JENTERANEWS.com – Akselerasi peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi di Kabupaten Sukabumi terus dipacu. Terbaru, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sukabumi Sagaranten Pasanggrahan 2 resmi mulai dioperasikan pada Kamis (29/1/2026). Peresmian ini menandai babak baru dalam cakupan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah tersebut.
Program MBG, yang telah menjadi pilar nasional sejak 2025, bertujuan utama untuk meningkatkan kualitas gizi siswa, santri, ibu hamil, hingga balita, sekaligus menjadi senjata utama pemerintah dalam menekan angka stunting secara signifikan.
Camat Sagaranten, R. Ade Akhsan Bratadiredja, hadir langsung memimpin jalannya opening dapur produksi tersebut. Kehadirannya didampingi oleh unsur Forkopimcam lainnya, mulai dari Koramil 2211 Sagaranten, Polsek Sagaranten, Kepala Desa Curugluhur, hingga jajaran UPTD Puskesmas dan Dalduk setempat.
Dalam keterangannya, Ade Akhsan menegaskan bahwa kehadiran unit baru ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memastikan layanan dasar kesehatan dan gizi tersampaikan hingga ke pelosok desa.
“SPPG Sukabumi Sagaranten Pasanggrahan 2 ini sangat membantu percepatan peningkatan kualitas gizi anak sekolah, santri, ibu hamil, dan balita di wilayah kami,” ujar Camat Ade Akhsan.
Dengan beroperasinya unit Pasanggrahan 2, Kecamatan Sagaranten kini diperkuat oleh total 5 titik SPPG yang tersebar secara strategis. Sebelumnya, telah beroperasi empat unit lainnya yaitu:
-
SPPG Margaluyu
-
SPPG Pasanggrahan
-
SPPG Puncakceuri
-
SPPG Hegarmanah
Penambahan titik layanan ini memastikan distribusi makanan bergizi di Kecamatan Sagaranten menjadi lebih merata dan tepat waktu.
Kepala SPPG Sukabumi Sagaranten Pasanggrahan 2, Sidik Baitul Rochmat, menjelaskan bahwa dapur ini merupakan unit operasional di bawah naungan langsung Badan Gizi Nasional (BGN). Fasilitas ini tidak hanya sekadar dapur biasa, melainkan pusat produksi makanan yang diawasi secara ketat.
Untuk menjamin mutu dan profesionalitas, unit ini diperkuat oleh tenaga ahli yang terdiri dari:
-
Ahli Gizi
-
Tenaga Akuntan
-
47 Karyawan Dapur profesional
“Rencana pemenuhan Makan Bergizi Gratis dari unit ini mencapai kurang lebih 1.700 porsi setiap harinya. Untuk tahap awal, sasaran penerima manfaat mencakup lembaga satuan pendidikan di wilayah sekitar,” jelas Sidik.
Apresiasi senada juga disampaikan oleh Kepala Desa Curugluhur, Deni Jaya Wiguna. Ia menyambut baik keberadaan dapur SPPG di wilayahnya, mengingat dampaknya yang langsung dirasakan oleh para siswa.
“Kami sangat berterima kasih karena siswa di wilayah Desa Curugluhur kini dapat menikmati program pemerintah ini secara langsung. Hal ini tentu memberikan ketenangan bagi orang tua terkait asupan gizi anak-anak mereka di sekolah,” pungkas Deni.
Hadirnya SPPG Pasanggrahan 2 diharapkan menjadi katalisator bagi terciptanya generasi emas yang sehat dan cerdas di Sukabumi, sejalan dengan visi besar pemenuhan gizi nasional di tahun 2026.(*)















