Menu

Mode Gelap

Peristiwa · 16 Feb 2025 19:33 WIB

Polisi Amankan Dua Anggota Ormas Terkait Bentrok di Sukabumi


					Anggota kepolisian mengamankan dua pelaku bentrok antar ormas XTC dan Brigez di Jalan Ahmad Yani, Sukabumi, Sabtu (15/02/2025). Perbesar

Anggota kepolisian mengamankan dua pelaku bentrok antar ormas XTC dan Brigez di Jalan Ahmad Yani, Sukabumi, Sabtu (15/02/2025).

JENTERANEWS.com – Aksi bentrok antar kelompok masyarakat (ormas) yang merupakan transformasi dari geng motor, XTC dan Brigez, kembali terjadi di Kota Sukabumi. Kali ini, kedua kelompok tersebut terlibat bentrok di Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Cikole, pada Sabtu (15/02/2025) malam, membuat resah warga sekitar.

Polisi yang mendapatkan laporan mengenai kejadian tersebut langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian. Kapolres Sukabumi Kota, AKBP Rita Suwadi, memimpin langsung upaya pengamanan dan berhasil mengamankan dua orang yang diduga sebagai pelaku bentrok.

“Kami langsung tindaklanjuti laporan tersebut dan berhasil mengamankan dua orang anggota ormas yang terlibat bentrok. Selain itu, kami juga mengamankan barang bukti berupa sebilah golok dan satu unit sepeda motor Yamaha Vega R,” ujar AKBP Rita Suwadi pada Minggu (16/02/2025).

Dua pelaku yang berhasil diamankan adalah FF (26) warga Bojongduren, Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi, Kabupaten Sukabumi, dan AA (24) seorang buruh, warga Pancuran Kembang, Kelurahan Gunungparang, Kecamatan Cikole, Kota Sukabumi.

Berdasarkan keterangan dari saksi dan hasil penyelidikan, bentrok bermula ketika kelompok XTC sedang berkumpul di sekitar pedestrian Jalan Ahmad Yani. Tiba-tiba, datang kelompok bermotor yang diduga merupakan anggota Brigez dengan mengacungkan senjata tajam dan atribut kelompok mereka.

“Kronologi kejadian bermula saat kelompok XTC sedang nongkrong, lalu melintas kelompok Brigez sambil mengacungkan senjata tajam dan bendera mereka. Mereka juga berteriak ‘Brigez’, sehingga memicu keributan,” jelas AKBP Rita Suwadi.

Akibatnya, kedua kelompok tersebut terlibat kejar-kejaran dan bentrok. Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan dan berhasil mengamankan dua pelaku beserta barang bukti.

“Kami telah amankan para pelaku dan meminta keterangan dari saksi-saksi. Selanjutnya, mereka akan kami bawa ke satuan narkoba Polres Sukabumi Kota untuk dilakukan tes urin,” lanjutnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Sukabumi Kota, AKP Bagus Panuntun, menambahkan bahwa pihaknya masih terus melakukan pendalaman terkait motif bentrok tersebut.

“Kami masih periksa para pelaku dan saksi untuk mengetahui motif sebenarnya. Apakah ada masalah internal atau ketersinggungan yang menjadi pemicu bentrok ini,” kata AKP Bagus Panuntun.

Terkait adanya korban dalam kejadian ini, AKP Bagus Panuntun mengatakan bahwa pihaknya masih berkoordinasi dengan pihak rumah sakit.

“Kami masih belum bisa memastikan apakah ada korban atau tidak. Kami masih terus berkoordinasi dengan rumah sakit untuk mendapatkan informasi lebih lanjut,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKP Bagus Panuntun menegaskan bahwa pihaknya akan menindak tegas pelaku yang terlibat dalam bentrok tersebut.

“Kami akan lakukan pembinaan terhadap mereka. Namun, jika ditemukan senjata tajam, kami akan kenakan Undang-Undang Darurat dan proses hukum yang berlaku,” tegasnya.

Sebelumnya, seorang warga yang beraktivitas di sekitar lokasi kejadian, Mamat (42), mengatakan bahwa kejadian bermula ketika ada kelompok motor lain yang melintas di Jalan Ahmad Yani dan dikejar oleh kelompok yang sedang nongkrong.

“Awalnya ada yang lewat terus ada suara teriakan, nah langsung itu saling kejar,” ujar Mamat.

Mamat juga melihat beberapa orang yang kabur ke arah gang membawa senjata tajam.

“Ada itu yang bawa golok, nah larinya ke arah gang,” kata Mamat.

Tak lama setelah kejadian, polisi datang dan berhasil mengamankan beberapa orang.

“Kalau dilihat ada dua orang yang dibawa polisi, bawa golok. Termasuk helmnya juga tertinggal di sini,” tutup Mamat.

Kejadian ini menambah daftar panjang aksi bentrok antar ormas di Sukabumi. Masyarakat berharap pihak kepolisian dapat bertindak tegas dan memberikan solusi agar kejadian serupa tidak terulang kembali.(*)

Laporan: Awang


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 115 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Tragedi Berdarah di Pesisir Ujunggenteng: Aksi ‘Test Drive’ Berujung Maut, Satu Pengendara Tewas

13 April 2026 - 17:59 WIB

Suasana di lokasi kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas tragis di pesisir Pantai Ujunggenteng, Desa Ujunggenteng, Sukabumi, pada Minggu (12/4/2026) sekitar pukul 17.30 WIB. Tampak kerumunan warga berkumpul di area kejadian, sementara puing-puing kendaraan dan jejak ban terlihat jelas di pasir basah. Kecelakaan yang melibatkan dua sepeda motor dan diduga dipicu oleh aksi balap liar ini merenggut nyawa Agus Gunawan (29) dan menyebabkan Angga (19) luka berat. (Tangkapan layar video warga)

Akibat Hujan Deras Berdurasi Lama, Satu Rumah di Parakansalak Sukabumi Ambruk

6 April 2026 - 21:29 WIB

Bocah Empat Tahun di Kalibunder Sukabumi Meninggal Dunia Usai Terpeleset ke Parit Saat Hujan Deras

6 April 2026 - 21:21 WIB

Tragis, Petani Lansia di Sukabumi Ditemukan Tewas Tertimpa Pohon Bambu di Kebunnya

23 Maret 2026 - 17:25 WIB

jenazah petani Saep (74) ditemukan. Area rimbun dengan semak dan rumpun bambu terlihat di kedua sisi. Gambar tersebut menampilkan sensor buram (blurred) di bagian tengah, yang menutupi detail jenazah korban yang ditemukan tergeletak di tengah dedaunan. Penemuan ini terjadi pada Senin (23/3) setelah korban dilaporkan hilang selama beberapa hari.

Diduga Akibat Korsleting Listrik, Sebuah Rumah di Sagaranten Ludes Terbakar Saat Ditinggal Penghuninya

3 Maret 2026 - 16:01 WIB

Warga dan petugas pemadam kebakaran (Damkar), meninjau puing-puing rumah yang ludes terbakar di Kampung Bojong Lingkung, Desa Sinar Bentang, Kecamatan Sagaranten. Kebakaran yang melanda pada Selasa (3/3/2025)

Begal Sadis Beraksi di Parungkuda Sukabumi: Suami Dibacok di Depan Istri, Motor Raib

18 Februari 2026 - 20:27 WIB

Ilustrasi
Trending di Peristiwa

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca