Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 3 Mei 2026 07:32 WIB

Pengeroyokan Maut di Sukabumi: Buruh Tewas Dihantam Benda Tumpul di Depan Pool Bus MGI


					Suasana di lokasi kejadian pengeroyokan yang menewaskan seorang buruh asal Desa Sukaraja di depan Pool Bus MGI Sukabumi, Sabtu (2/5/2026) malam. Saat ini kepolisian masih memburu para pelaku yang diduga berjumlah lebih dari lima orang. Perbesar

Suasana di lokasi kejadian pengeroyokan yang menewaskan seorang buruh asal Desa Sukaraja di depan Pool Bus MGI Sukabumi, Sabtu (2/5/2026) malam. Saat ini kepolisian masih memburu para pelaku yang diduga berjumlah lebih dari lima orang.

JENTERANEWS.com — Tindak kriminal pengeroyokan berujung maut terjadi di Jalan Nasional Sukaraja, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Seorang buruh bernama Rizky (30) tewas mengenaskan usai dikeroyok sekelompok orang tak dikenal (OTK) di area depan Pool Bus MGI, Sabtu (2/5/2026) sore.

Korban yang tercatat sebagai warga Kampung Babakan Limbangan, Desa Sukaraja ini diduga dianiaya secara brutal oleh lebih dari lima orang pelaku.

Berdasarkan keterangan saksi mata, Andri (30), insiden berdarah itu pecah sekitar pukul 17.30 WIB. Awalnya, korban datang seorang diri ke lokasi mengendarai sepeda motor. Tanpa diketahui pemicu pastinya, adu mulut tiba-tiba terjadi antara korban dan para pelaku.

“Korban datang sendiri naik motor, terus terjadi cekcok. Saya juga tidak tahu awal masalahnya,” terang Andri di lokasi kejadian.

Kalah jumlah, Rizky tak berdaya menjadi sasaran amuk. Andri menyebut, korban dikeroyok oleh lebih dari lima orang secara bersamaan. Akibat penganiayaan tersebut, korban menderita luka fatal di area kepala dan leher bagian belakang.

Para pelaku diduga kuat menghantam korban menggunakan balok kayu dan batu. Tak hanya benda tumpul, senjata tajam pun dilaporkan terlihat di lokasi. “Ada yang bawa pisau, tapi tidak tahu dari mana asalnya,” imbuh Andri.

Melihat kondisi korban yang kritis bersimbah darah, warga sekitar sempat berupaya melakukan evakuasi. Saksi lain berinisial A (43) menyebutkan bahwa Rizky langsung dilarikan ke RS Hermina. Namun nahas, nyawanya tidak tertolong.

“Dibawa ke RS Hermina, tapi keterangan dokter sudah meninggal dunia,” ujar A yang turut membantu evakuasi korban usai pulang kerja.

Merespons laporan warga, jajaran kepolisian dari Polres Sukabumi Kota tiba di lokasi pada waktu Magrib untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memasang garis polisi.

Kasi Humas Polres Sukabumi Kota, Ipda Ade Ruli, mengonfirmasi bahwa saat petugas tiba di TKP, korban sudah dalam kondisi tak bernyawa dengan sejumlah luka mengerikan. Saat ini, kepolisian tengah bergerak cepat memburu para pelaku.

“Kami masih melakukan penyelidikan, termasuk mengumpulkan keterangan saksi dan mengecek rekaman CCTV di sekitar lokasi untuk mengungkap pelaku serta motif kejadian ini,” tegas Ipda Ade Ruli.

Dari hasil olah TKP sementara, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti krusial. Barang bukti tersebut meliputi sebilah pisau kecil, satu unit ponsel Redmi milik korban, botol air mineral berisi minuman keras jenis intisari, sepasang sepatu bot, hingga satu unit motor roda tiga pengangkut sampah milik korban.

Hingga berita ini diturunkan, motif di balik aksi pengeroyokan sadis tersebut masih menjadi misteri dan dalam pendalaman intensif pihak kepolisian.(*)

Artikel ini telah dibaca 49 kali

Baca Lainnya

Diterjang Cuaca Ekstrem, Rumah Warga Cidadap Sukabumi Roboh

25 Mei 2026 - 18:29 WIB

Konstruksi rumah panggung berukuran 4x8 meter di Kampung Cibadak, RT 004/002, Desa Cidadap, Kecamatan Cidadap, Kabupaten Sukabumi, tampak roboh pada bagian panggung dan atap setelah diguyur hujan deras pada Senin (25/5/2026) dini hari. Kerusakan total ini memperlihatkan anyaman bambu di dinding dan puing-puing konstruksi yang berserakan. (Foto: Dokumen P2BK Cidadap / BPBD Kabupaten Sukabumi)

Hujan Deras 8 Jam, Luapan Sungai Cikaso Putus Akses Jalan dan Rendam Rumah Warga di Sagaranten

25 Mei 2026 - 10:17 WIB

Petugas gabungan dari Polsek Sagaranten dan petugas penanggulangan bencana (P2BK/BPBD) bersiaga memantau kondisi ruas Jalan Raya Sagaranten - Cidolog di Desa Curugluhur yang terputus akibat luapan Sungai Cikaso, Senin (25/5/2026). Luapan air sempat mencapai ketinggian 1,5 meter dan melumpuhkan arus lalu lintas kendaraan. (Foto: Dok. P2BK Sagaranten)

Hujan Deras Guyur Sukabumi, Bendungan Irigasi di Curugkembar Jebol dan Ancam 30 Hektare Sawah

25 Mei 2026 - 06:51 WIB

kerusakan berat pada bendungan irigasi di Jalan Pasir Kadu, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, Kabupaten Sukabumi. Infrastruktur ini roboh dan terbawa arus air sungai yang meluap setelah hujan lebat, mengancam 30 hektare lahan pertanian warga.

Hujan Deras Picu Tanah Longsor di Nagrak Sukabumi, Warga Sigap Gotong Royong

24 Mei 2026 - 22:19 WIB

Kondisi darurat di Kampung Kebonkai, Sukabumi, Minggu malam (24/5/2026). Tampak timbunan tanah dan puing setinggi tebing di sisi kanan, menutupi akses jalan gang utama setelah longsor melanda akibat hujan deras terus menerus. Seorang warga atau petugas berjas hujan (kiri) terlihat di dekat lokasi kejadian.

Banjir dan Longsor Landa Simpenan Sukabumi Usai Diguyur Hujan Deras

24 Mei 2026 - 19:53 WIB

Pemandangan memprihatinkan di ruas jalan desa menuju Kampung Ciporekat, Desa Sangrawayang, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Minggu sore (24/5/2026). Air berlumpur berwarna cokelat yang mengalir deras menggerus aspal jalan akibat hujan dengan intensitas tinggi. Kejadian ini mengakibatkan kerusakan parah pada permukaan jalan, mempersulit akses transportasi utama warga. (Dok. P2BK SIMPENAN / Pusdalops PB BPBD Kab. Sukabumi)

Hujan Deras Picu Longsor di Ciambar Sukabumi, Dua Motor Tertimbun dan Tiga Rumah Terancam

24 Mei 2026 - 19:20 WIB

Kondisi Pasca Longsor Tebing di Kampung Cipeumutih, Desa Munjul. Pemandangan lereng tanah yang terjal dan labil di lokasi longsor tebing di Kampung Cipeumutih, RT 01/07, Desa Munjul, Kecamatan Ciambar, Kabupaten Sukabumi. Gambar ini menunjukkan besarnya material longsoran yang ambruk setelah hujan deras pada Minggu (24/5/2026) sore, menimbun pekarangan di bawahnya. Longsoran tebing pekarangan setinggi 10 meter milik Bapak Aap ini menimpa pagar dan dua unit sepeda motor milik warga yang masih tertimbun material yang terlihat labil. [Visual/Dok. P2BK Ciambar - BPBD Kabupaten Sukabumi]
Trending di Sukabumi