Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Apr 2025 12:27 WIB

Semangat Sinergi Pusat dan Daerah Bergema di Peringatan Hari Otda ke-29 Kabupaten Sukabumi


					Upacara peringatan Hari Otda ke-29 tingkat Kabupaten Sukabumi dipimpin oleh Bupati H Asep Japar di Palabuhanratu. Perbesar

Upacara peringatan Hari Otda ke-29 tingkat Kabupaten Sukabumi dipimpin oleh Bupati H Asep Japar di Palabuhanratu.

JENTERANEWS.com – Suasana khidmat dan penuh semangat mewarnai peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-29 tingkat Kabupaten Sukabumi. Bertempat di Halaman Parkir Sekretariat Daerah, Palabuhanratu, upacara yang dipimpin langsung oleh Bupati Sukabumi, H Asep Japar, menjadi momentum refleksi dan peneguhan komitmen untuk memajukan daerah.

Mengusung tema nasional “Sinergi Pusat dan Daerah Membangun Nusantara Menuju Indonesia Emas 2045”, peringatan tahun ini menjadi semakin istimewa dengan amanat penting yang dibacakan oleh Bupati Asep Japar, yang bersumber dari Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Tito Karnavian.

Momen Foto Bersama Upacara Hari Otda Sukabumi

Momen Foto Bersama Upacara Hari Otda Sukabumi

Dalam amanatnya, Mendagri Tito Karnavian menyerukan kepada seluruh elemen bangsa, khususnya jajaran pemerintah daerah, untuk terus memperkokoh komitmen dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, inovatif, dan berfokus pada pelayanan publik. Beliau menekankan bahwa penguatan kapasitas daerah memegang peranan krusial dalam pengelolaan sumber daya secara optimal.

“Pemerintahan daerah harus mampu mewujudkan tata kelola yang transparan dan akuntabel, serta meningkatkan sinergi dengan pemerintah pusat,” tegas Mendagri dalam amanatnya yang dibacakan Bupati Asep Japar.

Lebih lanjut, Mendagri menyampaikan bahwa otonomi daerah bukanlah sekadar pelimpahan wewenang, melainkan sebuah instrumen strategis untuk mempercepat pemerataan pembangunan di seluruh penjuru negeri, memperkuat integrasi nasional, dan meningkatkan daya saing daerah di kancah global. Tujuan utama dari implementasi otonomi daerah, menurutnya, adalah untuk mendorong kemajuan bangsa Indonesia secara menyeluruh.

Bupati Asep Japar, seusai membacakan amanat Mendagri, menyampaikan harapannya agar peringatan Hari Otda ke-29 ini menjadi momen refleksi bagi seluruh pihak untuk terus memberikan dukungan, masukan konstruktif, dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan Kabupaten Sukabumi.

“Semangat otonomi daerah harus menjadi motor penggerak dalam mewujudkan pemerintahan yang lebih baik, pelayanan publik yang lebih prima, dan kesejahteraan masyarakat yang lebih merata,” ujar Bupati dengan penuh harap.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah untuk senantiasa menjaga kebersamaan, saling menghormati, dan terus meningkatkan kerja sama demi memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sukabumi.

“Ikhtiar ini diyakini akan menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan Kabupaten Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan berkah (Mubarolah),” pungkas Bupati Asep Japar, menutup rangkaian upacara dengan optimisme akan masa depan Kabupaten Sukabumi yang semakin gemilang.

Peringatan Hari Otda ke-29 di Kabupaten Sukabumi ini menjadi penanda semangat baru dalam bersinergi antara pemerintah pusat dan daerah, demi mewujudkan pembangunan yang merata dan membawa Indonesia menuju era keemasan di tahun 2045.(*)


Laporan: Awang

Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 77 kali

Baca Lainnya

Pemuda Pakidulan Sagaranten Sediakan Kuota Khitanan Massal Gratis untuk 99 Anak di Sagaranten

9 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Gagal Kuasai Kendaraan di Tikungan, Pemotor Maut Usai Tabrak Mobil Sampah di Cikembar Sukabumi

9 Agustus 2026 - 21:42 WIB

Petugas Gakkum Satlantas Polres Sukabumi sedang membuat tanda kapur di permukaan aspal untuk menandai posisi korban dan titik benturan selama proses olah TKP (Tempat Kejadian Perkara) kecelakaan maut di Jalan Raya Perintis Kemerdekaan, Kampung Ciangsana, Cikembar, Sukabumi, Minggu (9/8/2026). Tanda lingkaran dengan silang digunakan untuk menandai posisi kepala korban. Di latar belakang, tampak van putih kepolisian dan truk sampah kuning yang diduga terlibat dalam kecelakaan tersebut.

Api Belum Padam, 18 Hektare Lahan Perhutani di Jampangtengah Sukabumi Hangus Terbakar

9 Agustus 2026 - 21:31 WIB

Petugas gabungan dari Kepolisian, BPBD Kabupaten Sukabumi, dan relawan Tagana melakukan pemantauan dan asesmen di lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang melanda area Perum Perhutani BKPH Bojonglopang, RPH Nangka Tepus, Desa Bojongjengkol, Kecamatan Jampangtengah, Kabupaten Sukabumi. Kobaran api terlihat masih belum berhasil dipadamkan dan terus melalap lahan kosong bekas tebangan. Sekitar 18 hektare lahan dilaporkan telah hangus dalam insiden ini.

Kebakaran Lahan Seluas 1,5 Hektare Landa Desa Mekarsakti Sukabumi, Api Berhasil Dipadamkan

9 Agustus 2026 - 11:52 WIB

Petugas gabungan dan unit Damkar berupaya memadamkan kebakaran lahan alang-alang di Kampung Cikuray, Desa Mekarsakti, Kecamatan Ciemas, Sukabumi, Selasa (8/8/2026) malam. Api seluas 1,5 hektare berhasil dipadamkan total pukul 20:15 WIB setelah sempat mengancam pemukiman warga.

Diduga Korban Penipuan Tenaga Kerja, 15 Warga Sukabumi Terlantar di Kota Tarakan

9 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Sejumlah perantau asal Sukabumi, Jawa Barat, yang terlantar di Tarakan tampak merapikan barang bawaan mereka di fasilitas shelter Dinas Sosial (DSPM) Kota Tarakan. Aktivitas ini dilakukan sebagai persiapan pemulangan mereka ke daerah asal, Jumat (7/8).

Bisa Dicungkil Tangan Kosong: Potret Buruk Pengawasan Proyek Infrastruktur di Kabupaten Sukabumi

8 Agustus 2026 - 16:05 WIB

Warga Jampangtengah, Sukabumi, mengeluhkan kualitas aspal jalan kabupaten yang rapuh dan bisa dicungkil dengan tangan, seperti yang ditunjukkan dalam rekaman video yang viral
Trending di Sukabumi