JENTERANEWS com – Pemerintah Kabupaten Sukabumi tengah mengakselerasi penguatan organisasi Satuan Tugas Perlindungan Masyarakat (Satgas Linmas) yang kini berada di bawah naungan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sebagai langkah awal, Kecamatan Sagaranten turut serta dalam Rapat Persiapan Pengukuhan Satgas Linmas Kabupaten Sukabumi yang digelar secara virtual (Zoom Meeting) di Aula Kantor Kecamatan Sagaranten, Senin (26/1/2026).
Camat Sagaranten, R. Ade Akhsan Bratadiredja, S.T, Kp., M.Si., memimpin langsung jalannya kegiatan tersebut di tingkat kecamatan. Ia menegaskan bahwa agenda ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menata ulang struktur perlindungan masyarakat mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa.
“Kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk mematangkan persiapan pengukuhan Satgas Linmas Kabupaten, Kecamatan, dan Satlinmas Desa se-Kabupaten Sukabumi Tahun 2026. Sinergitas antar lini sangat diperlukan untuk memastikan ketertiban umum berjalan optimal,” ujar Ade usai kegiatan.
Dalam rapat tersebut, poin krusial yang dibahas tidak hanya sekadar seremonial pengukuhan, melainkan transformasi menuju digitalisasi data. Pemerintah Kabupaten Sukabumi menargetkan penggunaan Sistem Informasi Manajemen (SIM) LINMAS yang berbasis web dan mobile.
“Fokus utama kita saat ini adalah percepatan pengukuhan yang dibarengi dengan digitalisasi data melalui SIM LINMAS. Selain itu, peningkatan kapasitas SDM Satgas Linmas juga menjadi prioritas agar mereka siap menghadapi tantangan di lapangan,” jelas Ade.
Langkah pengukuhan ini memiliki landasan hukum yang kuat, yakni Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 26 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ketertiban Umum dan Ketenteraman Masyarakat serta Perlindungan Masyarakat, serta Peraturan Bupati Sukabumi Nomor 91 Tahun 2021 tentang Struktur Organisasi dan Tata Kerja Satpol PP Kabupaten Sukabumi.
Ade menambahkan bahwa Satgas Linmas memegang peran vital sebagai “ujung tombak” keamanan di tingkat desa.
“Tugas mereka sangat kompleks dan strategis. Mulai dari menjaga ketenteraman dan ketertiban umum, penanggulangan bencana alam dan kebakaran, hingga membantu pengamanan Pemilu/Pilkada. Bahkan, mereka juga berperan sebagai mediator dalam menyelesaikan perselisihan antarwarga di lingkungan desa,” paparnya.
Pembentukan Satgas ini dilakukan secara berjenjang dan selektif oleh Pemerintah Desa, memastikan personel yang terpilih memiliki kompetensi yang memadai.
Turut hadir mendampingi Camat dalam kegiatan tersebut, Plt. Kasi Trantibum, Kasi Pemerintahan Kecamatan Sagaranten, serta seluruh Kepala Desa se-Kecamatan Sagaranten, yang menunjukkan komitmen penuh wilayah Sagaranten dalam menyukseskan program perlindungan masyarakat ini.(*)















