Menu

Mode Gelap

Sukabumi · 24 Nov 2025 12:41 WIB

Si Jago Merah Mengamuk di Curugkembar, Ratusan Siswa MTs Nurul Hasanah Terancam Belajar di Tenda


					Kondisi memprihatinkan salah satu ruang kelas MTs Nurul Hasanah di Curugkembar, Sukabumi, yang mengalami kerusakan parah akibat kebakaran pada Senin (24/11/2025). Kerusakan ini memaksa 348 siswa terpaksa menunda kegiatan belajar dan kini sangat membutuhkan bantuan tenda darurat. Perbesar

Kondisi memprihatinkan salah satu ruang kelas MTs Nurul Hasanah di Curugkembar, Sukabumi, yang mengalami kerusakan parah akibat kebakaran pada Senin (24/11/2025). Kerusakan ini memaksa 348 siswa terpaksa menunda kegiatan belajar dan kini sangat membutuhkan bantuan tenda darurat.

JENTERANEWS.com – Bencana kebakaran melanda fasilitas pendidikan di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Kali ini, bangunan MTs Nurul Hasanah yang terletak di Kampung Cicukang RT 01 RW 01, Desa Sindangraja, Kecamatan Curugkembar, hangus dilalap api pada Senin pagi (24/11/2025).

Insiden yang terjadi sekitar pukul 08.10 WIB tersebut mengakibatkan kerusakan fatal pada infrastruktur sekolah, memaksa ratusan siswa menghadapi ketidakpastian dalam proses belajar mengajar.

Berdasarkan laporan Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Curugkembar, api diduga kuat berasal dari hubungan arus pendek listrik (korsleting). Percikan api dengan cepat menyambar material bangunan, menghanguskan sejumlah ruangan vital sekolah.

“Kondisi saat ini api sudah padam dan cuaca cerah, namun dampaknya terhadap fasilitas sekolah sangat signifikan,” ujar petugas P2BK Curugkembar dalam keterangan tertulisnya kepada BPBD Kabupaten Sukabumi.

Kerusakan Parah, Arsip Hangus

Data asesmen di lapangan menunjukkan dampak kerusakan yang cukup masif. Tiga ruang belajar dilaporkan rusak parah, satu ruang arsip berisi dokumen penting hangus terbakar, dan dua unit ruang belajar lainnya mengalami kerusakan ringan.

Akibat kejadian ini, sebanyak 348 siswa terhambat kegiatan pembelajarannya. Meski tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini, kerugian materiil dan non-materiil bagi pihak sekolah sangat besar.

Pihak P2BK Curugkembar bersama Pemerintah Desa Sindangraja, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satpol PP, TKSK, dan Tagana setempat telah bergerak cepat melakukan pengecekan lokasi dan pengamanan.

Guna menyelamatkan proses pendidikan agar tidak berhenti total, pihak sekolah dan BPBD merilis daftar kebutuhan mendesak. Prioritas utama saat ini adalah pengadaan fasilitas darurat berupa:

  • 3 Unit Tenda Belajar Siswa

  • 3 Unit Tenda Ruang Guru

  • 20 Pcs Matras

  • Peralatan Belajar dan Instalasi Listrik

Pihak berwenang merekomendasikan agar segera dibuatkan Berita Acara Kejadian serta surat permohonan bantuan resmi ke tingkat kabupaten. Hal ini krusial agar distribusi tenda darurat dan logistik pendidikan bisa segera disalurkan, meminimalisir trauma dan gangguan belajar pada siswa.

“Koordinasi terus dilakukan dengan Kepala Desa Sindangraja dan Kepala Sekolah MTs Nurul Hasanah untuk memastikan penanganan pasca-bencana berjalan lancar,” tutup laporan tersebut.(*)


Editor: Hamjah

Artikel ini telah dibaca 62 kali

Baca Lainnya

Warga Sukabumi Digegerkan Penemuan Jasad Bayi Laki-Laki di Aliran Anak Sungai Cipelang

16 Juli 2026 - 19:56 WIB

Petugas kepolisian saat melakukan pemeriksaan dan olah tempat kejadian perkara (TKP) pascapenemuan jasad bayi laki-laki di aliran anak Sungai Cipelang, Jalan Benteng Kidul, Kelurahan Dayeuhluhur, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi, Kamis (16/7/2026).

Diduga Akibat Aktivitas Pembakaran Lahan, Kebun Bambu di Nyalindung Sukabumi Hangus Terbakar

16 Juli 2026 - 14:46 WIB

Petugas gabungan, termasuk personel Pemadam Kebakaran Sukaraja dan P2BK Nyalindung, berupaya memadamkan sisa-sisa api yang melahap lahan kebun bambu di area PT Bintonik, Kampung Caringin, Desa Mekarsari, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi, pada Kamis siang, 16 Juli 2026. Kebakaran yang diduga dipicu oleh aktivitas pembakaran lahan oleh warga ini berhasil dikendalikan setelah pengerahan satu unit armada pemadam.

Siasat Keji Delon Kelabui Publik: Bunuh Eka Yani, Curi Hartanya, Lalu Viralkan Video Penemuan Kerangka Korban di Sukabumi

16 Juli 2026 - 12:22 WIB

profil Facebook 'Delon Jampank' milik tersangka H alias Delon (atas), dan cuplikan video penemuan kerangka Eka Yani (33) yang sengaja diunggah ulang ke akun tersebut demi mengelabui publik di Sagaranten, Sukabumi.

Terjerat Sindikat Judi Online, 30 ASN UPTD Sukabumi Terancam Sanksi Tegas di Tengah Sorotan Publik

16 Juli 2026 - 11:21 WIB

Akhir Pelarian Delon: Pembunuh Sadis yang Lucuti Harta dan Buang Korbannya Begitu Saja di Kebun Jati Sagaranten

16 Juli 2026 - 00:03 WIB

TERTANGKAP: Pria berinisial H alias Delon (42), yang diduga kuat sebagai eksekutor utama di balik pembunuhan berencana terhadap E M (33) di Sagaranten, Sukabumi, terlihat diamankan di kantor polisi. Tangannya terikat dengan borgol plastik kuning dalam foto yang dirilis segera setelah penangkapannya pada Rabu (15/7/2026). Wajah tersangka disensor untuk kepentingan penyidikan.

Misteri Kerangka Manusia di Sagaranten Terungkap: Korban Teridentifikasi, Terduga Pelaku Ditangkap Tanpa Perlawanan

15 Juli 2026 - 23:48 WIB

Polisi Berhasil Ungkap Identitas Kerangka 'Mr. X' di Sukabumi, Terduga Pelaku Langsung Diringkus
Trending di Sukabumi