JENTERANEWS.com – Warga di sekitar simpang tiga Cikondang dan Jalan Pelabuhan II, Kota Sukabumi, kembali dilanda ketakutan akibat aksi perang antar kelompok remaja bersenjata atau yang dikenal sebagai geng. Kejadian terbaru terjadi pada Minggu dini hari (19/1/2025), menambah daftar panjang aksi kekerasan yang meresahkan masyarakat.
Menurut keterangan warga setempat, tawuran terjadi sekitar pukul 03.00 dini hari. Dua kelompok yang belum diketahui identitasnya terlibat saling serang dan kejar-kejaran dengan menggunakan senjata tajam. Aksi brutal ini sontak membuat warga ketakutan dan memilih untuk tidak keluar rumah.
“Tadi malam tawurannya sekitar jam 3 subuh. Mereka saling kejar dan serang dengan senjata tajam,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Bukan kali ini saja aksi serupa terjadi di lokasi yang sama. Pada Kamis dini hari sebelumnya, warga juga dikejutkan dengan perang antar geng yang dilengkapi senjata tajam. Bahkan, dalam tawuran tersebut, warga sempat mendengar suara ledakan atau letusan yang semakin menambah kekhawatiran.
“Intinya kami ketakutan, nggak berani lihat dan takut kalau keluar malam,” imbuh saksi mata lainnya.
Keresahan warga semakin diperkuat dengan beredarnya video singkat yang merekam aksi kekerasan tersebut. Dalam rekaman amatir yang diterima awak media, terlihat puluhan orang saling kejar dan serang di simpang tiga Cikondang. Mereka menggunakan berbagai jenis senjata tajam dan alat pemukul lainnya. Terlihat pula sejumlah sepeda motor yang diduga milik anggota geng yang terlibat.
Aksi perang geng ini tidak hanya mengganggu ketenangan warga, tetapi juga menimbulkan rasa takut dan trauma. Warga berharap pihak berwajib segera bertindak tegas untuk menghentikan aksi kekerasan ini dan memberikan rasa aman kepada masyarakat. Hingga berita ini diturunkan, belum ada informasi mengenai korban luka atau tindakan penangkapan yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Situasi di sekitar lokasi kejadian pun masih dalam pantauan.(*)
Laporan: Awang
Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.















