Cibubgur RT 03/RW 02, Desa Hegarmanah.

“Saat kejadian, rumah dalam keadaan kosong. Bapak Odan, sang pemilik, sedang bekerja di sawah. Beliau baru mengetahui musibah ini saat pulang dan mendapati rumahnya sudah rata dengan tanah,” ungkap Jenal Mutaqin dalam keterangannya.

Api yang berkobar hebat tidak menyisakan apa pun. Kerugian yang diderita keluarga korban sangat besar. Selain kehilangan tempat tinggal, mereka juga harus merelakan uang tunai sebesar Rp 4 juta, perhiasan emas seberat 4 gram, dan stok padi sebanyak 500 kilogram. Dokumen-dokumen vital seperti Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) serta seluruh pakaian juga ikut hangus terbakar.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tragis ini. Namun, dua kepala keluarga dengan total enam jiwa yang tinggal di rumah tersebut kini kehilangan tempat bernaung. “Untuk sementara, keluarga korban mengungsi ke rumah saudaranya,” tambah Jenal.

Tim gabungan yang terdiri dari P2BK Kecamatan Sagaranten, aparat desa dan kecamatan, Koramil, Polsek, Kasi Trantib, serta Pemadam Kebakaran segera turun ke lokasi untuk melakukan asesmen dan pendataan. Penyebab pasti kebakaran hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.

Saat ini, keluarga Bapak Odan sangat membutuhkan uluran tangan. Kebutuhan mendesak yang diperlukan antara lain bahan material untuk membangun kembali hunian mereka, pasokan sembako untuk kebutuhan sehari-hari, dan pakaian layak pakai.

“Kami juga telah memberikan imbauan kepada masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama saat meninggalkan rumah dalam keadaan kosong,” tutup Jenal.(*)

 

Artikel ini telah dibaca 121 kali

Baca Lainnya

Seorang PNS di Gunungguruh Sukabumi Ditemukan Meninggal Dunia, Diduga Mengakhiri Hidup Akibat Depresi

30 April 2026 - 18:57 WIB

Buka Rakercab Pramuka 2026, Bupati Sukabumi Puji Dedikasi Kepanduan dalam Misi Kemanusiaan

30 April 2026 - 17:25 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) menerima dokumen dari Ketua Kwarcab H. Ade Suryaman pada pembukaan Rakercab Gerakan Pramuka Kabupaten Sukabumi 2026 di Warungkiara, Kamis (30/4/2026).

Desa Sinarbentang Sukabumi Lantik Kaur Kesra Baru, Kades Sugandi Tekankan Pelayanan Optimal

30 April 2026 - 17:10 WIB

Melinda Nopia Nengsih, S.Pi. (kiri) saat menjalani prosesi pengambilan sumpah jabatan sebagai Kaur Kesra oleh Kepala Desa Sinarbentang, Sugandi, pada Kamis (30/4/2026).

Kejari Sukabumi Tahan Delapan Pegawai Bank Pelat Merah Terkait Korupsi Kredit Fiktif Rp2,66 Miliar

30 April 2026 - 13:07 WIB

Sejumlah tersangka kasus dugaan tindak pidana korupsi penyaluran kredit fiktif senilai Rp2,66 miliar mengenakan rompi tahanan oranye dengan pengawalan petugas Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukabumi. Kedelapan oknum pegawai bank pelat merah tersebut ditahan di Lapas Kelas IIA Warungkiara selama 20 hari ke depan.

Peringatan May Day 2026: Polres Sukabumi Siap Kawal 3.000 Buruh ke Jakarta, Pastikan Keselamatan dan Kondusivitas Wilayah

30 April 2026 - 10:39 WIB

Kapolres Sukabumi, AKBP Samian, memberikan arahan terkait pengawalan 3.000 buruh ke Jakarta jelang peringatan May Day 2026.

Buntut Kematian Tragis Bocah NS: Ayah Kandung Susul Ibu Tiri ke Balik Jeruji Besi Atas Dugaan Penelantaran

30 April 2026 - 09:32 WIB

Trending di Sukabumi