Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 12 Jun 2025 09:03 WIB

Operasi Gabungan Sasar Truk ‘Obesitas’ di Exit Tol Bocimi, Puluhan Kendaraan Diberi Peringatan Keras


					Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi dan Polres Sukabumi memeriksa kelengkapan surat serta dimensi salah satu truk angkutan barang dalam operasi Over Dimension and Over Loading (ODOL) di Exit Tol Bocimi Seksi 3 Sundawenang, Parungkuda, Rabu (11/6/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan peringatan kepada para pengemudi sebelum sanksi tegas diberlakukan. Perbesar

Petugas gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi dan Polres Sukabumi memeriksa kelengkapan surat serta dimensi salah satu truk angkutan barang dalam operasi Over Dimension and Over Loading (ODOL) di Exit Tol Bocimi Seksi 3 Sundawenang, Parungkuda, Rabu (11/6/2025). Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan peringatan kepada para pengemudi sebelum sanksi tegas diberlakukan.

JENTERANEWS.com – Puluhan kendaraan angkutan barang dengan dimensi dan muatan berlebih (Over Dimension and Over Loading/ODOL) terjaring dalam operasi gabungan yang digelar di Exit Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi) Seksi 3 Sundawenang, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (11/6/2025).

Tim gabungan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sukabumi dan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sukabumi menghentikan satu per satu truk yang melintas untuk memastikan kepatuhan terhadap aturan yang berlaku. Kegiatan ini menandai langkah serius pemerintah daerah dalam menekan praktik ODOL yang menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan dan pemicu kecelakaan lalu lintas.

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Sukabumi, Budianto, yang memimpin langsung kegiatan di lapangan, menyatakan bahwa operasi ini tidak hanya bertujuan untuk menindak, tetapi juga untuk memberikan edukasi masif kepada para pengemudi dan pengusaha transportasi.

“Hari ini kami berkolaborasi dengan Kepolisian untuk memberikan sosialisasi terkait E-TLE dan ODOL. Ini adalah upaya persuasif sekaligus preventif,” ujar Budianto di sela-sela kegiatan. “Selama lebih dari satu jam, kami berhasil menghentikan 29 kendaraan untuk diperiksa dan diberikan edukasi.”

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas tidak hanya berfokus pada dimensi bak dan berat muatan, tetapi juga melakukan pengecekan menyeluruh terhadap kelengkapan administrasi kendaraan. “Selain itu, kami juga memeriksa kelengkapan vital seperti SIM, STNK, dan surat KIR,” tambah Budianto.

Hasilnya, petugas menemukan sejumlah pelanggaran kasat mata. Pelanggaran yang paling menonjol adalah pada kendaraan jenis boks yang telah dimodifikasi secara ilegal, dengan panjang dan lebar melebihi batas standar yang ditetapkan. Meski terbukti melanggar, pada tahap awal ini sanksi yang diberikan masih berupa teguran lisan yang tegas di tempat.

“Untuk saat ini kami masih mengedepankan sosialisasi. Namun, ini adalah peringatan. Ke depan, penindakan hukum akan kami terapkan tanpa kompromi,” tegasnya.

Operasi ini merupakan respons atas maraknya kendaraan ODOL yang tidak hanya membahayakan keselamatan pengemudi itu sendiri dan pengguna jalan lain, tetapi juga mempercepat kerusakan infrastruktur jalan yang dibangun dengan biaya mahal.

Budianto menegaskan bahwa kegiatan serupa akan menjadi agenda rutin untuk menciptakan efek jera dan membangun budaya tertib berlalu lintas di kalangan pelaku usaha angkutan barang.

“Kegiatan ini akan terus kami lanjutkan secara berkala. Harapannya, masyarakat bisa lebih tertib dalam berkendara, dan seluruh kendaraan sesuai standar dimensi serta muatan yang berlaku, agar jalan tetap aman, lancar, dan tidak cepat rusak,” pungkasnya.(*)


Reporter: Joko S
Redaktur: Hamjah


Artikel ini telah dibaca 38 kali

Baca Lainnya

Lautan Massa di Sukabumi: Petani hingga Relawan Bersatu Tolak Moratorium Program MBG

24 Juni 2026 - 13:18 WIB

Ribuan massa aksi dari berbagai elemen masyarakat berkumpul di Lapang Merdeka Kota Sukabumi sebelum memulai long march. Mereka bersiap dengan semangat untuk menyuarakan aspirasi menolak moratorium dan menuntut keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG), sebuah langkah nyata dalam upaya peningkatan gizi masyarakat dan mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Sekda Sukabumi Tegaskan Efisiensi Anggaran 2026 Tak Boleh Turunkan Kualitas Pelayanan Publik

23 Juni 2026 - 12:15 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, memberikan arahan saat membuka kegiatan Akselerasi Urusan Daerah melalui Integrasi Sinkronisasi dan Inovasi (AUDISI) di Bale Pangripta, Palabuhanratu, Selasa (23/6/2026). Dalam forum tersebut, ia menegaskan efisiensi anggaran tidak boleh menurunkan kinerja pelayanan publik.

Petugas Lapas Sukabumi Gagalkan Penyelundupan Sabu Bermodus Dilempar dalam Bakso

23 Juni 2026 - 12:07 WIB

Fraksi Golkar DPRD Sukabumi Soroti Lemahnya Kemandirian Fiskal, Dorong Reformasi Melalui Digitalisasi Pajak

23 Juni 2026 - 11:52 WIB

Sekretaris Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Sukabumi, Loka Tresnajaya, saat membacakan Pandangan Umum Fraksi dalam Rapat Paripurna ke-6 mengenai Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD TA 2025 di Palabuhanratu, Senin (22/6/2026).

Soroti Pelayanan RSUD Palabuhanratu, BEM Nusantara Desak Bupati dan DPRD Sukabumi Lakukan Evaluasi Total

22 Juni 2026 - 16:17 WIB

Massa mahasiswa yang tergabung dalam BEM Nusantara Wilayah Sukabumi membentangkan spanduk tuntutan dalam aksi unjuk rasa di depan Pendopo Kabupaten Sukabumi, Senin (22/6/2026). Dalam aksi tersebut, mereka menyuarakan rapor merah pelayanan RSUD Palabuhanratu dan mendesak evaluasi sejumlah kebijakan nasional, termasuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hadiri Milad dan Pengukuhan Pengurus YATSHI, Sekda Sukabumi Pesankan Amanah Pelayanan Umat

20 Juni 2026 - 14:36 WIB

Momen penandatanganan dokumen berita acara pengukuhan Ketua dan Pengurus Yayasan Tarbiyatsshibyan (YATSHI) masa bakti 2026–2031. Acara ini berlangsung khidmat pada puncak peringatan Milad YATSHI di kompleks yayasan, Desa Cibolang Kaler, Kecamatan Cisaat, Kabupaten Sukabumi, Kamis (18/6/2026).
Trending di Sukabumi