Menu

Mode Gelap
Download Aplikasi Pinjaman Online Langsung Cair, Cepat Terdaftar OJK Tujuh Game Penghasil Uang, Download Aplikasinya Disini Dapatkan Puluhan Juta Rupiah Cara Membuat NPWP Online, Sangat Mudah Tinggal Siapkan Syarat Wajib Pajak Diduga Depresi Berat Karena Menderita Sakit Yang Tak Kunjung Sembuh, Seorang Nenek di Cikole Gantung Diri Tumpukan Kayu di Pinggir Jalan Cibaregbeg Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Sukabumi · 16 Sep 2025 04:31 WIB

Peresmian Jembatan Gantung Leuwi Sintok Bawa Angin Segar untuk Warga Cimanggu


					Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) secara simbolis meresmikan Jembatan Gantung Leuwi Sintok yang menjadi akses vital bagi warga Desa Cimanggu dan Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Senin (15/9/2025). Perbesar

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) secara simbolis meresmikan Jembatan Gantung Leuwi Sintok yang menjadi akses vital bagi warga Desa Cimanggu dan Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, Senin (15/9/2025).

JENTERANEWS.com – Masyarakat Desa Cimanggu dan Karangmekar, Kecamatan Cimanggu, Kabupaten Sukabumi, kini dapat bernapas lega. Jembatan Gantung Leuwi Sintok yang menjadi penghubung kedua desa tersebut telah selesai dibangun dan diresmikan langsung oleh Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, pada Senin, 15 September 2025.

Peresmian ini disambut gembira oleh warga sekitar karena jembatan tersebut akan mempermudah mobilitas sehari-hari, termasuk akses ke sekolah, fasilitas kesehatan, dan lahan pertanian.

Selama ini, warga harus menempuh jalan memutar yang jauh atau nekat menyeberangi sungai saat arus sedang tenang untuk bisa sampai ke desa seberang. Dendi Hermawan (40), warga Desa Cimanggu, mengungkapkan rasa syukurnya. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur jembatan itu bisa diakses kembali. Masyarakat sini bisa dengan mudah ke sekolah hingga ke sawah,” ujarnya.

Menurut Dendi, sebelum ada jembatan, waktu tempuh untuk memutar jalan bisa mencapai 30 menit. Kini, dengan adanya Jembatan Leuwi Sintok, waktu perjalanan menjadi jauh lebih singkat, terutama bagi anak-anak sekolah yang harus menyeberang untuk mencapai SD atau SMP.

Meski demikian, Dendi memiliki harapan besar ke depannya. Ia bermimpi jembatan tersebut bisa dibangun secara permanen. “Alhamdulillah ada jembatan ini sudah sangat membantu. Namun, kami berharap ke depannya bisa permanen sehingga bahan bangunan bisa melewati jembatan ini. Sejauh ini, jembatan baru bisa dikendarai motor,” ungkapnya.

Hal senada juga disampaikan Engkus (83). Ia mengaku sangat senang dengan dibukanya kembali akses jembatan ini. “Alhamdulillah memudahkan akses kami untuk ke sekolah maupun ke desa seberang,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Bupati H. Asep Japar menyatakan bahwa mobilitas warga akan semakin lancar berkat keberadaan jembatan ini. “Semoga jembatan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Bupati juga mengapresiasi sinergi dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sukabumi dan berbagai pihak, terutama Yayasan Jampamg Peduli (Jampe), yang telah mendukung penuh pembangunan jembatan tersebut. “Mari kita jadikan peresmian ini sebagai momentum untuk semakin memperkuat kolaborasi,” ajak Bupati.(*Awang*)

 


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 61 kali

Baca Lainnya

Semarakkan HUT RI ke-81, Pemdes dan Karang Taruna Cidolog Gelar Turnamen Voli Antar-RW

14 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Kepala Desa Cidolog, Dasep (baju batik), bersama perangkat desa, unsur Babinsa, panitia Karang Taruna, serta perwakilan pemain membentangkan spanduk usai pembukaan Turnamen Bola Voli Putra-Putri Antar-RW se-Desa Cidolog dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-81 di lapangan voli Desa Cidolog, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi.

Perkuat Ekonomi Syariah Warga, KKN STIES Gasantara Sukses Jalankan Pengabdian di Jambenengang

13 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Perwakilan mahasiswa KKN Kelompok 2 STIES Gasantara Indonesia (kiri) menyerahkan plakat kenang-kenangan kepada Sekretaris Desa Jambenengang (kanan) di Aula Kantor Desa Jambenengang, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi, sebagai simbolis berakhirnya masa tugas dan jalinan kerja sama yang baik selama pelaksanaan KKN.

Wujud Apresiasi Kinerja, Pemdes Mekarjaya Cidolog Salurkan Insentif untuk LKD dan Tenaga Pendidik

13 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Sejumlah perwakilan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) dan tenaga pelayan masyarakat, termasuk dari Karang Taruna (tampak pada logo kaus peserta), duduk tertib mendengarkan paparan pada acara penyaluran insentif di Aula Desa Mekarjaya, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, Kamis (13/8/2026). Banner di bagian depan mengonfirmasi detail acara dan tahun anggaran.

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41 Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Tersangka Diamankan

12 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Kasat Narkoba Polres Sukabumi AKP Iwan Hendi Sutisna (ketiga dari kanan) bersama Kasat Pol PP Deni Yudono (kiri) dan Kapolsek Cibadak AKP Joko Susanto Supono (kedua dari kanan) menunjukkan barang bukti 41.479 butir obat berbahaya tanpa izin edar dan 3.641 botol miras ilegal di markas Satres Narkoba Sukabumi, Jawa Barat. Tumpukan strip obat dan botol-botol miras tersebut disita dari operasi tiga bulan terakhir, yang berhasil mengamankan 19 tersangka dengan total taksiran nilai barang bukti mencapai ratusan juta rupiah.

Antisipasi Karhutla di Puncak Kemarau, Forkompimcam Cidolog Gencarkan Patroli Gabungan

12 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Tim gabungan dari Polsek Sagaranten, Koramil 2211 Sagaranten, dan unsur Forkompimcam Cidolog memantau kondisi lahan kering di wilayah Kecamatan Cidolog, Sukabumi, sebagai bagian dari upaya patroli antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau.

Diduga Depresi, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jembatan Cilubang Sukabumi

12 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Petugas gabungan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Sagaranten, Komando Rayon Militer (Koramil) Sagaranten, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cidolog, dibantu warga setempat, saat berada di lokasi penemuan jasad seorang pria berinisial R (59) yang ditemukan tewas tergantung kain sarung di Jembatan Cilubang, Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (12/8). Petugas tampak sedang melakukan pengecekan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi tersebut.
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca