Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 13 Jun 2025 15:43 WIB

PPDB Online Kacau Balau, Kantor Disdik Sukabumi Diserbu Ratusan Orang Tua Murid


					Orang tua dan calon peserta didik baru memadati ruang layanan pengaduan di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah V, Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/6/2025). Mereka terpaksa datang langsung setelah sistem pendaftaran PPDB online tahap I untuk jenjang SMA/SMK mengalami gangguan server sejak hari pertama dibuka. Perbesar

Orang tua dan calon peserta didik baru memadati ruang layanan pengaduan di Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah V, Kabupaten Sukabumi, Rabu (11/6/2025). Mereka terpaksa datang langsung setelah sistem pendaftaran PPDB online tahap I untuk jenjang SMA/SMK mengalami gangguan server sejak hari pertama dibuka.

JENTERANEWS.com – Ratusan wajah cemas dari orang tua dan calon siswa memadati halaman Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah V Jawa Barat di Jalan Selabintana, Kabupaten Sukabumi. Memasuki hari kedua Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026, sistem pendaftaran daring yang seharusnya menjadi solusi justru berubah menjadi sumber frustrasi massal.

Sejak pendaftaran tahap I untuk jenjang SMA, SMK, dan SLB dibuka serentak pada Selasa, 10 Juni 2025, server pendaftaran mengalami gangguan serius. Akibatnya, banyak calon peserta didik yang tidak bisa membuat akun, langkah krusial untuk bisa memilih sekolah tujuan.

Ketua Panitia PPDB KCD Wilayah V, Iwan Setiawan, mengonfirmasi bahwa kendala teknis ini memicu kepanikan di tengah masyarakat. Pihaknya pun kewalahan melayani aduan yang datang bertubi-tubi.

“Mekanisme pendaftaran seharusnya sepenuhnya daring. Namun, seperti yang bisa dilihat, banyak masyarakat yang kesulitan mengakses sistem,” ujar Iwan saat ditemui awak media di tengah kesibukannya, Rabu (11/6/2025). “Setiap tahun kami telah mengantisipasi dengan menyiapkan ruang layanan pengaduan, baik secara online maupun offline.”

Sebelas petugas disiagakan di posko aduan KCD Wilayah V untuk membantu para orang tua yang datang dari berbagai penjuru Sukabumi. Antrean panjang pun tak terhindarkan.

Iwan, yang juga menjabat sebagai Koordinator Pengawas SMA/SMK, merinci bahwa kesulitan terbesar dialami oleh kelompok pendaftar spesifik. Aduan didominasi oleh siswa lulusan sekolah dari luar Sukabumi, lulusan program homeschooling, serta peserta dari program Paket C.

“Mereka ini tidak secara otomatis mendapatkan akun pendaftaran dari sekolah asal, berbeda dengan siswa lulusan SMP reguler di Sukabumi. Akun ini sangat vital agar siswa bisa masuk ke sistem dan memilih sekolah tujuannya,” jelas Iwan.

Pemandangan di lokasi menunjukkan banyak orang tua yang mendampingi anak-anaknya dengan membawa tumpukan berkas. Mereka berharap dengan datang langsung, proses pembuatan akun dapat segera teratasi oleh petugas.

Terkait lumpuhnya server, Iwan menegaskan bahwa kewenangan untuk perbaikan sistem berada di tangan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat. Pihak KCD di daerah hanya bertugas sebagai pelaksana dan garda terdepan dalam menampung keluhan masyarakat.

“Kami di KCD hanya berwenang menerima dan meneruskan laporan gangguan ini ke dinas provinsi,” tuturnya.

Untuk memastikan masalah ini tidak berlarut-larut, Iwan menyatakan pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan pusat. “Setiap hari kami melakukan koordinasi via Zoom dengan dinas provinsi untuk evaluasi real-time agar setiap permasalahan yang muncul di lapangan bisa cepat diatasi,” tutupnya.

Hingga berita ini diturunkan, para orang tua dan siswa masih berharap ada solusi cepat dari pemerintah provinsi agar proses pendaftaran dapat kembali normal dan tidak ada calon siswa yang kehilangan haknya untuk mendaftar ke sekolah impian.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 40 kali

Baca Lainnya

Komitmen Tekan Angka Stunting, Pemkab Sukabumi Perkuat Koordinasi hingga Tingkat Desa

22 September 2026 - 17:40 WIB

Penandatanganan komitmen bersama pencegahan stunting oleh Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas usai mengikuti Rakor Teknis Regional secara virtual di Command Center Setda Kabupaten Sukabumi.

Viral dan Diprotes Warga, Penyelenggara Pool Party di SantaSea Sukabumi Sampaikan Permohonan Maaf

22 September 2026 - 06:32 WIB

Tangkapan layar dari video viral memperlihatkan sejumlah peserta pool party Ngoetfest x SantaSea menari di kolam renang SantaSea Waterpark Sukabumi, Sabtu malam. Penggunaan suar (flare) dalam acara ini menjadi salah satu momen yang memicu polemik warga terkait kebisingan dan norma sosial.

Pemkab Sukabumi Siapkan Perpanjangan Kontrak PPPK Paruh Waktu, Evaluasi Kinerja Jadi Syarat Utama

21 September 2026 - 20:18 WIB

Kepala BKPSDM Kabupaten Sukabumi, Ganjar Anugrah, memberikan penjelasan terkait persiapan perpanjangan perjanjian kerja bagi PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemkab Sukabumi. Ganjar menegaskan bahwa hasil evaluasi kinerja akan menjadi syarat utama dalam penentuan keberlanjutan masa kontrak para pegawai.

Sekda Sukabumi Terima Tim Terpadu PPTPKH Jabar, Siap Dampingi Penelitian Lapangan Lahan Hutan

21 September 2026 - 16:28 WIB

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memberikan sambutan dan penjelasan dalam penerimaan Tim Terpadu PPTPKH Provinsi Jawa Barat di Pendopo Sukabumi. Dalam kesempatan tersebut, Ade menegaskan komitmen Pemkab Sukabumi untuk memberikan pendampingan penuh selama proses verifikasi lapangan guna memastikan kepastian status lahan bagi masyarakat.

Upaya Wujudkan Birokrasi Bebas Narkoba, Disdik Sukabumi Gandeng BNN Gelar Tes Urine

21 September 2026 - 16:21 WIB

Petugas BNN Kabupaten Sukabumi bersama jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Sukabumi memeriksa sampel tes urine pegawai saat kegiatan deteksi dini penyalahgunaan narkotika di Cikembar, Sukabumi, Senin (21/9/2026).

Polsek Kalapanunggal Intensifkan Pencarian Pelajar SMA yang Dilaporkan Hilang

21 September 2026 - 15:48 WIB

Kapolsek Kalapanunggal, IPTU Aah Saepul Rohman (kanan), saat melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman orang tua Riana Pratiwi di Kampung Kadudampit, Desa Kadununggal, Kecamatan Kalapanunggal, Kabupaten Sukabumi, Senin (21/9/2026).
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca