Menu

Mode Gelap
Download Aplikasi Pinjaman Online Langsung Cair, Cepat Terdaftar OJK Tujuh Game Penghasil Uang, Download Aplikasinya Disini Dapatkan Puluhan Juta Rupiah Cara Membuat NPWP Online, Sangat Mudah Tinggal Siapkan Syarat Wajib Pajak Diduga Depresi Berat Karena Menderita Sakit Yang Tak Kunjung Sembuh, Seorang Nenek di Cikole Gantung Diri Tumpukan Kayu di Pinggir Jalan Cibaregbeg Mengancam Keselamatan Pengguna Jalan

Kabar Daerah · 14 Mar 2025 16:05 WIB

Sukabumi Berambisi Raih Penghargaan Tertinggi Bidang Kesehatan, Bupati Ajak Semua Pihak Bersinergi


					Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menerima audiensi dari jajaran pengurus Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) di Pendopo, Jumat (14/3/2025), membahas persiapan penilaian Kabupaten/Kota Sehat 2025. Perbesar

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menerima audiensi dari jajaran pengurus Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) di Pendopo, Jumat (14/3/2025), membahas persiapan penilaian Kabupaten/Kota Sehat 2025.

JENTERANEWS.com – Kabupaten Sukabumi tengah mengincar penghargaan tertinggi di bidang kesehatan, Swasti Saba Wistara Paripurna. Ambisi ini diungkapkan dalam audiensi antara Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, dengan jajaran pengurus Forum Silaturahmi Kabupaten Sukabumi Sehat (FSKSS) di Pendopo, Jumat (14/3/2025).

Audiensi tersebut dihadiri oleh Sekretaris Daerah, H. Ade Suryaman, beserta sejumlah kepala perangkat daerah. Mereka membahas persiapan penilaian Kabupaten/Kota Sehat (KKS) 2025 serta strategi untuk meraih Swasti Saba Wistara Paripurna.

“Kabupaten Sukabumi telah tiga kali memperoleh Swasti Saba Wistara. Kali ini, kami ingin mendapatkan penghargaan yang keempat kalinya, atau sering disebut Swasti Saba Wistara Paripurna,” ujar Ketua FSKSS, Hj. Yani Jatnika Marwan.

Yani menjelaskan bahwa Kabupaten Sukabumi telah berjuang meraih penghargaan ini sejak tahun 2015. Berbagai penghargaan Swasti Saba telah diraih, mulai dari Swasti Saba Padapa, Wiwerda, hingga Wistara yang diraih tiga kali berturut-turut.

“Kami memohon komitmen dan dukungan dari semua pihak untuk persiapan ini. Penghargaan yang diraih selama ini adalah berkat komitmen dan kolaborasi semua pihak,” tambahnya.

Kabupaten Sukabumi termasuk dalam 27 kota/kabupaten di Indonesia yang akan dinilai. Di Jawa Barat, hanya lima daerah yang masuk nominasi, salah satunya adalah Kabupaten Sukabumi.

Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, mendorong FSKSS untuk terus bersemangat meraih penghargaan tertinggi ini. Ia menekankan pentingnya kolaborasi antara FSKSS dengan perangkat daerah.

“FSKSS jangan sampai kendor. Mari kita bersama-sama mendukung, supaya lebih bagus lagi,” tegasnya.

Bupati Asep Japar juga menekankan bahwa penghargaan ini akan berdampak positif bagi Kabupaten Sukabumi. Oleh karena itu, ia mengajak semua pihak untuk bersinergi.

“Mari sama-sama membangun daerah untuk Sukabumi yang mubarakah, maju, unggul, berbudaya, dan berkah,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan dan kerja keras, Kabupaten Sukabumi optimis dapat meraih Swasti Saba Wistara Paripurna dan meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.(*)


Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Artikel ini telah dibaca 43 kali

badge-check

Publisher

Baca Lainnya

Polres Sukabumi Ungkap Peredaran 41 Ribu Obat Berbahaya dan Ribuan Botol Miras, 19 Tersangka Diamankan

12 Agustus 2026 - 15:48 WIB

Kasat Narkoba Polres Sukabumi AKP Iwan Hendi Sutisna (ketiga dari kanan) bersama Kasat Pol PP Deni Yudono (kiri) dan Kapolsek Cibadak AKP Joko Susanto Supono (kedua dari kanan) menunjukkan barang bukti 41.479 butir obat berbahaya tanpa izin edar dan 3.641 botol miras ilegal di markas Satres Narkoba Sukabumi, Jawa Barat. Tumpukan strip obat dan botol-botol miras tersebut disita dari operasi tiga bulan terakhir, yang berhasil mengamankan 19 tersangka dengan total taksiran nilai barang bukti mencapai ratusan juta rupiah.

Antisipasi Karhutla di Puncak Kemarau, Forkompimcam Cidolog Gencarkan Patroli Gabungan

12 Agustus 2026 - 12:15 WIB

Tim gabungan dari Polsek Sagaranten, Koramil 2211 Sagaranten, dan unsur Forkompimcam Cidolog memantau kondisi lahan kering di wilayah Kecamatan Cidolog, Sukabumi, sebagai bagian dari upaya patroli antisipasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di musim kemarau.

Diduga Depresi, Pria Paruh Baya Ditemukan Tewas Gantung Diri di Jembatan Cilubang Sukabumi

12 Agustus 2026 - 11:19 WIB

Petugas gabungan dari Kepolisian Sektor (Polsek) Sagaranten, Komando Rayon Militer (Koramil) Sagaranten, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Cidolog, dibantu warga setempat, saat berada di lokasi penemuan jasad seorang pria berinisial R (59) yang ditemukan tewas tergantung kain sarung di Jembatan Cilubang, Desa Tegalega, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Sukabumi, pada Rabu (12/8). Petugas tampak sedang melakukan pengecekan dan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi tersebut.

Wujud ‘Bhayangkara Jaga dan Rawat Sukabumi’, Kapolres Sambangi Lansia Sebatang Kara di Cisolok

10 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Kapolres Sukabumi AKBP Dr. Benny Cahyadi, S.H., S.I.K., M.H. (kanan) berinteraksi langsung dengan penuh kehangatan kepada Sdri. Ma Yani (tengah), seorang lansia sebatang kara, saat kegiatan anjangsana di Kampung Simpang RT 01/02, Desa Wangunsari, Kecamatan Cisolok, Kabupaten Sukabumi, Senin (10/8/2026).

DPRD Kabupaten Sukabumi Gelar Paripurna ke-14: Bahas Penyertaan Modal BUMD dan Perubahan Perda Ketenagakerjaan

10 Agustus 2026 - 20:01 WIB

Jajaran pimpinan DPRD dan Wakil Bupati Sukabumi memimpin Rapat Paripurna ke-14 di Gedung DPRD Kabupaten Sukabumi, Senin (10/8/2026). Rapat tersebut membahas Raperda Penyertaan Modal Perumda Pesona Pariwisata dan Perubahan Perda Ketenagakerjaan.

Rotasi Birokrasi Pemkab Sukabumi: 327 Pejabat Resmi Dilantik, 26 Di Antaranya Jabat Camat Baru

10 Agustus 2026 - 16:47 WIB

Bupati Sukabumi Asep Japar secara simbolis menyematkan tanda jabatan kepada Samsul Arifin (Camat Curugkembar) saat prosesi pelantikan pejabat eselon III dan IV di Alun-Alun Gadobangkong, Palabuhanratu, Senin (10/8/2026). Sebanyak 327 pejabat resmi dilantik dalam acara terbuka yang digagas sekaligus untuk mempromosikan destinasi wisata daerah.
Trending di Sukabumi
error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari JENTERA NEWS

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca