Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Mei 2025 07:01 WIB

Pintu Penjara Menganga? 36 Desa di Sukabumi Diperiksa Terkait Dana Desa


					Kepala Inspektorat Kabupaten Sukabumi, Komarudin, saat memberikan keterangan terkait dugaan pelanggaran di 36 desa yang kini sedang ditelaah. Laporan masyarakat menyoroti penyalahgunaan Dana Desa hingga wewenang. Perbesar

Kepala Inspektorat Kabupaten Sukabumi, Komarudin, saat memberikan keterangan terkait dugaan pelanggaran di 36 desa yang kini sedang ditelaah. Laporan masyarakat menyoroti penyalahgunaan Dana Desa hingga wewenang.

JENTERANEWS.com – Guncangan dugaan penyalahgunaan anggaran menerpa Kabupaten Sukabumi. Sebanyak 36 desa dari 21 kecamatan dilaporkan masyarakat ke Inspektorat dan Aparat Penegak Hukum (APH) terkait serangkaian pelanggaran serius, mulai dari dugaan penyalahgunaan Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD), aset desa, hingga penyalahgunaan wewenang oleh kepala desa.

Kepala Inspektorat Kabupaten Sukabumi, Komarudin, membenarkan adanya gelombang laporan tersebut. Ia menjelaskan bahwa saat ini pihaknya tengah intensif melakukan penelaahan dan pendalaman terhadap seluruh berkas aduan yang masuk.

“Iya, itu benar ada laporan tersebut, namun tidak semua laporan masuk ke Inspektorat. Sebagian juga dilaporkan langsung ke APH,” ujar Komarudin saat ditemui di Gedung Negara Pendopo Sukabumi belum lama ini. “Jumlah 36 desa merupakan akumulasi dari dua jalur pelaporan,” tambahnya, menandakan skala masalah yang cukup luas.

Menurut Komarudin, seluruh laporan yang masuk masih memerlukan klarifikasi dan evaluasi lebih lanjut untuk memastikan kebenarannya. Untuk itu, Inspektorat memanfaatkan sistem aplikasi khusus Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) guna menelaah indikasi pelanggaran yang dilaporkan secara terstruktur dan sistematis.

“Jika dalam evaluasi ditemukan indikasi kuat terjadinya pelanggaran, kami akan menurunkan tim untuk melakukan Pemeriksaan Khusus (Riksus),” tegas Komarudin. Ia menambahkan bahwa pihaknya menunggu hasil evaluasi dari Irban (Inspektur Pembantu). “Jika buktinya cukup kuat, baru ditindaklanjuti lebih dalam,” katanya.

Tak hanya berfokus pada penindakan, Inspektorat juga gencar melakukan upaya pencegahan demi meminimalkan potensi kerugian keuangan negara maupun daerah. Sebagai langkah proaktif, Inspektorat telah mengeluarkan surat tugas kepada pejabat fungsional untuk melakukan pengawasan rutin terhadap desa-desa.

Setiap pejabat fungsional kini ditugaskan untuk mengawasi 13 desa dan diwajibkan melaporkan hasil pengawasan mereka secara mingguan. “Kami berharap langkah ini bisa mencegah penyalahgunaan wewenang di tingkat desa dan meminimalkan potensi kerugian keuangan negara maupun daerah,” pungkas Komarudin.

Dengan adanya puluhan desa yang terjerat dugaan pelanggaran ini, publik menantikan langkah konkret dan transparan dari Inspektorat dan APH Kabupaten Sukabumi untuk mengusut tuntas setiap laporan demi terciptanya tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan akuntabel.(*)

[Laporan : Awang |Editor: Hamjah]

Artikel ini telah dibaca 204 kali

Baca Lainnya

Kebakaran Hebat Ludeskan Madrasah dan Asrama Santri Ponpes Nurul Iman di Sukabumi

17 Mei 2026 - 19:55 WIB

Kondisi bangunan madrasah dan asrama santri (kobong) di Pondok Pesantren Nurul Iman, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, yang hangus terbakar pada Minggu (17/5/2026) sore. Tampak kobaran api masih menyala hebat dan menghanguskan sebagian besar struktur bangunan.

Pertamina Patra Niaga Tambah 5,8 Juta Tabung LPG 3 Kg Guna Antisipasi Lonjakan Konsumsi Selama Libur Panjang

17 Mei 2026 - 17:48 WIB

Gelombang PHK Kerek Klaim BPJS Ketenagakerjaan, OJK Minta Industri Asuransi Perketat Manajemen Risiko

16 Mei 2026 - 22:00 WIB

Presiden Prabowo Optimistis Sinergi MBG dan Koperasi Desa Mampu Bangkitkan Ekonomi Rakyat

16 Mei 2026 - 20:31 WIB

Presiden Prabowo Subianto (tengah) secara simbolis menekan tombol peresmian operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Program ini merupakan upaya pemerintah untuk membangkitkan ekonomi rakyat dan memperkuat pertumbuhan ekonomi desa. (Foto: Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Presiden Prabowo Resmikan KDKMP Nasional; Jajaran Kodim 0622 Sukabumi Turut Hadir Virtual

16 Mei 2026 - 20:14 WIB

Dandim 0622/Kabupaten Sukabumi Letkol Inf Agung Ariwibowo (tengah) memberikan keterangan pers kepada awak media di depan Koperasi Merah Putih Desa Cimanggu, Palabuhanratu, Sabtu (16/5/2026).

Dorong Pariwisata Berbasis Masyarakat, Bupati Sukabumi Resmikan Desa Wisata Tikukur di Sukajaya

16 Mei 2026 - 17:30 WIB

Bupati Sukabumi H. Asep Japar (tengah) didampingi sejumlah tokoh dan pejabat, melakukan prosesi pemotongan pita janur kuning secara simbolis untuk menandai peresmian Desa Sukajaya sebagai Desa Wisata Tikukur di Bale Tikukur, Desa Sukajaya, Kecamatan Sukabumi, Sabtu (16/5/2026). Acara peresmian ini digelar bertepatan dengan Festival Seni Budaya Tikukur 2026 sebagai wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam mengembangkan pariwisata berbasis masyarakat.
Trending di Sukabumi