Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 25 Jul 2025 16:52 WIB

Si Jago Merah Lahap Warung di Tepi Pantai Palangpang, Asap Hitam Selimuti Kawasan Wisata


					Pemandangan kontras terlihat di Pantai Palangpang, Sukabumi, di mana sebuah warung yang ludes terbakar berdiri kontras dengan keindahan pantai, Jumat (25/7/2025). Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko kebakaran di kawasan wisata yang padat. Perbesar

Pemandangan kontras terlihat di Pantai Palangpang, Sukabumi, di mana sebuah warung yang ludes terbakar berdiri kontras dengan keindahan pantai, Jumat (25/7/2025). Peristiwa ini menjadi pengingat akan risiko kebakaran di kawasan wisata yang padat.

JENTERANEWS.com – Kepulan asap hitam membubung di atas birunya langit Pantai Palangpang, salah satu ikon Geopark Ciletuh, Sukabumi, pada Jumat (25/7/2025) pagi. Sebuah warung semi permanen di Kampung Palangpang RT 01/11, Desa Ciwaru, Kecamatan Ciemas, ludes dilalap si jago merah, menyisakan puing dan kerugian materi yang ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Peristiwa naas yang menimpa warung milik Yudi, seorang warga setempat, ini terjadi sekira pukul 07.00 WIB. Pagi yang seharusnya diisi dengan geliat aktivitas wisata, berubah menjadi kepanikan saat api mulai berkobar. Dugaan kuat, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang terjadi saat Yudi dan keluarganya memulai aktivitas pagi di warung yang menjadi tumpuan hidup mereka.

“Api dengan cepat sekali membesar. Bangunan warungnya kan semi permanen, banyak material yang mudah terbakar seperti kayu dan bambu,” ujar salah seorang saksi mata di lokasi kejadian. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut sontak berupaya memadamkan api dengan peralatan seadanya, namun kecepatan si jago merah tak tertandingi.

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Namun, seluruh bangunan beserta isinya tak dapat diselamatkan. Kerugian material yang diderita Yudi diperkirakan mencapai Rp 75 juta, sebuah pukulan telak bagi pengusaha kecil di kawasan wisata andalan Sukabumi ini.

Tragedi ini segera mendapat respons cepat dari berbagai pihak. Aparat Kecamatan Ciemas, dipimpin langsung oleh Camat, berkoordinasi dengan Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Pemerintah Desa Ciwaru, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas untuk melakukan penanganan darurat.

Tim dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Taruna Siaga Bencana (Tagana), relawan desa, hingga Palang Merah Indonesia (PMI) tingkat kecamatan turut terjun ke lokasi. Kehadiran mereka tidak hanya untuk memadamkan sisa api dan mengamankan lokasi, tetapi juga memberikan dukungan moril kepada keluarga korban.

“Kami langsung berkoordinasi untuk memastikan langkah-langkah penanganan pascakebakaran berjalan efektif. Prioritas utama adalah membantu korban dan memastikan situasi kembali kondusif,” tegas seorang perwakilan dari Kecamatan Ciemas.

Pemandangan gotong royong pun tersaji di tengah musibah. Warga setempat bahu-membahu bersama pemilik warung membersihkan sisa-sisa material bangunan yang hangus terbakar. Puing-puing diangkat, menandai harapan untuk dapat segera membangun kembali usaha yang telah menjadi bagian dari denyut nadi pariwisata Pantai Palangpang.

Kini, keluarga Yudi sangat membutuhkan uluran tangan. Kebutuhan mendesak yang diperlukan adalah bahan material bangunan untuk dapat kembali mendirikan warung mereka. Selain itu, bantuan berupa sembako juga sangat diharapkan untuk menopang kebutuhan hidup sehari-hari pasca-musibah. Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik, terutama di kawasan padat aktivitas seperti area wisata.(*)


Reporter: Rudi 

Redaktur: Mia


 

Artikel ini telah dibaca 18 kali

Baca Lainnya

Tebaran Ancaman Celurit di Aspal Nagrak: Tiga Pelajar Tak Berdosa Jadi Korban Kebrutalan Geng Motor

12 Juni 2026 - 18:12 WIB

Saksi Bisu Malam Berdarah: Sejumlah warga berkumpul dengan raut tegang di sekitar lokasi kejadian di Kampung Pamuruyan RT 04/01, Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak, tak lama setelah aksi penyerangan brutal geng motor bersenjata tajam yang melukai tiga orang pelajar, Kamis (11/6/2026) malam.

DPRD Kabupaten Sukabumi Sahkan Dua Raperda Strategis, Perkuat Tata Kelola Lahan dan Sektor Perhubungan Daerah

12 Juni 2026 - 18:02 WIB

Pimpinan DPRD Kabupaten Sukabumi bersama Bupati Sukabumi H. Asep Japar menunjukkan berkas naskah persetujuan bersama dua Raperda strategis dalam Rapat Paripurna yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kabupaten Sukabumi, Palabuhanratu, Senin (8/6/2026). Melalui ketukan palu dewan, regulasi mengenai tata kelola tanah telantar dan penyelenggaraan perhubungan ini resmi disepakati untuk memperkuat fondasi pembangunan daerah.

Bentrok Berdarah Pelajar di Sukabumi, Tiga Remaja Terluka Usai Saling Serang Menggunakan Senjata Tajam

12 Juni 2026 - 12:02 WIB

LAPORAN KHUSUS: Merobek Tirai Skandal Dapur Perintis MBG, Kala Janji Manis Berujung Utang Ratusan Miliar

12 Juni 2026 - 11:29 WIB

Ahmad Yazdi, kuasa hukum H Munjayin pengusaha Sukabumi (tengah) dan Jabar Wukuf kuasa hukum lainnya dalam konferensi pers pada Sabtu (7/6/2026) l

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pedagang Ikan Keliling Diringkus Polres Sukabumi

12 Juni 2026 - 11:14 WIB

Ilustrasi

Pemkab Sukabumi Gelar Evaluasi JKN, Pastikan Warga Kurang Mampu Tetap Terjamin

12 Juni 2026 - 11:03 WIB

Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, saat memimpin rapat evaluasi keberlanjutan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bersama jajaran dinas terkait di Sukabumi, Kamis (11/6/2023).
Trending di Sukabumi