Menu

Mode Gelap

Ekonomi · 4 Mar 2025 17:06 WIB

Pemuda Sukabumi Jadi Penggerak Ekonomi Lokal Lewat UMKM di Ramadhan Fair


					Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, saat meninjau stand UMKM di Cipelang Herang Ramadhan Fair, menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap peran pemuda dalam menggerakkan ekonomi lokal. Perbesar

Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, saat meninjau stand UMKM di Cipelang Herang Ramadhan Fair, menunjukkan dukungan penuh pemerintah terhadap peran pemuda dalam menggerakkan ekonomi lokal.

JENTERANEWS.com – Wakil Wali Kota Sukabumi, Bobby Maulana, memberikan apresiasi tinggi terhadap peran pemuda dalam menggerakkan ekonomi lokal. Hal ini ia sampaikan saat menghadiri Cipelang Herang Ramadhan Fair yang diadakan oleh Karang Taruna Kecamatan Gunungpuyuh pada Minggu (2/3).

Dalam sambutannya, Bobby Maulana menekankan bahwa pemuda memiliki peran krusial dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, terutama melalui dukungan terhadap Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). “Kegiatan ini adalah bukti nyata kepedulian pemuda terhadap perkembangan ekonomi lokal. Cipelang Ramadhan Fair menjadi contoh bagaimana sinergi antara masyarakat, pemuda, dan UMKM dapat memberikan dampak positif bagi wilayah kita,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bobby Maulana menyoroti nilai sosial dari bulan Ramadhan, yang menurutnya merupakan momentum untuk saling berbagi dan memperkuat solidaritas sosial. Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan pelaku usaha dalam memastikan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

“Ramadhan mengajarkan kita untuk saling berbagi, tidak hanya dalam hal spiritual, tetapi juga dalam mendukung ekonomi masyarakat,” ucapnya.

Pemerintah Kota Sukabumi, kata Bobby, memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan semacam ini. Ia juga menyampaikan bahwa Wali Kota Sukabumi, H. Ayep Zaki, sedang bertugas di Bogor, dan ia hadir untuk memberikan dukungan langsung kepada masyarakat di Teras Cipelang.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif Karang Taruna dan UMKM yang terus berusaha menjaga roda ekonomi tetap berputar. Ini adalah bukti nyata bahwa masyarakat bisa berdaya secara mandiri,” ungkapnya.

Bobby Maulana juga menyoroti peran UMKM sebagai tulang punggung ekonomi Kota Sukabumi, mengingat keterbatasan sumber daya alam di wilayah ini. “Kota Sukabumi ini identik dengan UMKM. Selama kita menunggu perkembangan ekonomi yang lebih besar, UMKM tetap menjadi primadona dalam meningkatkan pendapatan daerah,” jelasnya.

Di tengah upaya pemerintah pusat dalam memperbaiki sistem keuangan negara, Bobby Maulana menegaskan bahwa setiap kebijakan harus benar-benar berdampak pada masyarakat. “Kita ingin memastikan bahwa anggaran yang ada benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya segelintir orang. Ini adalah bentuk sinergi antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk memastikan perekonomian yang lebih adil dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Kota Sukabumi terus berupaya memperkuat ekonomi lokal melalui dukungan terhadap UMKM dan pemberdayaan pemuda.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 60 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Diduga Ulah Oknum, 700 Meter Persegi Lahan Perhutani di Cidadap Sukabumi Hangus Terbakar

5 September 2026 - 19:57 WIB

Pantauan kobaran api yang melahap area Perkebunan Kayu Putih di Blok 87 Perhutani, Desa Padasenang, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi pada Sabtu (5/9/2026) malam. Api yang meluas hingga 700 meter persegi akibat faktor angin dan lahan kering tersebut berhasil dipadamkan oleh petugas gabungan pada pukul 19.30 WIB. (Foto: Dok. P2BK/BPBD Kabupaten Sukabumi)

Pemdes Mekarjaya Sukabumi Salurkan BLT Dana Desa Periode Juli-Agustus kepada 50 KPM

3 September 2026 - 10:20 WIB

Warga Keluarga Penerima Manfaat (KPM) menghadiri kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (3/9).

Polres Sukabumi Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kemarau Panjang di Simpenan

2 September 2026 - 19:31 WIB

Personel Sat Samapta Polres Sukabumi mengisikan air bersih dari kendaraan operasional ke wadah penampungan milik warga di Kampung Tegal Nyampai, Desa Loji, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Selasa (1/9/2026). Aksi bakti sosial ini digelar untuk membantu kebutuhan air sehari-hari warga yang terdampak kemarau panjang. Foto: Dok. Humas Polres Sukabumi.

Tragedi Berdarah di Cijengkol: Istri Temukan Suami Bersimbah Darah, Kondisi Kritis Pakai Ventilator

2 September 2026 - 12:12 WIB

Kondisi Mencekam di ICU. Pasien A tergeletak tak sadarkan diri di tempat tidur ICU RSUD Sekarwangi. Terlihat berbagai peralatan medis menopang hidupnya, termasuk perban besar di bagian leher. Setelah operasi darurat untuk menangani luka yang sangat gawat, kondisi pasien masih belum sadar dan terus dipantau secara intensif oleh tim dokter.

Kemarau Panjang Terjang Desa Banjarsari Sukabumi, 312 KK Alami Krisis Air Bersih

2 September 2026 - 09:29 WIB

Petugas mendistribusikan air bersih dari truk tangki kepada warga yang mengalami kekeringan di [Lokasi], mengantre dengan jerigen di area lapangan kering di latar belakang rumah-rumah penduduk.

Preman Berkedok Wartawan: Peras Guru di Sukaraja Sukabumi, Positif Sabu, Kini Meringkuk di Penjara

2 September 2026 - 09:01 WIB

Tersangka AG (46), oknum wartawan pemeras pihak SDN 2 Sukaraja, diapit anggota kepolisian usai resmi ditangkap dan ditahan di Mapolsek Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
Trending di Sukabumi

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca