Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 20 Mar 2026 15:19 WIB

Petaka Kantuk di Jalur Mudik Sukabumi: Tabrak Scoopy, Sigra Terjun ke Kebun Teh Sedalam 15 Meter


					Penampakan mobil Daihatsu Sigra yang terperosok ke dalam area kebun teh di Kampung Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, setelah terjun sedalam kurang lebih 15 meter dari badan jalan, Kamis (19/3/2026). Mobil terlihat dalam posisi miring dengan kerusakan pada bodi. Perbesar

Penampakan mobil Daihatsu Sigra yang terperosok ke dalam area kebun teh di Kampung Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, setelah terjun sedalam kurang lebih 15 meter dari badan jalan, Kamis (19/3/2026). Mobil terlihat dalam posisi miring dengan kerusakan pada bodi.

JENTERANEWS.com — Kelelahan di tengah tingginya mobilitas arus mudik kembali memicu insiden di jalan raya. Sebuah kecelakaan lalu lintas yang dramatis terjadi di Jalan Provinsi ruas Kiaradua–Bagbagan, tepatnya di Kampung Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis (19/3/2026) sekira pukul 13.30 WIB.

Kecelakaan ini melibatkan sebuah mobil Daihatsu Sigra bernomor polisi B 1870 PYZ yang dikemudikan oleh H. Rispalah (53), warga Kecamatan Kalibunder, dengan sebuah sepeda motor Honda Scoopy yang dikendarai oleh Gesta, pemuda asal Kampung Bagbagan, Desa Loji, Kecamatan Simpenan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula saat mobil yang dikemudikan H. Rispalah melaju dari arah Jampangkukon menuju Palabuhanratu. Nahas, setibanya di lokasi kejadian, kendaraan roda empat tersebut kehilangan kendali dan menabrak sepeda motor dari arah berlawanan.

Akibat benturan keras tersebut, Honda Scoopy mengalami kerusakan parah hingga ringsek di bagian depan. Tidak berhenti sampai di situ, mobil Daihatsu Sigra terus melaju keluar dari bahu jalan hingga akhirnya terjun bebas ke dalam area kebun teh dengan kedalaman mencapai 15 meter.

Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa mengerikan ini.

  • Gesta (Pengendara Motor): Mengalami luka-luka akibat benturan dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan terdekat oleh warga untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

  • H. Rispalah (Pengemudi Mobil): Dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka sedikit pun, meski mobilnya terperosok ke dasar kebun teh.

Saat dikonfirmasi di lokasi kejadian, H. Rispalah mengakui bahwa kecelakaan tersebut dipicu oleh kondisi fisiknya yang sudah tidak prima. Ia mengalami microsleep atau tertidur sesaat saat mengemudi.

“Saat itu saya benar-benar mengantuk dan sebenarnya berniat mencari tempat parkiran yang teduh untuk beristirahat. Namun, dari arah berlawanan tiba-tiba datang sepeda motor, dan tabrakan pun tidak terhindarkan,” ungkap Rispalah yang tampak masih syok sambil sesekali menghubungi keluarganya via telepon seluler.

Insiden ini sontak menyita perhatian warga setempat dan pengendara yang melintas. Kerumunan massa di sekitar lokasi ditambah dengan volume kendaraan yang melonjak tajam akibat arus mudik jelang Lebaran, membuat arus lalu lintas di ruas Kiaradua–Bagbagan sempat mengalami kemacetan panjang.

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pendataan dan belum merilis keterangan resmi terkait detail olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) maupun teknis evakuasi mobil dari dasar kebun teh.

Kendati demikian, menyikapi tingginya angka kecelakaan akibat faktor human error di musim mudik, pihak kepolisian kembali mengeluarkan imbauan tegas:

  1. Jangan Paksakan Diri: Pengendara dilarang keras memaksakan diri mengemudi dalam kondisi mengantuk atau kelelahan, karena sangat berpotensi membahayakan nyawa diri sendiri dan orang lain. Segera menepi ke rest area atau tempat yang aman untuk beristirahat.

  2. Cek Kondisi Kendaraan: Pastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan (rem, ban, lampu, dan mesin) sebelum melakukan perjalanan jauh.

  3. Patuhi Aturan: Tetap patuhi rambu-rambu dan batas kecepatan, terlebih di tengah padatnya mobilitas masyarakat menjelang Hari Raya Idul Fitri.


Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 45 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Bongkar Sindikat Curanmor Lintas Wilayah, 9 Tersangka dan 15 Motor Diamankan

5 Juni 2026 - 20:28 WIB

Kapolres Sukabumi AKBP Samian bersama sejumlah personel Satreskrim Polres Sukabumi saat memeriksa deretan sepeda motor hasil sitaan dari sindikat curanmor dalam konferensi pers di Mapolres Sukabumi, Jumat (5/6/2026). Sebanyak 15 unit sepeda motor berhasil diamankan dalam Operasi Jaran Lodaya 2026.

Kecelakaan Maut di Warudoyong Sukabumi: Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Honda CBR

5 Juni 2026 - 20:13 WIB

Ilustrasi: Kecelakaan Maut di Warudoyong Sukabumi: Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Honda CBR

Dongkrak Pelayanan Publik, DKP Sukabumi Jaring 8 Inovasi Pangan Unggulan

5 Juni 2026 - 20:03 WIB

Kepala Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Sukabumi, dr. Gatot Sugiharto, Sp.B., MARS., M.Kom. (tengah, kemeja batik putih), berfoto bersama perwakilan Tim Penilai dari BAPPERIDA Kabupaten Sukabumi, Irvan Aprianto, S.Pi., M.Si. (keenam dari kiri, rompi hitam), beserta jajaran pejabat struktural dan peserta usai pembukaan Lomba Inovasi Daerah Tingkat Perangkat Daerah Tahun 2026 di Aula DKP, Jumat (5/6).

Serap Aspirasi Dapil V, Anggota DPRD Sukabumi Ai Sri Mulyati Dorong Perubahan Perbup Jalan Lingkungan

5 Juni 2026 - 19:50 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Ai Sri Mulyati, S.Ag., sedang memberikan sambutan dalam acara Reses Kedua Masa Persidangan Kedua Tahun Sidang 2026 di Dapil V, Jumat (5/6/2026).

Diterjang Cuaca Ekstrem, Dua Desa di Parakansalak Sukabumi Dikepung Longsor dan Banjir Irigasi

5 Juni 2026 - 18:56 WIB

Tim gabungan PUSDALOPS-PB BPBD Kabupaten Sukabumi, bersama petugas Babinsa, Babinmas, Pol PP, dan P2BK, melakukan asesmen lapangan di lokasi Tanggul Penahan Tanah (TPT) saluran irigasi yang jebol di Kampung Babakan, Desa Sukatani, Parakansalak, pada Kamis (4/6/2026). Jebolnya infrastruktur ini menyebabkan ± 50 hektare sawah warga kini dalam kondisi kering. Tampak petugas sedang mengamati aliran air di area tanggul yang hancur.

Diduga Sengaja Dibakar, Rumah Panggung di Jampangkulon Sukabumi Ludes Dilalap Api

5 Juni 2026 - 11:15 WIB

Kobaran api tampak menghanguskan seluruh bangunan rumah panggung berukuran 5x6 meter di Kampung Cilubang RT 06/02, Kelurahan Jampangkulon, Kabupaten Sukabumi, Kamis sore (4/6/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Insiden kebakaran yang menyebabkan kerugian puluhan juta rupiah ini diduga kuat dipicu oleh unsur kesengajaan. Saat ini, penghuni rumah dilaporkan selamat dan mengungsi ke rumah kerabat.
Trending di Sukabumi